Pertamina dan ESDM Harus Bekerja Sama Kembali untuk Membangun Negeri yang Maju, Kata Prabowo
Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, namun belum dikelola secara maksimal. Presiden ini memberitahu para pejabat di pertamina dan esdm agar bekerja sama untuk memperluas eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) nasional.
"Indonesia memiliki cadangan energi yang sangat besar, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami harus meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing," katanya saat meresmikan kilang terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Prabowo mengatakan bahwa Pertamina telah memainkan peran strategis dalam pengembangan teknologi maju di Indonesia. Ia meninggalkan kenangan tentang era Ibnu Sutowo, yang menjadi pelopor pengembangan teknologi maju di Indonesia. "Pertamina dulu memiliki bagian advanced technology, dipimpin oleh seorang insinyur pulang dari Jerman namanya BJ Habibie," katanya.
Prabowo juga menekankan pentingnya Pertamina dalam meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing. Ia mengingatkan agar ESDM dan Pertamina bekerja sama untuk memperluas eksplorasi minyak dan gas bumi nasional.
"Saya minta ya ESDM segera perluas eksplorasi, jangan dikutip-kutip di depan. Kami harus meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing," katanya.
Prabowo juga menutup arahannya dengan meminta seluruh jajaran menjaga kepercayaan rakyat dan terus melanjutkan prestasi yang telah diraih di sektor energi nasional. "Jaga terus kepercayaan rakyat, teruskan prestasi ini," katanya.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, namun belum dikelola secara maksimal. Presiden ini memberitahu para pejabat di pertamina dan esdm agar bekerja sama untuk memperluas eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) nasional.
"Indonesia memiliki cadangan energi yang sangat besar, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami harus meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing," katanya saat meresmikan kilang terintegrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Prabowo mengatakan bahwa Pertamina telah memainkan peran strategis dalam pengembangan teknologi maju di Indonesia. Ia meninggalkan kenangan tentang era Ibnu Sutowo, yang menjadi pelopor pengembangan teknologi maju di Indonesia. "Pertamina dulu memiliki bagian advanced technology, dipimpin oleh seorang insinyur pulang dari Jerman namanya BJ Habibie," katanya.
Prabowo juga menekankan pentingnya Pertamina dalam meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing. Ia mengingatkan agar ESDM dan Pertamina bekerja sama untuk memperluas eksplorasi minyak dan gas bumi nasional.
"Saya minta ya ESDM segera perluas eksplorasi, jangan dikutip-kutip di depan. Kami harus meningkatkan produksi migas agar Indonesia menjadi lebih berdaya saing," katanya.
Prabowo juga menutup arahannya dengan meminta seluruh jajaran menjaga kepercayaan rakyat dan terus melanjutkan prestasi yang telah diraih di sektor energi nasional. "Jaga terus kepercayaan rakyat, teruskan prestasi ini," katanya.