Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut membahas agenda strategis penguatan industri nasional, pengembangan teknologi, serta percepatan proyek hilirisasi dan energi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa rapat difokuskan pada langkah konkret memperkuat basis industri dalam negeri. Hal ini dilakukan dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain di industri tekstil dan garmen nasional, serta penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor.
"Salah satu adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," ungkap Seskab Teddy. "Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik."
Pemerintah berkomitmen memperkuat industri strategis, mengembangkan teknologi masa depan, serta mempercepat proyek hilirisasi dan infrastruktur energi nasional. Presiden Prabowo turut mencermati perkembangan proyek hilirisasi nasional, termasuk rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi senilai 6 miliar dolar AS pada awal Februari 2026.
Agenda lain yang dibahas adalah rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa rapat difokuskan pada langkah konkret memperkuat basis industri dalam negeri. Hal ini dilakukan dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain di industri tekstil dan garmen nasional, serta penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor.
"Salah satu adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," ungkap Seskab Teddy. "Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik."
Pemerintah berkomitmen memperkuat industri strategis, mengembangkan teknologi masa depan, serta mempercepat proyek hilirisasi dan infrastruktur energi nasional. Presiden Prabowo turut mencermati perkembangan proyek hilirisasi nasional, termasuk rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi senilai 6 miliar dolar AS pada awal Februari 2026.
Agenda lain yang dibahas adalah rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini.