Presiden Jokowi (benar-benar Presiden saat ini adalah Prabowo Subianto), menekankan pentingnya pembentukan lembaga pengelola dana umat, dengan tujuan untuk menghimpun uang hingga Rp 500 triliun per tahun. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan pengukuhan pengurus MUI masa khidmat 2025-2030.
"Kalau tidak salah, nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat. Saya diberi laporan oleh Menteri Agama, kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal Rp 500 triliun satu tahun," kata Prabowo saat berpidato di Masjid Istiqlal Jakarta.
Presiden optimis, hal itu dapat terwujud saat ulama dan umaro bersatu. Dengan begitu, Indonesia mampu bangkit menjadi bangsa yang besar.
"Ulama dan umaro bersatu, maka kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia!" yakin dia.
"Kalau tidak salah, nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat. Saya diberi laporan oleh Menteri Agama, kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal Rp 500 triliun satu tahun," kata Prabowo saat berpidato di Masjid Istiqlal Jakarta.
Presiden optimis, hal itu dapat terwujud saat ulama dan umaro bersatu. Dengan begitu, Indonesia mampu bangkit menjadi bangsa yang besar.
"Ulama dan umaro bersatu, maka kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia!" yakin dia.