Prabowo Curhat: Saya Dituduh Jadi Diktator dan Mau Kudeta

Presiden Prabowo Subianto kembali memperdebatkan dirinya sebagai calon diktator dan pemimpin yang berkuasa. Ia mengatakan bahwa dia tidak tahu mengapa dia sering disebut memiliki niat untuk menjadi diktator, meski perjuangannya sejati ditujukan untuk menyejahterakan rakyat.

Saat berkunjung ke acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Presiden Prabowo Subianto mengaku heran melihat kondisi Indonesia yang kaya sumber daya alam namun masih bergantung pada impor pangan. Ia menyatakan bahwa tidak masuk di hati dan akalnya membeli pangan dari luar negeri.

"Dua puluh tahun yang lalu, saya pernah mengunjungi suku Dayak di Kalimantan Selatan. Saya melihat betapa kaya alam mereka, tetapi apa yang saya lihat? Kehamparan sampah-sampahan dan kemiskinan rakyat mereka," kata Prabowo.

Dia menegaskan bahwa perjuangannya berangkat dari rasa keadilan dan keinginan mengentaskan kemiskinan. "Saya memang bukan orang pintar, saya tidak punya gelar profesor, tapi saya bisa melihat yang benar dan yang tidak benar," ujarnya.

Presiden Prabowo juga menyebut bahwa komitmennya terhadap tanah air telah diikrarkan sejak muda ketika menjadi prajurit TNI. "Saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari Tentara Nasional Indonesia, TNI adalah tentara rakyat, TNI lahir dari rakyat," ujarnya.

Ia menyatakan bahwa perjuangannya untuk memperbaiki kondisi bangsa sudah dilakukan jauh sebelum menjabat sebagai presiden, baik melalui organisasi petani maupun partai politik.
 
Aku pikir kalau dia jujur aja, dia bilang bahwa dia ingin menjadi diktator itu karena dia ingin mengambil alih kuasa dari orang lain, tapi dia takut orang bilang dia konyol. Dia ini selalu bercanda, tapi aku pikir dia tidak jujur tentang perjuangannya. Dia bilang dia ingin menyejahterakan rakyat, tapi aku melihatnya hanya berbicara tentang proyek-proyek konstruksi dan pembangunan saja, tanpa ada yang nyata untuk rakyat biasa. Dan apa yang terjadi dengan komitmennya ke dalam organisasi petani dan partai politik? Sepertinya dia hanya bercanda lagi 😒👎
 
Hmmmn, bikin kaku penasaran sih... kalau Prabowo benar-benar tidak punya niat untuk menjadi diktator, kenapa dia sendiri yang sering kasih-kesan bahwa rakyat Indonesia bodoh dan buta mata? Mungkin dia hanya ingin membuat perdebatan aja, tapi aku pikir dia harus fokus lebih pada solusi yang benar-benar bisa dijalankan aja... sekarang kondisi pangan masih serius, bukan cuma sumpah-sumpah di ajang panen raya.
 
Hmm, kalau Presiden Prabowo itu bilang dia nggak tahu kenapa dia sering disebut diktator, maksudnya apa? Beli-beli pangan dari luar negeri nggak bisa menjadi alasan buat jadi diktator, kan? Mereka yang membeli pangan itu gini: "Saya rasa ini penting banget untuk rakyatku"... tapi kemudian kembali lagi ke impor. Kalau dia bilang perjuangannya sejati ditujukan untuk menyejahterakan rakyat, tapi dia nggak bisa melihat sendiri masalahnya, gimana? Dan apa yang dia lihat di Kalimantan Selatan itu? Kehamparan sampah-sampahan dan kemiskinan rakyat, tapi dia bilang perjuangannya dari rasa keadilan... gimana kalau keadilan itu nggak ada di tanah sendiri kita?
 
ini cerita Prabowo yang lagi kembali berbicara tentang dirinya kayak gampangnya 🤦‍♂️. aku rasa dia lupa bahwa rakyat Indonesia udah capek dengannya kayaknya, tapi apa lagi dia bilang kalau dia tidak ada niat untuk menjadi diktator? itu kayaknya bohong lah 😒.

aku pikir dia malah jujur kalau dia ingin menguasai bangsa kita dari dalam, tapi dia malah bilang kalau dia mau menyejahterakan rakyatnya aja. aku rasa rakyat Indonesia udah tidak percaya dengannya lagi 😤.

yang bikin aku marah adalah dia bilang bahwa dia tidak punya gelar profesor, tapi dia bisa melihat apa yang benar dan tidak benar? itu kayaknya konyol lah, aku pikir kita udah punya banyak orang yang pintar di Indonesia, tapi malah ada yang bilang kalau dia bisa melihat apa yang benar.

aku rasa Prabowo masih ingin jujur dengan dirinya sendiri, tapi dia tidak mau jujur dengannya 🤷‍♂️.
 
Gue rasa Prabowo Subianto benar-benar salah paham dulu... siapa yang bisa tidak tahu bahwa dia sudah banyak bicara tentang niat menjadi diktator? tapi gue rasa apa yang penting adalah dia ingin meringankan beban masyarakat. kan dia bilang bahwa 20 tahun lalu, ketika dia mengunjungi suku Dayak di Kalimantan Selatan, dia melihat kehamburan sampah-sampahan dan kemiskinan mereka... itu benar-benar salah, tapi apa yang penting adalah dia ingin melakukan perubahan. dan gue rasa dia bisa memperbaiki kondisi bangsa kita, karena dia punya visi yang jelas tentang bagaimana mendorong pertanian swasembada di Indonesia. 🤔🌾
 
kembali
Top