Presiden Jokowi dipaksa curhat di depan umum, mengaku dituduh ingin menjadi diktator dan melakukan kudeta. Beliau, yang saat ini sedang menjabat sebagai presiden Indonesia, membenar-benarkan ia telah menjadi target tuduhan dari lawan politiknya.
Dikatakan Prabowo, yang berstatus sebagai Presiden Republik Indonesia sejak lama, bahwa ia dituduh ingin mengambil alih kekuasaan dengan cara kudeta. Beliau juga mengaku sudah sering mendapat tuduhan ingin menjadi diktator.
Namun, Prabowo masih tetap beranggapan bahwa perjuangannya itu adalah untuk menyejahterakan rakyat dan mewujudkan kemandirian bangsa terutama di sektor pangan. Beliau mengatakan bahwa kondisi Indonesia yang kaya sumber daya alam, namun masih bergantung pada impor pangan, itu adalah hal yang tidak masuk akal.
"Bumi ini kaya, tanah ini subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita, kita impor, impor, impor pangan. Tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya," kata Prabowo saat menghadiri acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat.
Prabowo juga mengaku bahwa ia bukan lahir dari latar belakang akademisi, tetapi merasa mampu membedakan mana kebijakan yang masuk akal dan tidak. Beliau juga menegaskan komitmennya terhadap tanah air telah diikrarkan sejak muda ketika menjadi prajurit TNI.
"Sejak muda saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari Tentara Nasional Indonesia, TNI adalah tentara rakyat, TNI lahir dari rakyat," kata Prabowo.
Dikatakan Prabowo, yang berstatus sebagai Presiden Republik Indonesia sejak lama, bahwa ia dituduh ingin mengambil alih kekuasaan dengan cara kudeta. Beliau juga mengaku sudah sering mendapat tuduhan ingin menjadi diktator.
Namun, Prabowo masih tetap beranggapan bahwa perjuangannya itu adalah untuk menyejahterakan rakyat dan mewujudkan kemandirian bangsa terutama di sektor pangan. Beliau mengatakan bahwa kondisi Indonesia yang kaya sumber daya alam, namun masih bergantung pada impor pangan, itu adalah hal yang tidak masuk akal.
"Bumi ini kaya, tanah ini subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita, kita impor, impor, impor pangan. Tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya," kata Prabowo saat menghadiri acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat.
Prabowo juga mengaku bahwa ia bukan lahir dari latar belakang akademisi, tetapi merasa mampu membedakan mana kebijakan yang masuk akal dan tidak. Beliau juga menegaskan komitmennya terhadap tanah air telah diikrarkan sejak muda ketika menjadi prajurit TNI.
"Sejak muda saya bersumpah sebagai prajurit adalah prajurit dari Tentara Nasional Indonesia, TNI adalah tentara rakyat, TNI lahir dari rakyat," kata Prabowo.