Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan tersebut membahas kerja sama pendidikan antara Indonesia dan universitas terkemuka di Inggris Raya.
Pertemuan itu membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan bahwa inisiatif Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra.
Prabowo mengajak universitas-universitas kenamaan di Inggris membuka kampus di Indonesia, khususnya di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) serta kedokteran. Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Prabowo ke London beberapa hari lalu.
Presiden Prabowo bertemu dengan perwakilan sejumlah universitas ternama Inggris di Lancaster House, London. Universitas yang hadir antara lain Oxford University, Kingβs College London, Imperial College London, dan Edinburgh University.
Prabowo menyampaikan rencana pemerintah membangun 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Ia menyebut Indonesia kekurangan sekitar 140 ribu dokter dan jumlah lulusan dokter setiap tahunnya masih terbatas.
"M kami hanya menghasilkan sekitar 9 ribu dokter setiap tahunnya. Jadi, entah berapa tahun lagi, dan pada saat kami mencapai 140 ribu dokter, semakin banyak dokter yang akan pensiun. Jadi, ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis," kata Prabowo.
Prabowo mengundang universitas-universitas terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian kampus di Tanah Air. Ia menargetkan pendidikan tinggi di Indonesia dapat setara dengan universitas terbaik dunia.
Pertemuan itu membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan bahwa inisiatif Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra.
Prabowo mengajak universitas-universitas kenamaan di Inggris membuka kampus di Indonesia, khususnya di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) serta kedokteran. Ajakan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Prabowo ke London beberapa hari lalu.
Presiden Prabowo bertemu dengan perwakilan sejumlah universitas ternama Inggris di Lancaster House, London. Universitas yang hadir antara lain Oxford University, Kingβs College London, Imperial College London, dan Edinburgh University.
Prabowo menyampaikan rencana pemerintah membangun 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Ia menyebut Indonesia kekurangan sekitar 140 ribu dokter dan jumlah lulusan dokter setiap tahunnya masih terbatas.
"M kami hanya menghasilkan sekitar 9 ribu dokter setiap tahunnya. Jadi, entah berapa tahun lagi, dan pada saat kami mencapai 140 ribu dokter, semakin banyak dokter yang akan pensiun. Jadi, ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis," kata Prabowo.
Prabowo mengundang universitas-universitas terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian kampus di Tanah Air. Ia menargetkan pendidikan tinggi di Indonesia dapat setara dengan universitas terbaik dunia.