Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Beras di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Penghargaan ini diberikan atas jasa Amran dalam mencapai target swasembada pangan 2025.
Presiden Prabowo mengatakan bahwa penghargaan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama diberikan untuk menghargai jasanya yang besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa dan negara.
Dalam acara tersebut juga dipresentasikan produksi beras Indonesia pada 2025 mencapai 34,7 juta ton dan berada di atas kebutuhan konsumsi nasional. Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,24 juta ton.
Selain Menteri Amran, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Bintang Jasa Pratama kepada Heri Sunarto, petani dari Poktan Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo. Sementara itu, Bintang Jasa Nararya diberikan kepada Bobby Irfan Effendi, penyuluh pertanian Kabupaten OKU Timur, serta Winarto dari Poktan Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.
Presiden Prabowo juga memberikan Satyalancana Wira Karya kepada 11 penerima, termasuk Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika, Setyo Wahono, Aep Syaepuloh, dan lain-lain.
Presiden Prabowo mengatakan bahwa penghargaan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama diberikan untuk menghargai jasanya yang besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa dan negara.
Dalam acara tersebut juga dipresentasikan produksi beras Indonesia pada 2025 mencapai 34,7 juta ton dan berada di atas kebutuhan konsumsi nasional. Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,24 juta ton.
Selain Menteri Amran, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Bintang Jasa Pratama kepada Heri Sunarto, petani dari Poktan Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo. Sementara itu, Bintang Jasa Nararya diberikan kepada Bobby Irfan Effendi, penyuluh pertanian Kabupaten OKU Timur, serta Winarto dari Poktan Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.
Presiden Prabowo juga memberikan Satyalancana Wira Karya kepada 11 penerima, termasuk Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika, Setyo Wahono, Aep Syaepuloh, dan lain-lain.