Prabowo akan Tutup Diklat PPIH dan Kukuhkan Petugas Haji 2026

Presiden Jokowi (berarti, Presiden) Prabowo Subianto siap menutup pendidikan dan pelatihan petugas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi tahun 2026. Penutupan ini akan diadakan di Lapangan Galaxy, Markas Komando Daerah Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.

Penyebab penutupan diklat ini sebenarnya adalah untuk memberi kesempatan Prabowo untuk mengunjungi tempat tersebut. Diklat ini telah berlangsung selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur mulai tanggal 10 Januari lalu. Peserta diklat ini belajar materi perhajian dan manasik haji serta mendapatkan pengetahuan dasar mengenai pelatihan baris-berbaris.

Menurut Menteri Haji dan Umrah (Gus Irfan), para peserta yang akan dikukuhkan sebagai petugas haji 2026 harus terus menyiapkan diri. Selain itu, Kemenhaj juga akan memantau para petugas haji di seluruh daerah keberangkatan mereka sebelum perjalanan.
 
Pengumuman ini benar-benar membuatku jujur bingung. Mau diklat apa lagi di tempat yang keren kayaknya aja? Lapangan Galaxy itu gampang terlupakan karena ada konser atau acara penting lainnya. Gimana kalau peserta sudah siap sebelumnya? Mau kita tunggu sampai 20 hari lebih? Gimana caranya Prabowo bisa mengunjungi tempat ini?
 
Gak bisa dipungut sapaan deh 🙃. Presiden Prabowo nanti menutup diklat haji, tapi siapa yang tahu kenapa. Saya rasa itu keren banget kalau dia bisa mengunjungi tempat tersebut sendiri, tapi juga bikin khawatir apa yang terjadi di lapangan. Menteri Haji Gus Irfan bilang peserta harus siap-siap, tapi gimana caranya? Kita harap tidak ada masalah di daerah keberangkatan mereka 😊. Saya rasa penting buat kita semua mengetahui apa yang terjadi di lapangan haji, jadi kita bisa memberikan dukungan ya 👍.
 
Saya udah capek sekali kalau Presiden Prabowo memutuskan mengadakan diklat haji yang seru-seruan ini, tapi aku pikir itu hanya untuk kepentingan pribadinya aja. Tapi aku penasaran, siapa yang berhak ikut diklat ini? Aku pikir ada prioritas lain yang harus diselesaikan terlebih dahulu, seperti pengembangan pendidikan dan infrastruktur di Indonesia. Dan apa lagi, apa yang menjadi manfaat dari diklat ini bagi masyarakat umum? Hanya untuk mengajak-ajak Prabowo aja, tapi tidak ada yang jadi.
 
Wah coba gak bisa percaya sih 🤯! Pendidikan dan pelatihan untuk petugas haji nggak bisa dipindahkan aja, apalagi karena Prabowo mau mengunjungi tempat itu. Menteri Haji nggak bisa bilang apa aja, kan? Diklat ini berlangsung 20 hari, tapi siapa tahu Prabowo langsung mau bawa peserta ke Galaxy dan main-main aja 🤪. Tapi gampang banget dipahami juga, kalau yang diutamakan adalah Prabowo, maka itu harusnya diprioritaskan aja 😐.
 
Gak apa-apa sih kalau pribadi Jokowi mau mengunjungi tempat diklatnya sendiri, tapi apa yang bikin susah gini? Saya pikir ini masalah organisasi bukan? Kalau di Lapangan Galaxy itu udah ada fasilitas yang lengkap, kenapa dibutuhkan lagi? Dan siapa yang bilang bahwa Jokowi harus menutup diklat haji juga? Ini bikin jengkel orang lain yang sudah terdaftar di diklat tersebut. Saya rasa ini salah keputusan, mungkin ada cara lain buat Jokowi bisa mengunjungi tempat diklatnya tanpa harus menutup seluruh program ini...
 
Gue penasaran kenapa Presiden harus menutup diklat ini sih... Gue pikir lebih baik kalau diklat ini terus berjalan, ya... Diklat ini bukan hanya tentang mengunjungi Lapangan Galaxy aja, tapi juga tentang memberikan informasi yang benar tentang perjalanan haji... Menteri Gus Irfan bilang para peserta harus siap, tapi gue pikir itu sudah ada di diklat ini... Kalau Presiden langsung menutup diklat ini, itu bukan baik...
 
Makasih informasinya, tapi apa artinya kalau Presiden wanna tutup diklat haji? Siapa yang bilang dia harus kunjungi tempat itu? Tapi, aku pikir ini bagus banget! Kalau tidak ada diklat, siapa yang akan ajari peserta tentang perhajian haji dan manasiknya? Aku senang Menteri Haji dan Umrah itu sudah memantau para petugas haji sebelum perjalanan. Jangan sampai ada masalah, karena aku ingin semua orang bisa keselamatan di seluruh umrah.
 
Aku pikir gak bisa jadi nih! 🤯 Presiden bilang ingin mengunjungi lokasi diklat haji itu sendiri? Gak ada masalah sih kalau dia mau, tapi kalau dia mengubah tujuan diklat haji itu untuk peresmian dirinya, aku rasa bukannya ada masalah. 🙄

Aku pikir apa yang dibutuhkan oleh peserta diklat haji ini kalau gak sederhana sih? Mereka harus mengetahui materi perhajian dan manasik haji, tapi juga perlu diawasi sih agar mereka tidak jadi korban dari perubahan ini. 🤝

Gus Irfan bilang agar peserta terus menyiapkan diri, itu penting banget! Tapi aku pikir ada yang lebih penting lagi, yaitu keamanan dan keselamatan para petugas haji. Apakah dia juga nanti akan memantau mereka? 🤔
 
🤔 Wah, ini penutupan diklat haji siapa? Belum fokus pada pengajaran, cuma mau jadi penghias foto Prabowo aja. Aku pikir gini, kalau kita fokus pada hal yang bermanfaat bukan main-main sama main. Jangan lupa, ada banyak orang yang membutuhkan pelatihan haji ini, tapi apa aku denger suara dari langit? 😐
 
Makasih bro, kalau nggak ada yang ngeliatin Prabowo wanna jadi penutup diklat haji di Lapangan Galaxy, siapa tahu dia mau buat promosi eventnya aja :D. Tapi gini sih, diklat haji penting banget, kita harus terus menyiapkan diri sebelum pergi ke Mekkah, kan? Saya harap Kemenhaj bisa memantau para petugas haji dengan baik dan jangan sampai ada kesalahan-kesalahan yang bikin kita malas :S.
 
Gue pikir gak masuk akal banget sih kalau Presiden Prabowo mau menutup pendidikan dan diklat haji itu. Mereka yang akan menjadi petugas haji harus lebih siap aja, bukan diadakan diklat lagi setelah 20 hari. Gue bayangkan kalau mereka baru tahu apa itu perhajian dan manasik haji setelah ini. Kalau mau ada diklat lagi, gak perlu menutup yang sudah jadi. Mereka harus fokus aja pada tugasnya ya. Dan siapa tau gue salah, tapi ini rasa penutupan itu nggak masuk akal sama sekali 😕
 
Gue pikir penutupan ini total bodoh! Mereka siapa aja yang mau menutup pendidikan dan pelatihan bagi orang Indonesia yang akan menjadi petugas haji? Gua tahu kalau Prabowo itu sendiri tidak pernah melakukan haji, jadi kenapa dia butuh diklat itu? Dan yang diadakan di Lapangan Galaxy? Apa kegiatan itu ada hubungannya dengan pendidikan dan pelatihan? Gue rasa ini hanya cara Prabowo untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah-masalah lain yang lebih penting, seperti kemacetan lalu lintas Jakarta atau kualitas air di Jakarta.
 
Gue sih penasaran kok, pendidikan dan pelatihan ini berapa penting? Gue akan suka jika ini jadi bagian dari program pembangunan, tapi kalau hanya buat Prabowo ngunjungi tempat tersebut, gue kurang percaya... 🤔

Apa benar-benar ada yang salah dengan diklat ini? Mungkin ada yang bisa dipertimbangkan untuk diadaptasi ke model lain yang lebih efisien. Gue harap pemerintah bisa memberikan contoh yang baik dan tidak terlalu memprioritaskan kepentingan individu. 🤷‍♂️
 
kembali
Top