Presiden Prabowo akan menutup Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) Arab Saudi 2026 di Lapangan Galaxy, Makodau Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Penutupan ini yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo, diharapkan menambah keistimewaan bagi para peserta Diklat PPIH.
Menurut Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, penutupan Diklat PPIH 2026 akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo. Penutupan ini dijadwalkan akan digelar pada Jumat (30/1/2026) nanti.
Gus Irfan juga menyampaikan syukur karena Diklat PPIH Arab Saudi yang digelar sejak 10 Januari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, berlangsung lancar. Selama diklat, para peserta tidak hanya belajar materi perhajian dan manasik haji, tapi juga dibekali pengetahuan dasar soal pelatihan baris-berbaris untuk meningkatkan kedisiplinan.
Tapi Gus Irfan berharap agar para peserta Diklat PPIH yang akan dikukuhkan sebagai petugas haji 2026, tidak berhenti setelah diklat rampung. Para peserta harus tetap menyiapkan diri agar menjadi petugas yang tangguh untuk melayani para dhuyufurrahman di tanah haram nanti.
Gus Irfan juga menyampaikan harapan akan para petugas haji yang pulang ke sejumlah daerah usai diklat ini. Misalnya melanjutkan materi Bahasa Arab secara online. Tiap hari juga akan dipantau upaya menjaga kebukaran fisik mereka. Supaya pada saatnya benar-benar fit. Karena masih ada waktu sekitar 2-3 bulan sebelum mereka diberangkatkan.
Dengan demikian, Gus Irfan berharap para petugas akan benar-benar siap secara fisik. Siap secara pengetahuan. Dan lebih penting lagi siap secara mental untuk bisa menjadi pelayan tamu.
Menurut Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, penutupan Diklat PPIH 2026 akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo. Penutupan ini dijadwalkan akan digelar pada Jumat (30/1/2026) nanti.
Gus Irfan juga menyampaikan syukur karena Diklat PPIH Arab Saudi yang digelar sejak 10 Januari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, berlangsung lancar. Selama diklat, para peserta tidak hanya belajar materi perhajian dan manasik haji, tapi juga dibekali pengetahuan dasar soal pelatihan baris-berbaris untuk meningkatkan kedisiplinan.
Tapi Gus Irfan berharap agar para peserta Diklat PPIH yang akan dikukuhkan sebagai petugas haji 2026, tidak berhenti setelah diklat rampung. Para peserta harus tetap menyiapkan diri agar menjadi petugas yang tangguh untuk melayani para dhuyufurrahman di tanah haram nanti.
Gus Irfan juga menyampaikan harapan akan para petugas haji yang pulang ke sejumlah daerah usai diklat ini. Misalnya melanjutkan materi Bahasa Arab secara online. Tiap hari juga akan dipantau upaya menjaga kebukaran fisik mereka. Supaya pada saatnya benar-benar fit. Karena masih ada waktu sekitar 2-3 bulan sebelum mereka diberangkatkan.
Dengan demikian, Gus Irfan berharap para petugas akan benar-benar siap secara fisik. Siap secara pengetahuan. Dan lebih penting lagi siap secara mental untuk bisa menjadi pelayan tamu.