Polri Jelaskan Alasan Red Notice Riza Chalid Baru Terbit

Polisi Jelaskan Alasan Red Notice Riza Chalid Baru Terbit, Belum Lama Sejak Pengajuan

Kepala Bagian Kejahatan Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri, Kombes Pol Ricky Purnama menjelaskan alasan baru diterbitkannya Red Notice terhadap Mohammad Riza Chalid (MRC). Ini tidak terkait dengan pengajuan red notice sejak September 2025. Menurutnya, perlunya asesmen mendalam yang mempertimbangkan banyak aspek.

Di antaranya adalah perbedaan sistem hukum antarnegara, khususnya dalam memaknai tindak pidana korupsi. Menurut Ricky, setiap usulan akan melalui proses asesmen di kantor pusat di Lyon. Maka, tidak heran jika Red Notice baru diterbitkan.
 
Eh, apa yang ingin dibicarakan sekarang? Polri begitu serius dengan red notice Riza Chalid, kan? Tapi siapa tahu, itu mungkin karena mereka ingin memastikan bahwa Riza benar-benar salah, tapi nggak ada bukti yang jelas, kan? ๐Ÿค” Nah, apa yang penting adalah bagaimana proses ini bekerja, dan itu semua terjadi di kantor pusat di Lyon, sih... Tapi seru banget kalau kita harus menunggu sampai hasil asesmen sebelum Red Notice diterbitkan. Gini bikin kita penasaran banget, kan? ๐Ÿคฏ
 
Eh kan kayaknya polisi itu gampang banget memilih siapa yang harus jadi target Red Notice ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Tapi siapa tahu mungkin benar-benar ada alasan konsiden. Aku bayak penasaran kenapa pengajuan sejak September tahun ini masih belum direspon, tapi kemudian gada arih di dunia Red Notice lagi ๐Ÿค”. Mungkin polisi itu mau nggak nggabuh dengan kekacauan luar negeri dulu ๐Ÿ™ƒ. Yang pasti aku senang bisa ngobrol tentang hal ini di sini! ๐Ÿ˜…
 
Rasa gugup gitu nih kalau lihat isu Riza Chalid yang jadi target Red Notice itu ๐Ÿ˜ฑ. Seperti-siapa juga penasaran kenapa Red Noticenya gak terbit sebelum ini, loh. Aku pikir mungkin karena mereka nggak punya data yang cukup atau apa-apaan. tapi lama-langa kalau ada asesmen yang dalam, pasti bisa membuat perbedaan. sistem hukum di negara-negara lain jadi jadi perdebatan gitu ๐Ÿค”. tapi aku rasa ini semua bisa dipahami, dan tidak ada salahnya lagi menyalahkan siapa-siapa. yang penting adalah Riza Chalid harus berhati-hati aja ya ๐Ÿ™.
 
Riza Chalid ini kayaknya benar-benar jadi korban dari kekhawatiran banyak pihak ๐Ÿค”. Makanya sih Red Notice terus dipertimbangkan, padahal pengajuan sejak September lalu sudah aja lama ya ๐Ÿ˜…. Kombes Ricky ini bilang ada perbedaan sistem hukum antarnegara, kayaknya penting untuk dipelajari dan dipahami ๐Ÿ“š. Tapi aku rasa aku masih tidak paham apa yang sebenarnya dilakukan Riza Chalid yang salah ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Mungkin sebaiknya kita jangan terlalu cepat menuduh seseorang tanpa ada bukti yang cukup ๐Ÿ’ก.
 
aku penasaran nih, apa sih asesmen mendalam itu? bukan cuma mau ngecek apakah Riza Chalid berani korupsi aja? ๐Ÿค”
kombes Pol Ricky Purnama bilang sistem hukum antarnegara beda beda, tapi aku rasa itu jujur. kalau benar, kenapa tidak ada yang mengeluarkannya dari awal? ๐Ÿ™„
saya suka dengan konsep asesmen mendalam, tapi di mana sumbernya itu? kita butuh bukti yang kuat sebelum bisa ngejar si Riza Chalid. ๐Ÿ’ก
 
Saya nggak paham siapa yang ngejaguk ini, kalau Riza Chalid udah diprediksi korup dan udah ada asesmen yang cukup, kenapa lagi Red Notice dikeluarkan? Saya pikir udah capek banget. Red Notice bukan cuma sederhana sekali ya, tapi juga ada banyak proses dan halaman yang harus dijalani. Saya rasa polisi punya waktunya untuk lebih fokus dalam hal ini daripada nge-crawling informasi secepat kilat ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™‚๏ธ.
 
"Ketika kamu bisa melihat masa depan dengan jelas, kamu harus siap menghadapi hari ini." ๐Ÿ•ฐ๏ธ

Kalau gak ada kejadian nyata yang memotong akses Riza Chalid, gimana kalau Red Notice dikeluarkan begitu saja? Akan beda ya, kalau dihormati aspek-aspek yang terkait, misalnya sistem hukum internasional dan bagaimana Indonesia melaksanakan undang-undang. Maka dari itu, tidak heran kalau Red Notice baru diterbitkannya, karena pengajuan sebelumnya belum sempurna.
 
MRC kena red notice ini apa kegunaannya? Sepertinya ini cuma cara untuk menghambat kerja kerja MRC, bukan ada alasan lain kan ๐Ÿค”. Pengajuan red notice sejak September 2025 udah lama, jadi gini apa yang ada bedanya? Mungkin mereka ingin membuat contoh bahwa MRC kena hukum di mana-mana kan ๐Ÿ’ผ. Saya curiga ini cuma cara untuk membuat MRC repot, tapi saya tidak tahu ya ๐Ÿ˜’.
 
Aku pikir ini kalau polisi Indonesia lagi coba-cobain nggak mau tahu apa yang terjadi... Asesmen mendalam? Eyyh, siapa yang suda paham sistem hukum internasional itu kan? Aku rasa ini bukan tentang Riza Chalid apa-apa, tapi polisi gini lagi coba-cobain nggak mau dianggap somaj... Tapi, aku juga ingat kalau Red Notice itu ada sinyal bahwa mereka ingin mengutamakan penghukuman korupsi, kan? Mungkin ini bukan tentang Riza Chalid, tapi tentang proses yang harus dilakukan Polri sendiri... ๐Ÿค”๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ
 
Pengajuan red notice MRC itu kayaknya agak panjang lebar nih... Saya pikir kalau sudah ada pengajuan lama, kan udah cukup bukti dia nggak bisa dihakimi lagi? Kenapa harus asesmen semakin dalam lagi? Boleh jadi karena sistem hukum antarnegara yang berbeda-beda itu kayaknya nggak jelas banget. Saya rasa ini yang membuat red notice barusan diterbitkan. Tapi, siapa tau ada alasan lain yang lebih spesifik, yang kita tidak tahu tentangnya...
 
Hahaha, kayaknya ini punyanya polisi lagi... ๐Ÿคฃ Tapi serious ya, aku pikir ini bukan hal yang menarik banget. Aku tahu ada usulan red notice sejak September 2025, tapi apa yang salah dengan itu? Aku rasa ini lebih seperti "polisi jembatani" yang hanya berfokus pada asesmen mendalam tanpa mempertimbangkan efektivitasnya di lapangan.

Dan kayaknya aku salah ya, kalau Red Notice baru diterbitkan, itu artinya ada perubahan sistem hukum antarnegara atau apa? ๐Ÿค” Aku rasa ini semua hanya berdampak pada pengguna yang harus menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Aku tidak tahu apa yang salah dengan proses tersebut, tapi aku rasa lebih penting adalah bagaimana kita bisa memastikan bahwa Red Notice digunakan secara efektif dan tidak membunuh produktivitas orang-orang di lapangan.
 
Buat apa sih dengan perubahan itu? Sebelumnya jadi gampang banget kan kalau ada pengajuan red notice terhadap orang yang nggak jelas. Sekarang harus lama dan panjang lebar juga. Hmm, mungkin perlu diawasi juga nih bagaimana caranya proses asesmen itu dilakukan agar tidak dipikirkan sebagai cara manipulasi sih.
 
Maksudnya kan kalau riza chalid masih gak pasti apa-apa nih ๐Ÿค”? Semua ini udah terjadi sejak September 2025, tapi kemarin aja Red Notice diadukkan lagi. Jadi, apa yang salah dengan sistemnya? Mintaaseminar... mungkin kalau kita lihat dari perspektif polri, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak beres, ya ๐Ÿ˜. Belum ada pengumuman tentang apa yang bikin Red Notice diadukkan kembali, kan?
 
Aku pikir ini masalah yang tektual banget, tapi polisi malah jujur kalau mereka butuh asesmen mendalam sih... Tapi apalagi sistem hukum antarnegara itu begitu berbeda? Berarti Riza Chalid bisa ikut terkena hukuman apa adanya? Aku harap ada yang bisa menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini, tapi aku rasa ini bukan masalah kepolisian yang harus dipecahkan. ๐Ÿค”
 
Gue pikir apa yang bikin kepolisian ini panas-panas, kan? Bayangin aja, Riza Chalid sudah lama dipaksa oleh polisi sejak September 2025, tapi kabarnya Red Notice baru diterbitkan. Makanya kira-kira ada proses asesmen yang bikin lagi berhenti di kantor pusat. Saya pikir ini seperti permainan basket, di mana kamu harus membuat lapangan yang luas supaya lawan tidak bisa masuk. Maksudnya, ada proses asesmen yang mempertimbangkan banyak hal sebelum muncul Red Notice.
 
Ughh, Riza Chalid lagi! ๐Ÿ˜‚ Nah, apa kabar? Belum lama sejak pengajuan red notice, tapi barulah ada bukti-bukti? ๐Ÿค” Mungkin karena Riza Chalid lagi ngobrol-Obrol sih, tapi siapa tahu nanti dia harus berpakaian jago ๐Ÿ˜‚. Tapi serius, sistem hukum yang beda-beda membuat kerja keras polisi, hehe... ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Kalau benar, itu artinya polisi nggak sabar-sabaran juga kayak aku ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Pengajuan red notice sejak September 2025 ternyata masih diproses. Tapi, nggak bisa dikaikan siapa yang salah, asesmen itu memang penting. Perbedaan sistem hukum di antara negara juga bisa menimbulkan kesalahpahaman. Aku harap MRC bisa segera kelarinya dan tidak terlambat lagi, tapi aku juga jangan terlalu berharap ya ๐Ÿ˜.
 
Makasih kan polisi jujur tentang alasan apa aja si Riza Chalid dijadikan wanted person ya ๐Ÿ™. Nah, kalau sistem hukum beda-beda di negara, itu gampang-bepat kalo mereka minta asesmen lagi. Sepertinya mereka pengen memastikan agar kejahatan yang serius itu tidak bisa dihindari aja... tapi saya rasa ini bukan hal yang bisa kita terima dengan penuh senang hati, kan?
 
Maksud apa sih kan? Red notice yang baru terbit, sebenarnya sudah ada dari sekitar 3 bulan lalu ya. Apakah polisi malah lupa nggak? Atau yang terjadi sih kantor pusat di Lyon sedang berantai nunggu asesmen apa aja? Tapi, perbedaan sistem hukum antarnegara itu apa sih? Siapa tau ada konflik kan? ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
kembali
Top