Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

Presiden buat Polri di bawah kementerian, tapi apa yang terjadi kalau polisi ini punya bebas berpikir sendiri? Ini masalah panjang dan berpotensi menghambat kecepatan pengambilan keputusan dalam situasi darurat. Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, apa yang memerlukan adalah memperkuat kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat.
 
Kalau aja polisi ini bebas berpikir sendiri kayaknya bisa lebih efektif dalam mengatasi masalah di Indonesia 🤔. Aku pikir kalau Presiden nggak perlu memindahkan kementerian ke Polri, tapi coba ngajadikan mereka sebagai bagian dari sistem yang lebih besar dan terintegrasi dengan lainnya. Begitu juga dengan apa yang katanya dibutuhkan adalah memperkuat kinerja & pelayanan Polri kepada masyarakat, aku setuju banget! Kalau bisa membuat jaringan komunikasi yang baik antara Polri, pemerintah, dan masyarakat itu akan sangat membantu dalam mengatasi masalahnya.
 
gak ngerti sih apa yang dibicarakan sini... kalau polisi punya bebas berpikir sendiri kayaknya bakal lebih cepat menangani masalah darurat, tapi juga bisa jadi mereka akan malas bertanggung jawab... siapa yang ngerasa harus bertanggung jawab di balik masalahnya? apakah itu polisi, atuh kementerian? kalau mau benar-benar meningkatkan kinerja dan pelayanan Polri, maka perlu ada reformasi yang lebih dalam lagi... nggak cukup sekadar memindahkan kementerian ke bawahnya...
 
Polri di bawah kementerian itu bisa jadi bagus, tapi kalau semuanya terbebas berpikir sendiri, ayo kalau mau banget bikin efisiensi ya? Kita nantinya akan terlambat lagi, loh! Seperti yang dia katakan Stefanus Gusma, apa yang kita butuhkan itu memperkuat kinerja dan pelayanan Polri, bukan semuanya free berpikir sendiri. Maksudnya, kalau Polri mau bisa bebas berpikir, tapi hasilnya masih benar-benar sesuai dengan tujuan dan kebijakan yang ada. Saya pikir ini solusi yang tepat, jadi kita bisa fokus pada pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat 🤔👮‍♂️
 
🤔 kalau polisi punya bebas berpikir sendiri itu akan baik sekali di masa depan. karena sekarang polri terlalu dipengaruhi oleh pemerintah, tapi apa yang harusnya diutamakan adalah kebaikan dan keadilan bagi masyarakat 🌟. perlu diingat bahwa Polri bukan hanya menjadi penegak hukum, tapi juga patni masyarakat. jadi, biar bisa menjadi efektif, polisi harusnya memiliki kebebasan untuk berpikir kritis dan tidak dipengaruhi oleh tekanan dari pemerintah atau apapun 🙏. kalau bisa seperti itu, maka Polri akan lebih baik dan masyarakat juga akan merasa aman dan percaya kepada mereka 💯
 
Gue pikir kalau Presiden mau buat Polri di bawah kementerian itu gampang banget sekali. Tapi apa yang terjadi kalau mereka bisa bebas berpikir sendiri? Gue rasa itu masalah besar. Di universitasku, kita harus mengikuti aturan-aturan dan prosedur yang jelas, kalau tidak kita akan dianggap tidak profesional. Nah, kalau Polri bisa bebas seperti itu, mungkin mereka akan lebih mudah mengambil keputusan yang tepat dalam situasi darurat. Tapi gue juga ngerti apa yang dibicarakan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, yaitu memperkuat kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat itu penting banget! Nah, gue rasa Presiden bisa mencoba cara ini: buat sistem yang lebih fleksibel, tapi tetap jaga profesionalisme polisi. Contohnya, di SMAku kita punya koordinator yang bebas berpikir, tapi harus tetap ngebawa aturan-aturan sekolah 🤔
 
kalau punya bebas berpikir sendiri, toh polri bakal serius konsisten ya? tapi nggak salah juga, kita nggak ingin polisi yang hanya ngurus diri sendiri aja, tapi harus bisa ngatur diri sendiri dengan strategi yang tepat 🤔. memang perlu dipertimbangkan agar tidak ada lagi kekecewaan masyarakat seperti halnya di tahun 90-an. tapi jangan lupa pula bahwa polri harus tetap profesional dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat, jadi pastikan yang dimaksud dengan "bebas berpikir" itu tidak berarti sembarangan aja 🙏.
 
Makasih kan? Jadi kalau Presiden gantung Polri di bawah Kementerian, itu beda dengan kalau Polri punya kebebasan berpikir sendiri. Makanya, Stefanus Gusma katakan apa yang penting adalah memperkuat kinerja dan pelayanan Polri, itu benar-benar penting banget! Jangan sampai Polri jadi hanya sekedar mengejar orang yang salah, tapi apa kegiatan itu bermanfaat atau tidak? Kalau bisa, Polri harus fokus pada hal itu. Saya bayangin kalau di SMA aku, apabila guru gantung di bawah dosen, tapi dosen punya bebas berpikir sendiri, mungkin hasilnya gak bisa diprediksi, kan?
 
Kalau Presiden memang ingin buat Polri di bawah kementerian, tapi apakah dia pikir kalau ini akan membuat polisi lebih bebas berpikir? Nah, itu kalau benar-benar terjadi, aku rasa bisa menjadi masalah besar. Polisi harus bisa beradaptasi dengan situasi darurat apa pun, tapi jika mereka tidak memiliki kewenangan untuk berpikir sendiri, maka semuanya akan jadi kabur. Saya pikir yang penting adalah memperkuat kinerja dan pelayanan Polri, seperti yang kata Stefanus Gusma. Tapi, aku rasa ada satu hal lagi yang harus diingat, yaitu kemampuan polisi untuk menghadapi situasi yang tidak terduga. Jangan asal nakinai ide-ide baru tanpa memastikan bahwa itu nyaman dan aman bagi masyarakat.

Kamu kenal siapa aja yang pernah berada di dalam Polri? Mereka pasti tahu apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerjanya. Aku rasa, kalau kita bisa mendengar pendapat mereka langsung, tentu bisa memberikan solusi yang lebih baik lagi 🤔
 
Aku pikir kalau Presiden benar-benar ingin meningkatkan efisiensi dalam pengambilan keputusan, maka dia harus membuat perubahan dari dalam Polri itu sendiri 🤔. Jangan cuma sekedar bawa kebijakan di luar dan minta polisi menerapkannya saja. Kalau benar-benar ingin meningkatkan kinerja, dia harus memberikan fleksibilitas kepada para komandan agar mereka bisa menyesuaikan dengan situasi yang terjadi di lapangan.

Jangan lupa juga, kita memiliki kepastian bahwa polisi harus bebas dari tekanan politik dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu 🚫. Jika dia benar-benar ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, maka dia harus fokus pada meningkatkan kualitas jasa yang ditawarkan oleh Polri itu sendiri.

Aku pikir kalau di sini ada kesempatan besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengambilan keputusan, asalkan Presiden benar-benar mau berubah dari cara pemerintahannya 📈.
 
Aku pikir ini masalah sengaja dibuat oleh mereka yang ingin menghindari tanggung jawab. Jika Presiden benar-benar mau membawa Polri di bawah kementerian, maka harus ada komitmen untuk memperbaiki struktur organisasi tersebut. Tapi, apa yang disebutkan bukan soal efisiensi, tapi lebih kepada ketergantungan penuh pada kementerian. Itu membuat Polri semakin lemah dan tidak bisa berpikir sendiri. Saya masih percaya bahwa Polri perlu diperkuat agar bisa bekerja dengan efektif, tapi itu harus dari dalamnya, bukan hanya karena dipaksa oleh pemerintah. 🤔
 
kembali
Top