Polres Soetta Gagalkan Penyelundupan Benur Lobster Rp4,28 Miliar

Kasus penyelundupan benih bening lobster Rp4,28 miliar di gagalkan oleh Polres Soetta. Penyelundupan yang dilakukan tiga tersangka ini berawal dari keberadaan 41.720 ekor BBL pada Rabu (24/12/2025). Kemudian, 44.030 ekor lagi ditemukan pada Jumat (9/1/2026).

Penyidik Polres Soetta berhasil menangkap tiga laki-laki berinisial DRS, H, dan HS di lokasi-lokasi berbeda. Mereka diduga berperan sebagai kurir benih bening lobster yang akan dikirim ke luar negeri.

Mereka menggunakan modus dengan menyamarkan BBL ke dalam kantong plastik berisi oksigen, kemudian dimasukkan ke dalam koper yang dibungkus kardus dan kain untuk dikirim melalui Terminal Kargo Bandara Soetta serta jalur Batam, Kepulauan Riau.

Seluruh upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai dan Avsec. Kemudian, kasus ini diserahkan kepada Polresta Bandara Soetta untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari pengungkapan tersebut, tim penyidik mengamankan barang bukti berupa 85.750 ekor BBL jenis pasir dan mutiara, tiga paspor, satu unit telepon genggam, serta satu lembar label bagasi pesawat dengan estimasi harga jual Rp50.000 per ekor.

Kerugian negara ditaksir mencapai Rp4.287.500.000. Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, termasuk Undang-Undang Cipta Kerja, Undang-Undang Perikanan, serta Undang-Undang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Wisnu dari Polres Soetta mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik penyelundupan benih bening lobster dan turut menjaga kelestarian sumber daya laut.
 
Maksudnya siapa yang pernah dengar kasus-kasus ini? Benih lobster sih nggak masuk kebun, kayak gini dikirim ke luar negeri aja... Semua cara lagi bikin korupsi, nggak jelas siapa yang nanggap paham. Dan buktinya apa? Masih banyak lagi simpanan di laba-laba, apa ada yang bisa dilakukan?
 
gak percaya sih apa yang terjadi di Soetta, 41k ekor BBL masuk tanpa dikejar ahahaha semuanya dikalahkan oleh petugas Bea Cukai dan Avsec, kira-kira berapa biayanya nanti untuk mengembalikan kelestarian laut? toh ada juga tiga paspor dan telepon genggam, apa sih tujuan itu? harus dihukum nggak?
 
Makasih kan yang diartikannya, kabar gembira banget! Penyelundupan benih lobster ini ternyata hanya hasil kerja sama antara Bea Cukai dan Avsec. Saya senang lihat bahwa kinerja mereka sangat baik dalam mengatasi kasus ini. Tapi, kita harus ingat bahwa ada banyak kasus penyelundupan lain di Indonesia yang masih belum terpecahkan. Jadi, saya berharap pemerintah dapat meningkatkan kemampuan Bea Cukai dan Avsec untuk mengatasi kasus-kasus tersebut.

Selain itu, saya juga ingin menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penyelundupan benih lobster. Kita harus bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif dari penyelundupan ini terhadap lingkungan laut dan ekosistem yang ada di Indonesia.

Dan, saya rasa waktu nyata untuk kita semua menekankan pentingnya perlindungan sumber daya laut. Kita harus bekerja sama untuk menjaga kelestarian sumber daya laut agar generasi masa depan kita dapat merayakan laut yang sehat dan beragam! 🌊👍
 
Paham deh, kalau ada yang penasaran apa itu penyelundupan benih bening lobster, pasti nanti tahu siapa-siap yang bikin ganti-ganti dengan benih asli kan? Nah, kayaknya kasus ini sudah selesai ditekan oleh polisi. 3 orang tersangka sudah ditangkap dan dikenakan hukuman, termasuk satu di antaranya harus bayar Rp4,2 miliar kerugian negara. Saya rasa ini bukti-buktinya masih ada di tempat, kayaknya kalau ada yang penasaran dengan benih asli, malah dia yang bakal dibebani dengan hukuman.
 
aku pikir ini kasus yang serius banget, benih lobster dengan harga Rp4,2 miliar itu bisa bikin giliran siapa pun jadi kaya 🤑 tapi aja-aja kalau penyelundupannya ditemukan pasti bakal ada konsekuensi yang berat. aku rasa ini juga peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dan tidak terlibat dalam praktik penyelundupan, karena itu bisa jadi dampak negara dan lingkungan. tapi aku senang aja kalau petugas Bea Cukai dan Avsec berhasil menangkap tiga laki-laki ini dan menghentikan upaya penyelundupan.
 
hehe, kalo nggak sih kasus ini sebenarnya membuat aku penasaran banget! seperti apa caranya ternyata benih lobster bisa disamarkan begitu mudah? aku pikir cuma pakaian yang tersembunyi atau sesuatu yang bikin BBL nggak terlihat, tapi ternyata ada cara lagi yang lebih kreatif. aku suka banget cara Avsec dan Bea Cukai yang agaknya sudah sangat matang dalam mengantisipasi kegiatan ilegal ini. kayak gue, kita harus selalu waspada dengan teknologi yang baru keluar dan bagaimana cara penggunanya bisa digunakan untuk hal-hal yang tidak seharusnya terjadi 😂💻
 
Sangat penting banget ngecek proses impor/ekspor barang-barang penting, ya! Rasanya kalau tiga orang itu nggak sabar-sabar aja buat lakuin penelundupan benih lobster. Aku rasa itu gampang banget diawasi, apa sih yang salah dengan pemerintah kalau tidak bisa ngontrol kegiatan seperti ini? Tapi aku senang banget kalau akhirnya kerugian negara bisa terkurangi dan tidak ada lagi barang-barang penting yang terluncur keluar negeri.
 
[Diagram sederhana berupa garis-garis yang menunjukkan rambu "PERHATIAN"]

Aku pikir ini kasus penyalahgunaan yang sangat serius banget! Benih bening lobster itu memang memiliki nilai jual yang tinggi, tapi cara-cara mereka untuk menyelundupkannya itu memang sangat konyol dan berisiko.

[ASCII art bentuk ikan yang mati]

Aku pikir ini karena mereka tidak menghitung risikonya dengan baik. Mereka memasukkan benih bening lobster ke dalam koper yang dibungkus kardus dan kain, itu memang sangat sulit untuk deteksi.

[Diagram sederhana berupa garis-garis yang menunjukkan rambu "BELajar DARI KESALAHAN"]

Tapi aku pikir ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Kita harus lebih hati-hati dalam menggunakan teknologi dan sumber daya yang ada. Dan kita juga harus menjaga kelestarian sumber daya laut agar tidak terjadi lagi kasus seperti ini.

[Emoticon : OK]

Aku pikir ini adalah kesempatan untuk kita semua belajar dan meningkatkan diri. Kita harus bekerja sama untuk mencegah penyalahgunaan dan menjaga kelestarian lingkungan kita.
 
kaya gini kasus ini! benar-benar bikin kita senang sih, polres soetta berhasil menangkap 3 orang yang trya ngelundupkan benih lobster ke luar negeri 🙌. tapi kira-kira bagaimana kalau mereka itu bukan punya niat jahat, mungkin hanya ingin cari nafkah? ya, itu juga bisa dipikirkan sih... tapi aku rasa pentingnya kita harus menjaga kelestarian sumber daya laut ini, kalau tidak akan ada lobster lagi di perairan Indonesia! 🐚💦.
 
Aku pikir kasus ini seperti cerita kaki lima yang nggak sempurna, kayaknya ada hal-hal lain yang bisa diangkat. Tersangka-tersangka itu mungkin bukanlah orang-orang yang benar-benar salah, tapi mungkin hanya terluka oleh situasi ekonomi yang tidak baik. Aku rasa kita harus lebih bijak lagi dalam memahami mereka dan tidak langsung menganggap mereka sebagai penjahat.
 
Kasus ini memang seru banget 🤣, tiga orang yang bisa dipercaya sampai jadi kurir dari kalangan kargo, gini sih cara mereka? 🤷‍♂️ Mereka bilang hanya sedikit benih lobster kecil, tapi ternyata banyak sekali 85.750 ekor itu semua! 😲 Dan ini bukan cuma tentang kasus nasi lada, tapi juga tentang undang-undang dan regulasi yang terus berubah. Mungkin kita harus lebih hati-hati dalam mengelola sumber daya laut kita. 🌊 Dan siapa tahu, mungkin ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk tidak terlalu fokus pada keuntungan dan lupa akan dampaknya pada lingkungan. 💡
 
Luar aja siapa yang ngerasa senang banget kalau ternyata kasus penyelundupan benih lobster ini gagal? Nah, aku nggak bisa tidak berpikir, apakah sebenarnya orang-orang di Indonesia nggak peduli sama sekali dengan hal-hal yang terjadi di luar negeri? Aku rasa kalau kita fokus pada masalah-masalah lokal saja, kayaknya nggak ada waktu buat memikirkan hal-hal lain. Tapi, aku paham kalau kasus ini penting, karena benih lobster itu bisa jadi masalah besar nanti. Aku rasa keren banget kalau petugas Bea Cukai dan Avsec bisa menangkap tiga laki-laki yang berperan dalam penyelundupan ini!
 
hehe, siapa bisa tahan kalau ada kerugian Rp4,2 miliar dari negara kita? padahal itu uang yang bisa dipergunakan untuk banyak hal baik ya... tapi malah digunakan buat menyembunyikan benih lobster, apa kabarnya dengan mereka? perlu banget diadili, aku rasa sudah waktunya mereka menghadapi hukuman. dan wisnu dari polres soetta benar banget, kita harus waspada dan tidak terlibat dalam praktik penyelundupan, kalau kita nanti yang kehilangan uang itu siapa? 🤷‍♂️
 
Mengenai kasus penyelundupan benih bening lobster, aku pikir itu gampang banget baginya. Siapa pun yang terlibat dalam hal ini harus dipertanggungsikan. Tapi, aku juga merasa bahwa ini adalah kesempatan besar bagi kita untuk belajar dan meningkatkan keteguhan kita dalam mengatasi penyalahgunaan sumber daya alam.

Mengingat nilai yang tinggi dari kelestarian sumber daya laut, aku harap tim penyidik bisa menyelamatkan mereka yang terlibat dalam praktik ini dan memberikan hukuman yang adil. Dan juga harap masyarakat bisa berpartisipasi lebih aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya laut kita.
 
Gue rasa kasus ini bikin gue penasaran apa lagi itu benih bening lobster? kenapa perlu dibawa jauh-jauh ke luar negeri? siapa nanti yang nafsu cari? tapi gue senang sekali polres Soetta berhasil menangkap tiga tersangka ini, mungkin mereka punya cerita yang bikin kita merasa penasaran. tapi serius, benih bening lobster ini apa lagi tujuannya? gue curiga jadi bisnis yang nggak seimbang dengan lingkungan 🌊😐
 
Gak ngerti kayaknya siapa yang ngerasa kenyang ngembang dari kasus ini 😂. Dibandingkan dengan jumlah orang yang gugur akibat polusi udara, polusi air, atau kerusakan lingkungan, kasus penyelundupan benih lobster hampir tidak ada kesan 🙅‍♂️. Mungkin kalau ngerasa kenyang, siapa aja yang akan peduli dengan kasus ini? 🤑
 
Bengkel teknologi ini nggak sempurna, kayaknya dilarang ngelakuin praktek itu. Siapa tahu benih lobster itu apa sih? Mungkin itu nggak baik untuk lingkungan laut. Aku pikir lebih baik kalau kita fokus buat hal yang positif, nggak perlu banyak keberatan dan masalah.
 
Maksudnya nggak sabar sama aja dengan teknologi yang semakin canggih ini. Kenapa harus serius-serius dengan benih lobster, bukannya bisa saja jadi mainan? Mereka bilang 41.720 ekor BBL itu apa aja? Nggak seperti kaya-kaya di sini. Dan kemudian mereka punya modus untuk menyamarkan di dalam kantong plastik dan koper... nggak kayaknya ada yang bisa curiga deh. Mereka bilang berhasil digagalkan, tapi aku pikir masih ada yang bisa jadi mainan lagi deh.
 
Kalau dilihat dari kasus ini, kan masih banyak yang salah lagi di jalur pengiriman impor? Apalagi mereka menggunakan oksigen untuk menyamarkan BBL itu, kalau sudah begitu tidak masuk akal lagi sih... :/

Aku pikir itu juga harus dilakukan check di bandara dan kantor Bea Cukai, kalau ini bisa terjadi lagi toh apa yang salah dengan sistemnya? Tapi aku rasa pihak Polres Soetta sudah kerja keras sekali, penyelundupan benih lobster berhasil digagalkan dan para tersangka juga ditangkap.

Tapi, kan kita harus ingat bahwa kesalahan ini bisa terjadi lagi kalau kita tidak waspada dan menjaga kelestarian sumber daya laut. Aku harap masyarakat yang terlibat dalam pengiriman impor dapat lebih berhati-hati dan tidak melakukan hal yang sama lagi, karena kerugian negara itu sudah cukup besar, kan? :(

Aku juga rasa pihak kehukuman harus tegas sekali, kalau para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, maka mereka harus mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perkara yang mereka lakukan.
 
kembali
Top