Polda Metro Jaya terus membutuhkan waktu untuk menemukan fakta-fakta di balik kematian Arya Daru Pangayunan yang digantikan oleh orang lain. Dalam hal ini, tim penyelidika akan melakukan proses penyelidikan yang lebih lanjut dan menyelidiki kemungkinan adanya cuaca sebagai penyebab kedalaman kedua sidik jari tidak bisa teridentifikasi.
Proses penyelidikan yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya ini berfokus pada pengembangan temuan di lapangan, dengan pihak Meta selaku perusahaan pengelola media sosial seperti Instagram dan Facebook akan menjadi mitra kerja tim penyelidika. Tim penyelidika saat ini sedang menyelidiki hal itu dan akan terus mengejar kasus yang masih belum terungkap secara jelas.
Kasus Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat yang meninggal dunia di kamar indekosnya pada bulan Juli 2025, telah menjadi semakin mendalam. Dengan keberatan dari keluarganya, tim penyelidika akan terus mengejar kasus ini sampai mencapai akhirnya.
Pada kesempatan yang sama, Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa proses penyelidikan ini akan terus berlangsung sampai benar-benar terungkap secara jelas. Dia juga menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya komitmen dan konsisten dalam penyelidikan ini.
Tentu saja, kasus seperti ini memiliki dampak yang mendalam bagi keluarga korban, serta masyarakat umum yang tertarik dengan kejadian tersebut. Tim penyelidika diharapkan dapat menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang masih terkelupas di balik kematian Arya Daru Pangayunan.
Sementara itu, tim inafis saat melakukan uji sidik jari telah menyatakan bahwa hanya satu dari tiga sidik jari dapat diterima dan diidentifikasi. Dua sidik jari lainnya belum bisa teridentifikasi dengan pasti.
Dengan penuh semangat dan dedikasi, tim penyelidika Polda Metro Jaya akan terus berjuang untuk menemukan kebenaran tentang kematian Arya Daru Pangayunan.
Proses penyelidikan yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya ini berfokus pada pengembangan temuan di lapangan, dengan pihak Meta selaku perusahaan pengelola media sosial seperti Instagram dan Facebook akan menjadi mitra kerja tim penyelidika. Tim penyelidika saat ini sedang menyelidiki hal itu dan akan terus mengejar kasus yang masih belum terungkap secara jelas.
Kasus Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat yang meninggal dunia di kamar indekosnya pada bulan Juli 2025, telah menjadi semakin mendalam. Dengan keberatan dari keluarganya, tim penyelidika akan terus mengejar kasus ini sampai mencapai akhirnya.
Pada kesempatan yang sama, Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa proses penyelidikan ini akan terus berlangsung sampai benar-benar terungkap secara jelas. Dia juga menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya komitmen dan konsisten dalam penyelidikan ini.
Tentu saja, kasus seperti ini memiliki dampak yang mendalam bagi keluarga korban, serta masyarakat umum yang tertarik dengan kejadian tersebut. Tim penyelidika diharapkan dapat menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang masih terkelupas di balik kematian Arya Daru Pangayunan.
Sementara itu, tim inafis saat melakukan uji sidik jari telah menyatakan bahwa hanya satu dari tiga sidik jari dapat diterima dan diidentifikasi. Dua sidik jari lainnya belum bisa teridentifikasi dengan pasti.
Dengan penuh semangat dan dedikasi, tim penyelidika Polda Metro Jaya akan terus berjuang untuk menemukan kebenaran tentang kematian Arya Daru Pangayunan.