Polisi Usut Kasus Stafsus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Wanita

Dalam kasus yang menghantam kejujuran pemerintah, seorang staf khusus Gubernur Sulut (Stafsus) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di rumah makan di Kota Manado, ternyata tidak hanya ditangkap oleh kepolisian. Stafsus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian setelah korban langsung melaporkannya ke Polresta Manado.

Penyelidikan yang dilakukan Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menunjukkan bahwa oknum Stafsus Gubernur Sulut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di rumah makan di Kota Manado. Kasus tersebut berawal dari peristiwa yang terjadi pada Sabtu lalu, ketika stafsus tersebut diduga menyentuh bagian tubuh korban.

Korban langsung merespon dengan menyiram air ke kepala stafsus tersebut dan kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polresta Manado. Penyelidikan yang dilakukan oleh Akp Elwin menunjukkan bahwa ada sejumlah saksi-saksi yang bisa digunakan untuk membantu penyelidikan.

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling, langsung memecat stafsusnya tersebut karena peristiwa tersebut dianggap sebagai pelecehan seksual. Denny Mangala, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, mengatakan bahwa peristiwa tersebut murni pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut dan institusi pemerintahan.

Namun, Pemerintah Provinsi Sulut tetap menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan memastikan bahwa tidak akan mengintervensi proses hukumnya.
 
Makasih kalian yang punya waktu untuk mewawancarai kasus seperti ini... Kalo aku duduk di rumah, aku rasa korban itu punya pilihan lain bukan menyiram air ke kepala stafsusnya. Tapi aku juga tidak bisa membela orang itu karena kalau aku nyanggahin dia, aku nanti jadi pelaku aja... Aku malu banget dengan mereka yang punya otoritas dan mau mengintervensi kasus ini. Banyak sekali kasus seperti ini yang terjadi di Sulut dan seluruh Indonesia. Kita harus lebih pintar dalam melihat apalagi yang benar dan salah, bukan hanya memilih satu sisi saja...
 
okee keren kalau pemerintah Sulut akhirnya tanggung jawabnya tapi terlalu lama untuk diatasi ini, kenapa harus sampai korban harus melaporkan sendiri? kalau kita bisa lebih cepat dalam menangani kasus seperti ini, maka semua orang yang terlibat tidak akan menjadi korban lagi 🤦‍♂️. dan siapa tahu, mungkin ada beberapa orang lain yang juga mengalami hal yang sama tapi belum melaporkan karena takut 😔.
 
Kasus Stafsus Gubernur Sulut itu, kayaknya ada sesuatu yang tidak kaca mata. Maksudnya, kalau korban langsung melaporkan kasus tersebut ke Polresta Manado, artinya bukan cuma soal peristiwa itu sendiri, tapi juga ada yang lain. Misalnya, siapa yang sebenarnya mengintervensi di balik layar? Maksudnya, siapa yang memanggil korban untuk melaporkan kasus tersebut? Atau siapa yang memanggil polisi untuk menangani kasus tersebut? Tapi, Pemerintah Provinsi Sulut bilang bahwa itu hanya pribadi, tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut dan institusi pemerintahan. Maksudnya, mereka nggak mau membuka matra.
 
Aku pikir kalau gubln Sulut ini nggak usah dihakimi, tapi setidaknya dia bilang "jangan kaitin" dengan peristiwa tersebut, kayaknya dia tidak mau dipertangkap denggo kasus pelecehan seksual, tapi aku pikir gubln ini harus bertanggung jawab atas keseluruhan institusi pemerintahannya 🤔.
 
Kasus ini terlalu mudah diprediksi, nih 🤯. Siapa yang salah itu? Stafsus yang bikin korban marah? Atau Gubernur Sulut yang memecat dia? Hmm... perlu diingat bahwa pelecehan seksual bukanlah masalah pribadi, tapi lebih kepada kebijaksanaan dan tanggung jawab dari pihak yang berwenang 🤔. Mungkin ada beberapa alasan mengapa stafsus tersebut melakukan hal itu, tapi apa lagi yang dibutuhkan? Pihak kepolisian sudah mulai sinyalanya, sekarang masih perlu diawasi apakah benar-benar tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulut 🕵️‍♂️.
 
Ini lagi salah dari orang-orang di Manado, sih... Stafsus yang ini nggak bisa berani buat gali sendiri, harus korban yang nyari kasusnya... Dan Gubernur Sulut udah memecat dia, tapi apa itu solusi? Kasus ini masih terus berlanjut dan korban belum bisa mendapatkan kembali hak-haknya. Saya penasaran siapa lagi orang di Manado yang punya niat jahat seperti itu... Mungkin ada banyak lagi yang harus dihukum karena tindakan tidak baik mereka...
 
iya nggak bisa dipungkahi lagi ya... pelecehan seksual itu harus dihentikan di sini sendiri, tapi gini kasusnya juga gini. jadi staf gubernur yang berbohong tentang apa yang terjadi di rumah makan itu, kayaknya harus jepang atau dibawa ke pengadilan ya... tapi gini pemerintah Sulut kata-kata saja, bukan tindakan nyata. apalagi Denny Mangala yang bilang bahwa kasus itu tidak ada kaitannya dengan gubernur itu sendiri... sih nggak bisa percaya aja ya...
 
Hei, kasus ini memang bikin perasaan sedih banget, lho... seorang wanita yang dipelecehi seperti itu, apalagi karena terjadi di rumah makan tempat dia harus nyaman dan aman. Tapi, aku rasa pemerintahan Sulut yang memecat stafsus tersebut sebenarnya sudah tepat, kan? Di Indonesia, ada aturan yang jelas tentang pelecehan seksual, dan mereka yang melakukan itu harus dihadapkan ke hukum.

Tapi, apa yang bikin aku sedih adalah kalau korbannya masih harus melalui proses hukum dan semua halusinasi yang tidak perlu. Aku rasa, kalau kita bisa menghentikan kasus ini sebelum punya masalah yang lebih serius, maka itu sudah menjadi keajaiban. Dan aku senang juga dengan sikap Pemerintah Provinsi Sulut yang menjaga proses hukumnya dan tidak mengintervensi, kan? Seharusnya seperti itu di Indonesia... 💔👮‍♂️
 
🤦‍♂️😳 Stafsus itu jadi sampah 🚮💩! Gubernur Sulut kayak jembatannya sendiri, tapi gak bisa dipisahkan dari stafnya 😅. Kasus ini bikin kita penasaran siapa lagi yang ada di balik kejujuran pemerintah? 🤔
 
Hehe, kayaknya stafsus yang diduga melakukan pelecehan seksual itu harus dihukum benar-benar! Aku rasanya sangat galat dan tidak pantas apa yang dia lakukan padha korban. Dan aku juga senang banget dengan keputusan Gubernur Sulut untuk memecatnya, karena itu sudah merupakan langkah yang tepat. Tapi aku rasa masih ada yang harus diubah, yaitu peristiwa tersebut tidak bisa terjadi lagi di tempat kerja atau umum. Kita harus lebih waspada dan tidak toleran terhadap pelecehan seksual! 😂💪
 
oh iya ya, gini kayaknya perlu diingat, kalau korban pelecehan seksual nyang terjadi di luar aja, tapi masih bisa melaporkan kasus tersebut ke polisi. dan kalau korban udah melaporkan, tapi stafsus yang berhubungan dengan kasus tersebut masih bisa dipecat oleh gubernur, itu kayaknya sudah wajar banget. tapi apa kabar dari pihak kepolisian? harusnya ada penanganan yang tepat dan tegas, jangan ada penindasan atau intimidasi terhadap korban atau saksi-saksi. kalau demikian, itu akan lebih baik lagi.
 
Aku masih ngomongin aksi ini 🤔.. Maksudnya, siapa bilang yang lemah bisa dipelecehi begitu saja? 😱 Tapi aku juga tahu kalau korban sudah melaporkan kasus ini dan ada saksi-saksi yang bisa membantu penyelidikan. Itu baik banget! 🙌 Aku tidak ngerti mengapa perlu ada si stafsusnya dpecat kecewa oleh gubernur, tapi aku tahu kalau itu sudah dilakukin. Saya berharap korban dapat mendapatkan kenyataan yang adil dan tidak terburu-buru lagi dengan kasus ini 😊
 
ini kasus nyata lagi, stafsus yang dilakukan pelecehan seksual terhadap korban itu nggak bisa diakui oleh pemerintah. kenapa lagi, korban langsung melaporkan kasus tersebut ke polresta dan kini sudah ada saksi yang bisa membantu penyelidikan. tapi apa yang penting, gubang Sulut sudah memecat stafsusnya itu dan nggak ada kaitannya dengan peristiwa tersebut. tapi sepertinya ada yang jadi masalah, yaitu kebanyakan pihak yang berkuasa dalam kasus ini. apa salahnya kita semua bisa mengutuk pelecehan seksual ini? 🤦‍♂️
 
kasus ini kayaknya bikin saya pikir kalau ada keterbukaan yang harus dilakukan agar hal ini tidak terjadi lagi... tapi sih, kalau korban langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, itu sudah sangat baik juga ya! 🙏

saya rasa pemerintah Provinsi Sulut dan Gubernur Sulut harus lebih berhati-hati dalam menghadapi kasus seperti ini. tapi kalau mereka sudah memecat korban yang tidak bertanggung jawab, itu udah bagus juga... 🤝
 
Penggunaan teknologi sangat membantu dalam hal ini! Pemecatan Stafsus itu bukan mainan, tapi bagaimana pemerintah bisa berubah-ubah pendapatnya? Kalau awalnya malu-malu, kemudian memanggil untuk dipukul dan sekarang langsung memecat. Ini bikin kita ragu-ragu kalau kasus ini diabaikan lagi. Jika ada saksi-saksi yang bisa membantu penyelidikan, maka harus dihubungi dan diperbincangkan dengan baik agar tidak salah arah proses hukumnya.
 
Kasus ini membuat aku ingat kakekku yang pernah jalan-jalan di Sulut, dia bilang kalau Kota Manado itu sangat indah dengan pemandangan Samudra Halmahera, tapi aku pikir kasus ini malah membuat kesan negatif pada keindahan itu. Aku rasa stafsus tersebut harusnya lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan orang lain, tapi aku juga senang bahwa korban bisa langsung melaporkan dan tidak sendirian. Aku suka makan di rumah makan lokal, ada yang enak banget, kayaknya aku akan mencoba rumah makan tersebut lagi 🤣
 
Pegadaian ini kayak apa sih? Stafsus nggak bisa dilawan lagi setelah korban langsung melaporkannya ke polisi. Kenapa korban harus seperti itu untuk melawan sendirinya? Dan kenapa pemerintah Sulut hanya memecat stafsusnya saja, tidak ada yang tahu sih apa yang terjadi di balik semuanya. Saya rasa perlu ada langkah lebih lanjut agar jangan ada kasus seperti ini terulang lagi.
 
Pernyataan yang serius dari Gubernur Sulut memang wajar, tapi bagaimana pemerintah bisa seperti ini? Stafsus itu pasti memiliki koneksi yang dalam dulu, nggak kan ada cara lain kalau staf-safunya itu mau dilepasin tanpa harus menangkap siapa pun di luar. Dan Gubernur yang jadi bocilnya ini, nggak usah khawatir kalau pihak kepolisian yang sudah tahu, malah membiarkannya terus berkelana. Mungkin ada yang lagi bakal terkena, ya...
 
Maksudnya kasus ini benar-benar terungkap dan semakin lama punya korban tidak takut bocor lagi 🤦‍♂️. Gubernur Sulut memecat stafnya, tapi sepertinya bukan tentang kejujuran yang ingin dia tampilkan, tapi lebih kepada menghindari kerusakan reputasi pribadinya 🙄. Saya rasa pemerintah Provinsi Sulut harus berani menangani kasus ini dengan lebih serius dan tidak hanya membiarkannya tergantung pada kepolisian saja 💪.
 
kembali
Top