Tiga orang sekeluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara (Jakut), terindikasi adanya keracunan. Polisi menyebut dugaan ini setelah melakukan pemeriksaan kematian keluarga tersebut.
Ibu dan kedua anaknya ditemukan tewas di rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakut. Kedua orang tersebut terdiri dari ibu dan anak laki-laki yang menginap bersama-sama di rumah tersebut.
Ketika berbicara dengan wartawan, Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya menyatakan, "Tentang kasus Warakas, ini sedikit kami bocorkan kepada rekan-rekan. Memang dugaan peristiwa itu terindikasi adanya keracunan."
Selanjutnya, Polisi melakukan uji toksikologi untuk mendalami kematian sekeluarga di Warakas. Uji toksikologi forensik adalah hasil dari prosedur laboratorium yang mengidentifikasi dan menghitung adanya cairan atau racun di dalam tubuh seseorang.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno G Sukahar menyatakan, "Iya betul dilakukan pengecekan (toksikologi) juga." Penelitian dilakukan untuk mencari tahu kandungan di dalamnya dan mendalami apakah korban meninggal karena keracunan atau tidak.
Hingga kini, sebanyak 10 saksi sudah diperiksa pihak kepolisian. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam dan menunggu hasil dari labfor (laboratorium forensik).
Ibu dan kedua anaknya ditemukan tewas di rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakut. Kedua orang tersebut terdiri dari ibu dan anak laki-laki yang menginap bersama-sama di rumah tersebut.
Ketika berbicara dengan wartawan, Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya menyatakan, "Tentang kasus Warakas, ini sedikit kami bocorkan kepada rekan-rekan. Memang dugaan peristiwa itu terindikasi adanya keracunan."
Selanjutnya, Polisi melakukan uji toksikologi untuk mendalami kematian sekeluarga di Warakas. Uji toksikologi forensik adalah hasil dari prosedur laboratorium yang mengidentifikasi dan menghitung adanya cairan atau racun di dalam tubuh seseorang.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno G Sukahar menyatakan, "Iya betul dilakukan pengecekan (toksikologi) juga." Penelitian dilakukan untuk mencari tahu kandungan di dalamnya dan mendalami apakah korban meninggal karena keracunan atau tidak.
Hingga kini, sebanyak 10 saksi sudah diperiksa pihak kepolisian. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam dan menunggu hasil dari labfor (laboratorium forensik).