Saat ini ada 16 kantong jenazah yang dikirimkan ke Puskesmas Pasirlangu untuk diidentifikasi. Seluruhnya merupakan hasil evakuasi tim SAR gabungan yang terdiri dari BNPB, Polri, Brimob, dan TNI. Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat saat ini berada di pasir, yaitu Puskesmas Pasirlangu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa setelah proses postmortem, seluruh jenazah tersebut akan dicocokan dengan identitas korban secara manual maupun digital elektronik yang berdasarkan data tunggal kependudukan berupa KTP dan data antemortem dari pihak keluarga.
Saat ini telah berhasil diidentifikasi seorang kantong jenazah perempuan, yaitu Lina Lismayanti. Selain itu juga ada dua potongan tubuh, yakni tangan dan kaki yang masih dalam proses identifikasi. Sepanjang hari, sebanyak tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga mereka.
Sementara itu, jumlah korban hilang akibat banjir dan longsor Cisarua terus melonjak. Pihak BNPB dan Polda Jawa Barat masih melakukan upaya evakuasi yang sangat berat hingga saat ini.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa setelah proses postmortem, seluruh jenazah tersebut akan dicocokan dengan identitas korban secara manual maupun digital elektronik yang berdasarkan data tunggal kependudukan berupa KTP dan data antemortem dari pihak keluarga.
Saat ini telah berhasil diidentifikasi seorang kantong jenazah perempuan, yaitu Lina Lismayanti. Selain itu juga ada dua potongan tubuh, yakni tangan dan kaki yang masih dalam proses identifikasi. Sepanjang hari, sebanyak tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga mereka.
Sementara itu, jumlah korban hilang akibat banjir dan longsor Cisarua terus melonjak. Pihak BNPB dan Polda Jawa Barat masih melakukan upaya evakuasi yang sangat berat hingga saat ini.