Polisi Temukan Kerangka Rahang Diduga Milik Alvaro, Tunggul Kembali untuk Minta Analisis Forensis
Dalam penyelidikan kasus Alvaro Kiano Nugroho yang dinyatakan hilang sejak 6 Maret lalu, polisi menemukan kerangka diduga rahang milik Alvaro saat menyisir lokasi pembuangan jasad korban di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/11). Kerangka tersebut diperkirakan merupakan rahang bawah Alvaro yang masih memiliki ukuran anak-anak.
Dokter spesialis forensik RS Polri Kramat Jati, Mahardika, menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan lima sampel lain yang diduga berkaitan dengan Alvaro. Namun, sampel-sampel tersebut belum selesai dinilai dan memerlukan analisis forensik lebih lanjut.
"Untuk diduga ditemukan ada rahang bawah, di mana di rahang bawah itu untuk skalanya masih kecil sehingga curiganya itu adalah anak-anak sehingga kami perlu merontgen lagi dan koordinasi dengan dokter gigi forensik," kata Mahardika.
Polisi masih dalam proses penyelidikan kasus Alvaro, yang juga melibatkan ayah tiri korban, Alex Iskandar. Namun, sebelum itu, Alex justru mengakhiri hidupnya pada Minggu (23/11) dengan cara gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.
Dalam penyelidikan kasus Alvaro Kiano Nugroho yang dinyatakan hilang sejak 6 Maret lalu, polisi menemukan kerangka diduga rahang milik Alvaro saat menyisir lokasi pembuangan jasad korban di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/11). Kerangka tersebut diperkirakan merupakan rahang bawah Alvaro yang masih memiliki ukuran anak-anak.
Dokter spesialis forensik RS Polri Kramat Jati, Mahardika, menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan lima sampel lain yang diduga berkaitan dengan Alvaro. Namun, sampel-sampel tersebut belum selesai dinilai dan memerlukan analisis forensik lebih lanjut.
"Untuk diduga ditemukan ada rahang bawah, di mana di rahang bawah itu untuk skalanya masih kecil sehingga curiganya itu adalah anak-anak sehingga kami perlu merontgen lagi dan koordinasi dengan dokter gigi forensik," kata Mahardika.
Polisi masih dalam proses penyelidikan kasus Alvaro, yang juga melibatkan ayah tiri korban, Alex Iskandar. Namun, sebelum itu, Alex justru mengakhiri hidupnya pada Minggu (23/11) dengan cara gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.