Di apartemen selebgram Lula Lahfah, petugas keamanan menemukan tabung gas Whip Pink yang berisi nitrous oxide (N2O) kosong. Pada malam sebelumnya, korban itu baru pulang berobat setelah sakit dan kini ditemukan dalam posisi terlentang menyilang di atas kasur dengan berselimut putih. Profil DNA Lula ditemukan pada tabung gas tersebut, tetapi polisi tidak dapat membuktikan apakah korban menggunakan tabung itu.
Sebelumnya, petugas keamanan menemukan jenazah Lula dalam kondisi tidak bernyawa di lantai 25 sebuah apartemen di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara. Petugas pertama kali merasa curiga karena kamar korban terkunci, padahal berdasarkan keterangan saksi, korban masih dalam kondisi sakit dan baru pulang berobat.
Pemilik apartemen itu kemudian meminta bantuan pengelola untuk membuka pintu kamar korban. Saat petugas pertama kali menemukan Lula, mereka tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, tetapi menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI.
Kepolisian masih menelusuri asal-usul tabung gas Whip Pink tersebut dan telah memeriksa riwayat transaksi di ponsel Lula untuk memastikan ada pembelian yang valid. Namun, belum ditemukan bukti pembelian gas tertawa tersebut atas nama Lula.
Sebelumnya, petugas keamanan menemukan jenazah Lula dalam kondisi tidak bernyawa di lantai 25 sebuah apartemen di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara. Petugas pertama kali merasa curiga karena kamar korban terkunci, padahal berdasarkan keterangan saksi, korban masih dalam kondisi sakit dan baru pulang berobat.
Pemilik apartemen itu kemudian meminta bantuan pengelola untuk membuka pintu kamar korban. Saat petugas pertama kali menemukan Lula, mereka tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, tetapi menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI.
Kepolisian masih menelusuri asal-usul tabung gas Whip Pink tersebut dan telah memeriksa riwayat transaksi di ponsel Lula untuk memastikan ada pembelian yang valid. Namun, belum ditemukan bukti pembelian gas tertawa tersebut atas nama Lula.