Polisi Tangkap Penjual Obat Keras Ilegal di Sukabumi

Tangkap Penjual Tramadol di Sukabumi, Polisi Tegaskan Penindakan Harus Terus Dilakukan

Selasa malam, 20 Januari 2026, Pemuda berusia 19 tahun dari Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, ditangkap oleh Polres Sukabumi Kota karena penjualan obat keras ilegal. Penangkapan ini dilakukan oleh Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Tenda Sukendar di kawasan Jalan Raya Pelabuhan II, Kelurahan Lembursitu.

Menurut AKP Tenda, operasi penggeledahan di rumah kontrakan pelaku berawal dari kecurigaan petugas di lapangan. Petugas menemukan 550 butir Tramadol yang disembunyikan di dalam bagasi motor pelaku. Setelah itu, polisi langsung melakukan pengembangan dan menemukan banyak lagi barang bukti di rumah kontrakan tersebut.

Total barang bukti yang disita adalah 1.450 butir Tramadol, 940 butir Hexymer, 1 unit telepon genggam (sarana transaksi), dan 1 unit sepeda motor. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mendapatkan pasokan obat keras tersebut dari seseorang berinisial HIB untuk diedarkan di wilayah Sukabumi.

Penyidik masih melakukan pengembangan intensif guna membongkar jaringan pemasok di atasnya. Akibat perbuatannya, pelaku kini mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 435 _jointo_ Pasal 145 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, _jointo_ UU RI Nomor 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tindak Pidana. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

AKP Tenda menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan langkah tegas untuk menyelamatkan ribuan jiwa dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia menegaskan bahwa Polres Sukabumi Kota tidak akan memberi ruang bagi pelaku yang mencoba merusak masa depan masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan.
 
Gue pikir ini bukan cuma soal tentang penangkapan orang yang menjual tramadol, tapi juga tentang bagaimana kita bisa melihat diri sendiri dalam konteks ini. Apakah kita bisa mengakui bahwa kita semua memiliki kelemahan dan kesempatan untuk jatuh ke dalam penyalahgunaan? Mungkin ada orang di sekitar kita yang terlalu mudah menyerap obat-obatan ilegal, dan itu memang bukan cuma masalah pelaku, tapi juga ketauhan kita sendiri. Kenapa kita tidak bisa melihat bahwa banyak orang yang melakukan hal-hal sama seperti pelaku ini, tapi malah hanya menyadari ketika sudah terlambat. Apakah ini sebenarnya tentang peraturan dan hukum, atau apakah ini tentang memperbaiki diri kita sendiri? 🤔
 
Wah, penangkapan penjual Tramadol di Sukabumi ini, kayaknya udh terlalu lama sampai akhirnya pihak polisi ambil tindakan. Saya pikir itu perlu dilakukan dari jauh waktu dulu, tapi setidaknya akhirnya ada yang dihukum. Tapi kayaknya harus lebih serius lagi, karena kalau begitu penjual Tramadol masih banyak lagi, toga bawa kerugian bagi masyarakat. Dan, wajah pelaku ini nnt kembali? Saya rasa harusnya ada tindakan lebih kuat lagi, jadi tidak terjadi kesempatan lain buatnya melanggar hukum.
 
gampang banget, penjual tramadol lagi dipanggil ke polisi 🙄. siapa nih yang salah dengan menjual obat-obatan ilegal? kaya bikin masalah sendiri aja. tapi enaknya penangkapan ini karena bisa menghemat ribuan jiwa dari bahaya penyalahgunaan... atau mungkin karena polisi mau membuat banyak pengaruh dan penghasilan dari penjualan tramadol yang 'legal' di pasar ilegal 💸. siapa tahu, dengan cara ini bisa 'mengurangi' penjual ilegal menjadi pelaku 'legal' saja 🤣.
 
Wah, nggak kayaknya seseorang bisa ngeluhin banyak kalo pihak kepolisian bisa menangkap penjual tramadol di Sukabumi. Mau siapa aja yang mau pedulikan penjual obat keras ilegal dan membiarkannya bebas? Aku rasa itu sama seperti memberi wadah pada mereka buat terus bermain dengan api hingga kematian dari bahaya penyalahgunaan trama. Tapi aku nggak salah, malah pihak kepolisian yang harus ditekan untuk tidak terlalu berleluasa dalam penangkapan ini ya?
 
kira-kira siapa nih yang bisa bikin trammoad ilegal? 🤔 jangan lupa sih, polisi udah menangkapnya, sekarang udah di tahanan. 1.450 butir tramadol aja, gimana kalau itu banyak ya? 😳 mungkin dia harusnya mulai dari pedagang kecil sambil belanja, kaya kayaknya sih 🤣
 
Saya rasa penangkapan ini kayak gampangnya banget, aku pikir harus ada sistem peringatan yang lebih baik sebelum ada pelaku yang capek mencoba menjual obat-obatan ilegal. Tapi aku paham bahwa polisi harus selalu siap dan bergerak cepat untuk menghentikan hal-hal yang salah seperti ini 🚨. Dan aku rasa penindakan yang ketat ini kayaknya benar-benar perlu dilakukan, jangan sampai obat-obatan ilegal semakin populer di kalangan muda-muda, itu akan serius banget bagi kesehatan mereka 💉.
 
Maafnya, nggak enak lihat ada anak muda seperti itu yang jadi korban kekacauan obat keras di Sukabumi... Mungkin karena kita masih banyak banget penjual ilegal obat-obatan di Indonesia... Polres Sukabumi Kota udah bukti-buktinya, tapi nggak tahu kenapa masih banyak lagi pelaku yang berani mencoba jualan ilegal... Udah ada hukuman 15 tahun penjara, tapi mungkin tidak cukup untuk menghentikan kebiasaan tersebut... Aku pikir kita harus lebih gencar dalam penyelidikan dan pencegahan agar tidak ada lagi korban seperti itu...
 
heya omg ini sangat kejut banget nih! tramaodilah obat keras ilegal yang bisa bikin orang bunuh diri tapi apa lagi penjualnya langsung ditangkap? gak sabar mikir kapan polisi akan menemukan siapa yang bikin pasokan tramaod ini. kalau aku harus memilih, aku lebih percaya dengan pihak polisi karena mereka benar-benar peduli dengan keamanan masyarakat. tramaodilah tidak boleh dijual dan di gunakan untuk hal lain!
 
heh, 550 butir Tramadol itu nggak kecil kok 🤑 kayaknya pelaku itu sengaja memasok obat keras itu ke daerah Sukabumi. siapa aja yang tahu apa lagi barang bukti yang ada di rumah kontrakan tersebut? kira-kira ada apa, misalnya apakah ada catatan keuangan atau sesuatu yang menunjukkan bahwa pelaku ini benar-benar mendapatkan pasokan obat keras dari seseorang berinisial HIB? kayaknya pengembangan masih dalam tahap awal aja 🤔
 
Sudah nggak sabar banget lho! Tangkapan penjual tramadol itu harus jadi contoh bagai mana cara polisi menangkap pelaku narkoba di Sukabumi. Polres sukabumi kota siap-siap aja terhadap kasus narkoba, kan?

Mereka sudah bisa menggagah pelaku sebelum pelaku punya kesempatan untuk merusak banyak orang. Kita lihat hasilnya, 1.450 butir tramadol dan banyak lagi barang bukti yang disita. Itu bukti bahwa polisi di sukabumi benar-benar tidak bisa dilepasin 😂.

Saya bangga banget dengan polres sukabumi kota, mereka siap-siap terhadap kasus narkoba. Kita harus mendukung dan percaya padanya agar kita dapat memiliki masyarakat yang aman dan bebas dari bahaya narkoba 💯
 
Pikirku kalau ini bikin saya sedih, ya... siapa tahu ada orang yang masih butuh bantuan dari obat-obatan ilegal itu. Saya rasa penangkapan ini penting banget, tapi kita harus bantu mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan, gak? Sekolahku harus serius dalam pendidikan kesehatan, ya...
 
kembali
Top