Penyelidikan di pasar modal terus berlanjut. Sejak beberapa tahun terakhir, aparat telah mulai mengidentifikasi dan menangkap pelaku tindak pidana dalam operasional pasar yang tidak bertanggung jawab ini. Pada kesempatan ini OJK menyatakan bahwa mereka menghormati langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat khususnya di bidang pasar modal. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal agar dapat berjalan secara sehat, adil, dan berkelanjutan.
Penyelidikan yang dijalankan oleh Bareskrim Polri telah menetapkan tiga tersangka dalam dugaan melakukan tindak pidana pasar modal. Tersangka tersebut adalah DJ selaku Direktur Utama PT Minna Padi Aset Manajemen, ESO sebagai pemegang saham di PT MPAM; PT Minna Padi Investama; dan PT Sanurhasta Mitra serta EL yang merupakan istri dari ESO.
Menurut Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, transaksi saham yang dilakukan oleh PT MPAM menggunakan akun reksa dana antara ESO sebagai pemegang saham dan ESI yang merupakan adik dari ESO. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kerentanan dalam sistem pasar modal yang perlu diatasi agar dapat mencegah tindak pidana serupa di masa mendatang.
Dalam konteks ini, reformasi integritas pasar modal Indonesia sangatlah penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal. OJK memiliki tanggung jawab dalam memberikan perhatian serius terhadap penguatan pengawasan dan integritas pasar modal serta siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan semua pihak terkait untuk menjaga keadilan dan kestabilan pasar modal.
Penyelidikan yang dijalankan oleh Bareskrim Polri telah menetapkan tiga tersangka dalam dugaan melakukan tindak pidana pasar modal. Tersangka tersebut adalah DJ selaku Direktur Utama PT Minna Padi Aset Manajemen, ESO sebagai pemegang saham di PT MPAM; PT Minna Padi Investama; dan PT Sanurhasta Mitra serta EL yang merupakan istri dari ESO.
Menurut Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, transaksi saham yang dilakukan oleh PT MPAM menggunakan akun reksa dana antara ESO sebagai pemegang saham dan ESI yang merupakan adik dari ESO. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kerentanan dalam sistem pasar modal yang perlu diatasi agar dapat mencegah tindak pidana serupa di masa mendatang.
Dalam konteks ini, reformasi integritas pasar modal Indonesia sangatlah penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal. OJK memiliki tanggung jawab dalam memberikan perhatian serius terhadap penguatan pengawasan dan integritas pasar modal serta siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan semua pihak terkait untuk menjaga keadilan dan kestabilan pasar modal.