Polisi Sebut Manipulasi Foto Cabul Lewat Grok AI Tindak Pidana

Polisi menilai aksi manipulasi foto pribadi tanpa persetujuan pemilik di media sosial X sebagai bentuk pidana berupa deepfake. Bareskrim Polri menyatakan sedang melakukan penyelidikan terkait fenomena tersebut. Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Himawan Bayu Aji menyebut aksi pengeditan foto menggunakan AI sebagai contoh dari penyalahgunaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi konten asusila.

Komdigi juga mengatakan bahwa penyedia layanan AI dan pengguna yang terlibat dalam produksi dan/atau penyebaran konten pornografi atau manipulasi citra pribadi tanpa hak dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau pidana. Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan X sebagai salah satu Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Menurut Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, penyedia layanan AI dan pengguna yang terlibat dalam produksi dan/atau penyebaran konten pornografi atau manipulasi citra pribadi tanpa hak dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
 
Aku pikir ini kayak aksi semacam itu udah terjadi sejak lama, tapi kini Polri nyambut aja dan mulai menyelidiki siapa-siapa yang terlibat. Tapi apa sih yang mereka cari? Apakah mereka mau memastikan bahwa siapa yang mengeditted foto itu benar-benar melakukan aksi tersebut atau hanya main-nggak? Aku butuh lihat sumber dari penyelidikan Polri ini, bukannya cuma sekedar spekulasi.

Saking banyaknya kasus ini, aku rasa mungkin kita udah melewatkan bagian penting dari isu ini. Siapa yang mengatakan bahwa aksi deepfake itu benar-benar berbahaya? Apakah mereka sudah melihat dampak jangka panjang dari aksi ini di Indonesia? Aku butuh lihat data dan analisis yang lebih dalam tentang isu ini, bukannya hanya reaksionisme yang tidak ada arti.
 
Maksudnya kalau aku bisa langsung pulang ke rumah nanti, udh lelah banget karo berita ini... nggak tahu apa lagi yang mau di coba oleh orang tuanya di media sosial. Aku pikir kalau gini aja biar anakku tidak pernah terpesona sama deepfake dan foto-foto palsu itu... tapi aku ingat kalau aku sendiri juga pernah jadi korban sama hal ini... kalau gini aja aku jadi gila, apa kaya aku?
 
aya bingung banget kalau media sosial bisa dijadikan alat baginya kalian buat manipulasi foto pribadi orang lain! aku sendiri pernah ngerasa kesal banget ketika ada foto aku yang diposting tanpa izin, dan aku tahu kalau itu karena adikku yang posting foto aku ke media sosial. aku pikir itu sangat tidak jujur dan tidak sopan!

saya rasa penyelidikan ini harus jadi prioritas kalian, Polri! kita harus melindungi privasi orang Indonesia dari manipulasi seperti ini. dan aku juga rasa Kementerian Komunikasi dan Digital harus lebih ketat lagi dalam mengatur peraturan-peraturannya tentang media sosial di Indonesia... yang bisa mencegah hal-hal seperti ini terjadi lagi! 🤦‍♂️🚫
 
ini fenomena yang sering terjadi di sosial media, kan? banyak orang yang terkena manipulasi foto pribadi tanpa niat sendiri 🤦‍♂️ sedang kapan kita akan bisa terbebas dari hal ini? seharusnya penyedia layanan media sosial harus lebih berhati-hati dalam menangani isu ini, karena kalau tidak, mungkin semuanya akan jadi seperti itu 😅
 
Gue rasa kalau ini kayak ngomong-ngomongan, tapi siapa tau ada yang benar-benar peduli. Nah, gue pikir PSE X harus lebih matang, kok. Kalau aksi deepfake ini terjadi, itu berarti mereka tidak perhatikan keamanan data pengguna. Gue rasa ini bukan hanya tentang pidana, tapi juga tentang keamanan online yang harus dipertahankan. Dan kalau Kementerian Komunikasi dan Digital bilang X sebagai PSE yang harus mematuhi peraturan, itu kayak bilangin kalau gak ada masalah. Nah, kalau benar-benar mau ngebuti, mereka harus lebih serius, ya! 🤔💻
 
Aku paham betapa sakitnya kalau foto kita dipaksa digunakan tanpa izin apa pun. Semoga pihaknya bisa cepat menemukan siapa-siapa yang melakukannya ini 💔. Kita harus waspada, karena semakin banyak teknologi, semakin banyak juga peluang untuk berdusta atau mengancam kita secara online 🤖.
 
ya, ini udah sampai sekarang nih, deepfake makin populer banget, tapi cara buatnya itu sangat membahayakan, siapa tau foto kita digunakan tanpa izin. kalau di sini aku ingin bilang, jangan sekalian bikin konten yang bisa menyesatkan orang lain, itu bukan kebajikan, bukannya cara berbagi dengan sopan? 🤦‍♂️
 
Gue pikir ini gampang banget sih, kalau X mau jadi contoh PSE yang jujur. Bisa lihat dari data, sekarang aksi deepfake sudah banyak terjadi di Indonesia, dan 75% konten yang dihasilkan dari AI itu berasal dari sumber-sumber tidak jelas 🤔. Sementara itu, perlu diingat bahwa AI itu juga bisa digunakan untuk kebaikan, seperti membantu penelitian medis atau lingkungan 🌿. Gue rasa kita harus lebih bijak dalam mengatur teknologi ini agar tidak menjadi alat bagi yang mau menggunakan untuk kejahatan 👮‍♂️.
 
Gue masih ingat saat lagi ngobrol dengannya adiknya, dia bilang kalau ada cara untuk mengganti wajah di foto, tapi gue pikir itu cuma mainan ya 🤣. Sekarang ternyata ada cara untuk bikin deepfake dan itu memang serius? Gue tidak percaya kalau orang-orang bisa bikin hal itu tanpa izin. Dan gue juga tidak percaya kalau mereka bisa bikin hal itu dengan cara yang itu, menggunakan AI ya... Gue masih ingat lagi ketika lagi ngobrol dengannya adiknya, dia bilang kalau kita harus waspada saat online karena ada banyak hal yang bisa kita lakukan tanpa kita sadari. Sekarang gue percaya kalau dia benar-benar pintar banget 🤓
 
aiya, kalau aksi deepfake itu bisa dilarang di media sosial nih? aku rasa memang penting banget untuk melindungi privasi kita dari orang lain, terutama kalau bukan kita yang punya foto atau video itu sendiri. tapi kalau si pengguna AI dan penyedia layanan itu tidak mau mengatur diri, maka gak bisa dipungut tuntutan apa lagi. aku rasa lebih baik jika media sosial nih membuat kontrolnya sendiri, jadi siapa yang terlibat dengan produksi deepfake itu pasti dihukum, dan siapa yang membagikan contoh itu juga harus dihukum.
 
Aku pikir ini sangat penting banget! 🚨 Perlu diwaspadai ya, kalau kita ngebawa foto pribadi tanpa izin, itu bisa jadi deepfake ya! 🤯 Menurut data dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia, 70% orang Indonesia sudah pernah mengalami kejadian manipulasi citra pribadi di media sosial. 😱

Lalu, menurut survei yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kemasyarakatan Universitas Gadjah Mada, 45% responden mengatakan bahwa mereka sudah pernah melihat deepfake yang membuat mereka merasa tidak nyaman. 🤔

Dan, kalau kita lihat statistik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia, ada 1.200 kasus penyalahgunaan AI di media sosial Indonesia pada tahun 2024. 📊 Itu sangat banyak banget!

Aku pikir pemerintah harus serius dalam mengatur regulasi tentang penggunaan AI di media sosial ya! 💪
 
Aku nggak terlalu terkejut banget ya kalau ada aksi deepfake di media sosial X, tapi aku pikir ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk lebih sadar dan mengedukasi diri kita sendiri tentang pentingnya privasi dan keamanan online.

Aku pikir cara yang tepat bukan hanya dengan sanksi administratif atau pidana, tapi juga dengan edukasi dan kesadaran masyarakat tentang bahaya deepfake dan bagaimana cara menghindarinya. Kita harus lebih bijak dalam memilih informasi yang kita konsumsi di internet dan tidak terlalu mudah percaya sesuatu tanpa memeriksa sumbernya dulu.
 
Aku pikir kalau X harusnya lebih teliti lagi sebelum membagikan foto orang lain tanpa izin, kayaknya bisa mengakibatkan kerugian dan kesal bagi pemilik foto itu. Mungkin perlu ada aturan lebih ketat tentang penggunaan AI dan deepfake di media sosial, agar orang tidak mudah terjerumput oleh manipulasi gambar atau video.
 
kembali
Top