Polisi masih berupaya untuk memecahkan teka-teki dalam kasus teror Bangkai Ayam dan Bom Molotov yang dialami oleh DJ Donny di rumahnya. Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa lima orang saksi, namun identitas mereka tidak diketahui saat ini.
Kombes Iman Imanuddin mengatakan bahwa para saksi yang diminta untuk diperiksa tersebut adalah lima orang, yakni orang-orang yang mengetahui, mendengar, dan mengalami aksi teror tersebut. Namun, dia tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang siapa mereka.
Saat ini, polisi masih menganalisa rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk memastikan apakah ada bukti-bukti yang cukup untuk mendakwa seseorang terkait kasus teror tersebut. "Kami masih melakukan proses penyelidikan untuk fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik kami," kata Iman.
DJ Donny, korban teror Bangkai Ayam dan Bom Molotov, melaporkan rangkaian aksi tersebut ke Polda Metro Jaya. Dia menjelaskan bahwa aksi teror dimulai dari pelemparan bangkai ayam yang dilempar oleh aneh di rumahnya pada Senin lalu. Selain itu, dia juga menyebutkan ada tulisan dengan nada ancaman dan foto dirinya yang digambar seperti disayat. Kemudian, teror berlanjut dengan bom molotov ke rumahnya pada Rabu dini hari.
Donny mengatakan bahwa ia belum membersihkan pecahan kaca dan sisa bom molotov tersebut untuk membantu proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dia juga menyebutkan bahwa aksi teror ini bukan hanya berdampak pada dirinya sendiri, melainkan juga mengancam keluarga dan orang sekitar.
"Siapa yang melakukan aksi teror ini harus dihukum sesuai hukum," kata Donny.
Kombes Iman Imanuddin mengatakan bahwa para saksi yang diminta untuk diperiksa tersebut adalah lima orang, yakni orang-orang yang mengetahui, mendengar, dan mengalami aksi teror tersebut. Namun, dia tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang siapa mereka.
Saat ini, polisi masih menganalisa rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk memastikan apakah ada bukti-bukti yang cukup untuk mendakwa seseorang terkait kasus teror tersebut. "Kami masih melakukan proses penyelidikan untuk fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik kami," kata Iman.
DJ Donny, korban teror Bangkai Ayam dan Bom Molotov, melaporkan rangkaian aksi tersebut ke Polda Metro Jaya. Dia menjelaskan bahwa aksi teror dimulai dari pelemparan bangkai ayam yang dilempar oleh aneh di rumahnya pada Senin lalu. Selain itu, dia juga menyebutkan ada tulisan dengan nada ancaman dan foto dirinya yang digambar seperti disayat. Kemudian, teror berlanjut dengan bom molotov ke rumahnya pada Rabu dini hari.
Donny mengatakan bahwa ia belum membersihkan pecahan kaca dan sisa bom molotov tersebut untuk membantu proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Dia juga menyebutkan bahwa aksi teror ini bukan hanya berdampak pada dirinya sendiri, melainkan juga mengancam keluarga dan orang sekitar.
"Siapa yang melakukan aksi teror ini harus dihukum sesuai hukum," kata Donny.