Polisi Pastikan Cacahan Duit di TPS Bekasi Uang Asli Cetakan BI

Pemutusan Kasus Cacahan Uang di TPS Bekasi, Uang Asli dari BI Dijelajahi

Polisi Metro Bekasi telah menyelesaikan penyelidikan tentang cacahan uang yang ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Hasil penyelidikan tersebut, dipastikan uang tersebut adalah asli dari Bank Indonesia (BI).

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni menyatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan BI untuk memastikan keaslian uang tersebut dan seharusnya dimusnahkan oleh BI. Namun, karena tidak ada orang yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan tersebut, BI harus bekerja sama dengan pihak ketiga untuk membuang cacahan uang tersebut.

"Uang lama dari BI, seharusnya dibuang ke Bantargebang, tetapi karena pihak yang di-hire (rekrut) untuk membuang, dibuang ke lokasi kemarin," ungkap Kombes Sumarni.

Sebelumnya, jajaran Polsek Setu telah mengunjungi lokasi kejadian dan menemukan cacahan uang Rp50.000 dan Rp100.000 dalam berbagai karung. Bahkan, ada yang sudah bercampur dengan sampah di TPS tersebut. Jadi, polisi sempat mengambil sampel uang tersebut untuk dilakukan uji laboratorium forensik (Labfor).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan proses pendalaman masih berlangsung dan pihaknya juga menanyakan keterangan saksi-saksi, termasuk pemilik lahan dan pengelola, serta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk menelusuri asal-usul material tersebut.

Langkah pengamanan dilakukan oleh polisi untuk mencegah penyalahgunaan material dokumen negara tersebut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
 
Saya rasa ini kayak kegiatan kriminal yang nggak sengaja ya... kalau uang asli dari BI dibuang ke lokasi yang salah, itu sama aja dengan membahayakan lingkungan dan masyarakat di sekitar. Maka dari itu, seharusnya pihak yang bertanggung jawab seperti BI langsung mengambil tindakan untuk membuang uang tersebut ke tempat yang benar. Saya rasa ini juga perlu ada pertimbangan terkait dengan dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat. ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Kasus ini memang kayaknya agak aneh kan? Uang asli dari BI yang jatuh ke TPS liar itu nggak perlu dikejar-kejar, kok bisa dimusnahkan langsung oleh BI aja, dan siapa pun yang bertanggung jawab harus buang uang tersebut ke tempatnya yang benar. Saya kira birokrasi banget deh di sini...
 
Saya pikir gini, uang asli dari BI itu kalah kalah banget sih. Bagaimana kalau siapa saja yang menemukan bisa langsung mengambil nanti ke Bantargebang? Atau kalo bisa dilakukan secara online juga keren sih. Tapi ini malah dipilih oleh pihak yang di-hire untuk mengambil, dan lalu dibuang ke lokasi kemarin aja... Sepertinya ini lebih mirip dengan penjualan daripada proses penghapusan yang seharusnya dilakukan.
 
๐Ÿค” aku pikir ini benar-benar serius, sih... 50k dan 100k uang asli BI dibawa ke TPS Bekasi, apa mau dibilang ganti buah atau ganti daging? ๐Ÿค‘ Polisi harus bisa menebak siapa yang di-hire untuk membuang cacahan uang ini, kalo ada yang salah, mereka harus bertanggung jawab. Dan kalau uang asli BI dibawa ke TPS, itu berarti ada penyelewengan, apalagi karena ada sampah dan karung yang sama sekali tidak cocok untuk menyimpan uang. ๐Ÿšฎ Aku harap BI bisa memastikan semua proses ini sudah benar-benar dilakukan dengan baik, biar jangan lagi kejadian seperti ini. ๐Ÿ’ฏ
 
Kasus ini seru banget ๐Ÿค”. Uang asli dari BI bisa jadi temuan yang sangat penting, tapi bagaimana caranya kita bisa yakin bahwa itu benar-benar uang asli? Polisi bisa jadi harus bekerja sama dengan BI untuk memastikannya, tapi juga harusnya ada orang yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan tersebut. Seharusnya tidak perlu pihak ketiga yang harus dibantu biar uang itu bisa dimusnahkan ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ.
 
Aku pikir ini masih kenyataan nyata dari sistem pencucian uang, aku rasa BI sudah melakukan langkah yang tepat dengan menuntut asal usul uang tersebut dan meminta bantuan dari pihak ketiga untuk menghancurkannya. Aku juga merasa Kapolres Metro Bekasi harus diapresiasi karena ia langsung bekerja sama dengan BI dalam penyelidikan ini. Tapi, aku masih khawatir karena ada orang yang tidak bertanggung jawab yang membuang uang tersebut ke lokasi lain bukan ke tempatnya yang seharusnya dibuang. Aku harap BI dan pihak berwenang dapat menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan aman ๐Ÿ’ช๐Ÿฝ
 
aku sibuk banget nanti pergi berbelanja di Mall Taman Anggrek, mau beli aja ga tahu apa yang penting nih... aku suka sekali makan siomay di sini, tapi aku pikir kalau biaya siomay makin mahal, aku malah tidak ngerasa mau makan lagi nih... mungkin aku hanya cerdas banget sengaja tidak membeli siomay hehe
 
Saya pikir ini malah bikin kesan bahwa sistem kerja kementrian BI sedang berantakan banget! Bagaimana bisa uang asli dari BI bisa jatuh ke tempat pembuangan sampah liar seperti itu? Dan pihak yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan, siapa lagi? Itu malah bikin saya curiga ada kerusakan dalam proses pelaksanaan. Saya rasa BI harus lebih serius dalam mengelola uang aslinya agar tidak jatuh ke tempat-tempat yang tidak pantas seperti itu ๐Ÿ˜•.
 
Kalau punya uang asli dari BI, kenapa tidak ada orang yang mau mengambil tindakan? Bayar dulu sebelum membuang ya? ๐Ÿค” Saya pikir itu juga salah, jangan sampah-sampah uang asli, harus dipulihkan. Belum berapa lama uang tersebut ada di sana? Kalo ini terjadi lagi, tentu semua orang akan kecewa dan tidak percaya pihak yang bertanggung jawab... ๐Ÿ˜”
 
Saya pikir ini benar-benar mengecewakan, apalagi ketika uang asli dari BI itu dipecahkan begitu saja. Mereka harus memastikan keaslian uang tersebut sebelum membuang, tapi mereka malah langsung mengambil keputusan tanpa ada saksi atau bukti yang cukup. Ini seperti mengabaikan proses hukum yang telah ditetapkan.
 
aku kira sih bi jadi kayaknya harus ngeluarin uang cacahan itu ke tempat sampah bukan di Bantargebang ya ๐Ÿ˜‚... tapi mungkin aku salah, nanti bi bisa juturnya dengan pemerintah... kalau gini kayaknya bi harus bekerja sama dengannya aja ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. aku ingat aja sih ada peraturan yang dihitung dalam uang bicara itu, apalagi kalau sudah dicampur sama sampah... kalo uang itu asli dari bi tentu harus dimusnahkan dengan benar aja ๐Ÿ’ธ.
 
Gue pikir ini bukan cuma kasus uang cacahan, tapi ada sesuatu yang janggal di balik. BI pasti punya sistem yang baik untuk mengendalikan uang-uangnya, jadi kenapa harus bekerja sama dengan polisi untuk membuang? Mungkin ada orang yang berniat salah? ๐Ÿค”

Dan siapa bilang siapa itu yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan? Polisi, BI, atau mungkin ada yang lain? Gue pikir ini adalah kesempatan besar bagi mereka yang ingin melakukan sesuatu yang tidak jelas. Dan gue juga rasa pihak ketiga yang bekerja sama dengan polisi pasti memiliki motive yang tidak jelas... ๐Ÿ˜’
 
[ASCII art: uang dengan garis-garis berwarna merah]

aku pikir ini gampang ya! uang asli dari BI, harus dimusnahkan saja! tapi apa yang terjadi? ada yang ngerasa takut karena nggak ada orang bertanggung jawab, jadi harus dipinjamin oleh pihak ketiga. kayaknya ini kalau dipecah akan lebih cepat aja!

[ASCII art: koran dengan garis-garis berwarna hijau]

saya rasa ini perlu ada transparansi lebih banyak! siapa yang bertanggung jawab? siapa yang ngambil tindakan? kita harus tahu apa yang terjadi dulu sebelumnya!
 
Gue pikir ini salah satunya contoh konsep #KemajuanNegaraRakyat ya... BI dan Polres Metro Bekasi bekerja sama nyaman untuk memastikan keaslian uang asli yang ditemukan di TPS liar. Walaupun ada kesalahan, tetapi jangan lupa mereka juga sedang mencoba memahami dari mana asal material tersebut #KorupsiTidakCukupBisaMenutupIstana

Gue rasa pihak BI harus lebih berkomunikasi dengan masyarakat tentang hal ini, biar kalau ada yang bingung sama uang asli itu. Sementara itu, Polres Metro Bekasi bisa memperbaiki proses pengamanan dokumen negara supaya tidak ada lagi kesalahan seperti ini #Transparansi

Aku rasa ini semua adalah bagian dari upaya #KemajuanNegaraRakyat yang harus kita lakukan bersama-sama, jangan hanya tunggu pemerintah tapi kita juga perlu berpartisipasi #PartisipasiSederhana
 
Pagi ya, aku masih bingung juga apa yang terjadi di Bekasi. Waduh, uang asli dari BI jadi kacau di TPS liar. Aku harap kalau semua beres, biar tidak ada yang kejutan, kayak nanti kakek ketakutan aja ๐Ÿ˜….

Aku penasaran siapa yang bertanggung jawab buat uang itu bawa ke TPS. Kalau gak sih, aku rasa BI deh harus ngajak pihak ketiga untuk membantu buang. Aku seneng banget kalau bisa selesai aja tanpa ada kerumunan. Kalo gak, aku harap polisi bisa ngerapat dengan siapa-siapa yang bertanggung jawab, supaya ini jadi contoh baik ๐Ÿ˜Š.
 
Kalau biar uang itu dibuang dulu, toh kapan kan tahu asal-usulnya? Polisi gak bisa tahu siapa yang bertanggung jawab kayak gini. BI juga gak bisa ngerti apa artinya uang itu jadi sampah. Kalau mau tahu asal-usulnya, toh harus ada saksi atau bukti yang jelas. Tapi sekarang hanya sampah aja...
 
ini benar-benar keberuntungan banget kalau uang asli BI ditemukan dan sudah di-solusikan ๐Ÿ™Œ. tapi ayo kita ingat, ini bukan sekedar soal uang, tapi juga tentang kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, jadi bukan cuma uang yang rusak, tapi juga lingkungan kita yang harus dijaga ๐ŸŒŽ๐Ÿ’š.
 
kembali
Top