Makanya jurnalis kena tangkap? Saya nggak paham sih. Berapa kali kita lihat mereka berbicara tentang isu-isu sosial dan politik di media. Kita aja baca di koran atau tonton di TV, tapi jadi korban karena karirnya? Itu aneh banget.
Saya ingat ketika saya masih SMA, ada juga temen-temanku yang ingin menjadi fotografer atau penulis, tapi ternyata sulitnya sukses dan banyak uang yang dibutuhkan. Mungkin jadi jurnalis bukanlah karir yang stabil, kan?
Tapi, apa yang salah dengan jurnalis Morowali? Saya rasa mereka hanya ingin melaporkan tentang kehidupan masyarakat di daerah tersebut, tapi ternyata itu sudah tidak terkait dengan profesi. Saya nggak paham bagaimana caranya polisi bisa menghubungkan mereka.
Saya rasa ini masalah yang lebih luas, bukan hanya tentang jurnalis Morowali. Jadi bagaimana caranya kita bisa memberikan dukungan dan perlindungan bagi jurnalis yang bekerja di daerah-daerah tersebut?