Polisi Jelaskan Kronologi Pramugari Batik Air Gadungan di Soetta

Pada Selasa, 6 Januari 2026, pukul 18.20 WIB, Polisi menyelidiki kasus seorang pramugari gadungan di dalam pesawat rute Palembang - Jakarta dari Batik Air. Perempuan bernama Khairun Nisa ditegur oleh kru pesawat karena seragam yang ia kenakan berbeda dengan seragam yang disediakan oleh PT Lion Grup.

Kemudian, Kru tersebut melaporkan ke Avsec dan Khairun Nisa dilakukan proses penumpang turun dan dibawa ke Kantor Polres Kota Bandara Soetta untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono menyatakan bahwa dari keterangan Khairun Nisa, dia mendapatkan seragam tersebut dari seorang yang dikenalnya dan menjanjikan akan membantu mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari.

Khairun Nisa sendiri telah memberitahukan kepada orang tuanya tentang pekerjaan pramugari yang sudah didapatkannya, meskipun dia masih tidak yakin bahwa ia adalah korban penipuan. Yandri juga menyatakan bahwa Khairun Nisa merasa malu ketika menggunakan seragam tersebut dan mengunggahnya di media sosial.

Sementara itu, Kasus penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang menawarkan pekerjaan sebagai pramugari dengan uang Rp30 atau Rp40 juta masih belum jelas.
 
Gue rasa gini bikin kasus yang panas banget ya! Kita udah tahu bahwa banyak orang yang jadi korban penipuan, tapi kenapa kasusnya ini jadi sorotan media? Gue pikir si Khairun Nisa sudah nyangkat dirinya sendiri dari penipuannya, tapi ternyata masih ada yang tidak beres. Saya rasa pengawas kru pesawat harus lebih hati-hati dalam memeriksa peralatan yang dikenakan oleh pramugari, dan juga harus ada sistem yang lebih baik untuk melaporkan kasus-kasus seperti ini. Jadi kalau Khairun Nisa jadi korban penipuan, itu bukan pertama kalinya dan kalau gak ada tindakan dari pengawas kru pesawat, itulah yang menjadi masalahnya πŸ˜•
 
Gue pikir kayaknya gue harus bilang hal ini juga, seragam apa sih buat dicuri? Kalau dia justru beli sendiri di mana sini punya? Gue ragu-ragu banget kalau ada yang seragam tersebut dari pakej pakai. Dan, apa benar dia bisa langsung pulang ke rumah setelah ini semua? Aku pikir gue harus coba nanyakin dulu siapa yang pasti yang jual seragam itu kan?
 
Lohh, apa kabar dari Pramugari Khairun Nisa yang dipaksa pakai seragam asing? πŸ€” Kita harus berhati-hati saat cari pekerjaan ya, banyak penipuan yang ada di luar sana. Saya rasa yang penting adalah kita harus memeriksa kemurnian sumber informasi dan tidak terburu-buru menyerah. Jangan kehilangan wawancara karena takut gagal bisa mendapatkan pekerjaan ya, tapi jangan kalah juga dengan penipuan seperti ini... 🚫
 
Gue pikir ini kasus yang bikin perasaan gak enak, tapi gue curiga apa benar apa salah. Seragam dari Lion Grup ini apa benar-benar mahal dan tidak bisa dipinjamkan? Gue nggak percaya kalau Khairun Nisa itu sendiri yang membelinya dengan uang Rp30 juta. Sama-sama, mungkin ada yang menipunkan dia untuk membeli seragam itu. Yang penting adalah korban kasus ini sudah bisa berada di tempat yang aman. Polisi harus terus sambut dan tuntas kasus ini agar tidak ada yang kembali melakukan penipuan seperti ini lagi 🚨
 
Aku pikir ini masalah yang bisa diatasi dengan cara yang lebih bijak. Siapa yang bilang bahwa seragam kru pesawat harus identik? Mungkin si Khairun Nisa itu malu karena ada kesalahan kecil, tapi seharusnya dia tidak perlu merasa malu atau bahkan ditangkap oleh polisi. Saya rasa apa yang perlu diubah adalah bagaimana cara kita mengadakan penipuan seperti ini. Tapi apa yang harus kita lakukan kalau ada orang yang melakukan hal ini? Kita harus membantu si Khairun Nisa, tapi juga kita harus menghormati kru pesawat dan tidak membuat mereka merasa dirugikan. πŸ€”πŸ’Ό
 
Haha, seragam berbeda aja kayak gak ada masalah! πŸ˜‚ Kamu bilang dia pakai seragam yang salah, tapi mungkin kamu juga gak punya seragam yang pas, kan? 🀣 Sama-sama, kalau mau pakai seragam yang salah juga bisa, asalkan kamu tidak jadi korban penipuan aja! πŸ€‘ Polisi sebenarnya harus fokus pada kasus penipuan itu, tapi gak sabar-sabar ya? πŸ™„ Jangan rada memaksa Khairun Nisa sih, mungkin dia juga bisa jujur tentang apa yang terjadi. πŸ’β€β™€οΈ
 
Gak bisa banget ya... Saya rasa seragam itu tidak apa-apa, tapi apa yang penting adalah Khairun Nisa sudah merasa malu dan kesal karena itu. Saya harap dia bisa pulang ke rumah dengan baik dan tidak terlalu bingung. Saya juga harap kasus ini bisa segera ditutup dan tidak ada yang lebih parah lagi. Yang penting adalah dia aman dan nyaman 😊
 
πŸ˜” Saya rasa itu buat dia jadi bingung banget, ya! Siapa nanti yang menipunkannya sama seragam itu? Dan siapa nanti yang memberitahu dia tentang kesempatan pekerjaan itu? Itu memang sulit banget jika kamu jatuh cinta sama pekerjaan dan kamu perlu uang untuk hidup. πŸ€• Saya harap pihaknya bisa menemukan penipun itu dan memberikan solusi yang tepat bagi Khairun Nisa. Semoga dia tidak terluka lagi πŸ˜”
 
Gue rasanya kasus ini kayak kejadian sederhana tapi ternyata ada banyak hal yang bisa dibicarakan πŸ€”πŸ“Š. Gue coba buat chart tentang persentase korban penipuan di Indonesia, dan hasilnya cukup mengejutkan! πŸ“ˆ

Dari data LKIP (Lembaga Kebijakan, Keluarga, Isi, dan Pertumbuhan), pada tahun 2024 ada 234.000 orang yang terkena penipuan dengan total kerugian Rp1,3 triliun! πŸ€‘

Tapi, jika kita lihat dari segi perusahaan yang menjadi korban, PT Lion Grup saja memiliki 15 kasus penipuan dalam 2 tahun terakhir, dengan total kerugian Rp500 miliar! πŸ’Έ

Dan siapa tahu, mungkin Khairun Nisa yang kejadian ini bisa jadi salah satu dari korban penipuan tersebut... tapi kita harus lebih berhati-hati dan waspada saat memilih pekerjaan, ya! πŸ€·β€β™€οΈπŸ“Š
 
Mengenai kasus ini, aku rasa sudah cukup parah ya kalau seorang perempuan harus mengalami hal seperti ini. Kalau gak ada transparansi dari pihak yang menawarkan pekerjaan itu, maka aku rasa sudah ada masalah besar. Bagaimana kalau Khairun Nisa udah memberitahu orang tuanya tentang pekerjaannya dan masih terus diganggu oleh hal ini? Aku rasa lebih penting bukan hanya mengutamakan penipuan tapi juga keamanan dan keselamatan dari perempuan yang menjadi korban ini. Saya juga ingin tahu siapa sih orang tersebut yang menawarkan pekerjaan itu dan bagaimana caranya bisa terus berulang. Aku rasa harus ada penanganan lebih lanjut dari otoritas terkait agar hal ini tidak terjadi lagi di masa depan πŸ€¦β€β™€οΈ
 
Hmmppp, seragam kru pesawat itu apa sih? Kenapa Khairun Nisa harus mengenakannya? Maksudnya dia nggak ada kerja sebagai pramugari kan? Atau apa dia bisa nggak menebak kalau dia ditempatkan di sana? Aku pikir dia malu karena seragam itu, tapi sekarang aku juga malu untuk siapa aja! πŸ€¦β€β™€οΈ
 
Apa kejadian ini bisa jadi ciri tanda bahwa semoga-semoga sistem pendidikan dan pelatihan kita bisa lebih baik lagi di masa depan, kan? Jika sih khairun nisa malu menggunggah gambar seragam itu, berarti dia udah sadar kalau ada sesuatu yang salah. Sementara itu, kalau ada yang menipu agan dan istriannya untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan udah bukti bahwa sistem kita tidak lancar banget πŸ€”
 
Makasih udh tahu nih, suatu hal yang paling berat sekali adalah ketika anak kita jadi korban penipuan seperti kasus gadungan di pesawat itu. Mesti jaga akses informasi kita untuk anak-anak kita agar tidak terlalu mudah diculik oleh orang yang bertujuan tidak baik. Sebaiknya kita harus selalu memantau aktivitas anak-anak kita di media sosial dan jangan biarkan mereka mengunggah foto atau video yang bisa jadi membuat mereka menjadi korban penipuan seperti ini.
 
Aku pikir ini semua jadi sesuatu yang nggak beres, yah! Kru pesawat itu apa aja? Membuat korban penipuan ini terus malu-malu nanti siapa tahu? Dan siapa yang bilang Khairun Nisa harus menggunakan seragam yang sama? Mungkin ada sesuatu yang nggak diungkapkan, mungkin ada uang yang dibongkar dari korban ini... Aku pikir ini kasus penipuan yang lebih besar daripada apa aja! πŸ€”
 
iya bro... kasus ini agak serius banget. si khairun nisa benar-benar tidak yakin apa yang terjadi? dia bisa juga buat kesalahan sendiri, kan? tapi itu gak apa-apa, kru pesawat dan polda punya tanggung jawab untuk memastikan hal ini.

saya pikir apa yang penting adalah si khairun nisa bisa mengunggah foto seragam tersebut ke media sosial dan membuat orang lain tahu tentang kesalahan yang terjadi. itu akan membantu agar kasus ini tidak berlanjut lagi, kan?
 
Aku pikir Khairun Nisa udah cukup pintar banget! Ia bisa langsung mengunggah foto seragam itu di media sosial dan membuat kebuntuan. Aku rasa dia bukan korban, tapi yang bijak banget. Sementara itu, PT Lion Grup juga tidak perlu khawatir, karena siapa pun yang mau jadi pramugari pasti udah tau tujuan utamanya adalah uang.
 
Pesan dari saya, kamu gak tahu apa arti dari kesabaran, tapi kalau kamu lupa memakai seragam kru pesawat, kamu harus sabar dan mengerti juga dirimu sendiri. Tapi, yang bikin aku sedih banget adalah, karena orang tua khairun nisa itu seharusnya lebih sabar dan jujur dengan anak mereka. Mereka seharusnya bilang ke anak mereka kalau seragam kru pesawat berharga banyak uang, tapi tidak boleh dipinjamkan. Kita harus belajar dari kesalahan orang lain, agar kita tidak melakukan hal yang sama di masa depan πŸ™
 
kembali
Top