Pada Selasa malam, saat terjadi penumpangan di Soetta, seorang penumpang yang tidak diketahui identitasnya berjalan menuju ruang kabin. Dia mengenakan seragam pramugari Batik Air yang menyerupai rok pramugari. Penumpang ini kemudian ditemukan berdansa dengan seragam tersebut dan bahkan mengunggah foto-foto yang dibawa seorang penipu ke media sosial untuk meminta bantuan uang.
Kasatreskrim Polres Bandara Soetta menyebutkan bahwa penumpang itu bernama Khairun Nisa, perempuan muda yang memiliki wawancara dengan maskapai Batik Air. Menurut mereka, dia mendapatkan seragam ini dari seorang penipu dan telah memberitahukan kepada orang tuanya bahwa sudah berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari.
Pada awalnya, Khairun Nisa mengaku akan melepas seragam tersebut jika sudah sampai di bandar tujuan. Namun, dia kemudian meminta bantuan uang dari teman-temannya dan mengunggah foto-foto yang dibawa penipu ke media sosial.
Penyelidikan ini masih berlangsung dan tidak dikonfirmasikan apakah ada hubungan dengan maskapai Batik Air.
Kasatreskrim Polres Bandara Soetta menyebutkan bahwa penumpang itu bernama Khairun Nisa, perempuan muda yang memiliki wawancara dengan maskapai Batik Air. Menurut mereka, dia mendapatkan seragam ini dari seorang penipu dan telah memberitahukan kepada orang tuanya bahwa sudah berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari.
Pada awalnya, Khairun Nisa mengaku akan melepas seragam tersebut jika sudah sampai di bandar tujuan. Namun, dia kemudian meminta bantuan uang dari teman-temannya dan mengunggah foto-foto yang dibawa penipu ke media sosial.
Penyelidikan ini masih berlangsung dan tidak dikonfirmasikan apakah ada hubungan dengan maskapai Batik Air.