Polisi Hentikan Kasus Guru di Tangsel yang Dilaporkan Wali Murid

Tangsel: Penyelidikan Kasus Guru SD Dihentikan, Wali Murid Tetap Berhak. Polres Tangerang Selatan menghentikan penyelidikan kasus guru SD bernama Christiana Budiati yang meliput tuduhan kekerasan psikis terhadap anak-anak. Penghentian penyelidikan dilakukan setelah gelar perkara yang disetujui oleh kedua belah pihak, yaitu wali murid dan Christiana.

Kapolres Tangerang Selatan, Boy Jumalolo, menyatakan bahwa polisi telah melakukan proses penyelidikan yang mendalam terhadap dugaan peristiwa yang dilaporkan oleh wali murid. Setelah gelar perkara pada 29 Januari lalu, penyidik menyimpulkan bahwa peristiwa yang dilaporkan tidak memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sehingga, penyidik Polres Tangsel memutuskan untuk menghentikan penyelidikan atas laporan tersebut," ujar Boy. Polisi tetap berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Kasus ini diliput sejak 12 Desember 2025, saat Christiana Budiati, guru SD Mater Dei, Pamulang, menghadapi tuduhan kekerasan psikis terhadap anak-anak. Namun, setelah mediasi yang diselenggarakan, kedua belah pihak memutuskan untuk menghentikan penyelidikan.

"Terlapor sendiri sudah meminta maaf kepada orang tua dan muridnya," ujar Boy. Penyelidikan ini diawasi oleh polisi untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan lancar.
 
Aku pikir penyelidikan ini terlalu cepat, kayaknya masih perlu dipertimbangkan lagi. Aku tahu ada tuduhan kekerasan psikis yang dilampirkan oleh wali murid, tapi juga ada yang bilang bahwa Christiana itu sudah meminta maaf kepada orang tua dan muridnya sendiri. Jadi, aku pikir kalau tidak ada bukti yang cukup, penghentian penyelidikan ini mungkin sudah tepat, tapi aku tidak setuju dengan pertemuan gelar perkara yang disetujui oleh kedua belah pihak. Aku rasa perlu ada pengecekan lebih lanjut sebelum memutuskan untuk menghentikan penyelidikan. Kalau gini, anak-anak itu mungkin masih merasa tidak aman dan tidak adil 😐
 
Pernah diceritakan tentang seorang pria yang terjebak dalam sebuah tembok. Dia tidak pernah keluar, tetapi ia masih memiliki kebebasan untuk berpikir dan bercanda. Itu adalah contoh bagaimana kita bisa merasa bebas dalam setiap situasi, bahkan ketika kita merasa terjebak oleh masalah yang dihadapi.
 
Hmmmm, kayaknya jadi hal yang tidak ada lagi kasus seperti itu 😐. Mereka sudah mencoba mediasi dan bisa membuat kedua belah pihak setuju 🤝. Tapi, kayak gue pikir polisi harus tetap ngawasi hal ini agar tidak kembali terjadi 💡. Kenapa kalau orang tua dan muridnya sudah maaf 😊? Mungkin ada yang lain yang masih belum jelas 🤔.
 
Kalau nggak salah, kasus christiana budiati itu udah sampe selesai aja... siapa yang percaya kayak gitu? polres tangerang selatan pun udah coba nginvestigasi sama keduanya. tapi apa lagi yang bisa dibicarakan sih? kalau udah ada maafan, kenapa masih terlambat banget sebelum ini...

maaf aja, tapi perlu diingat kan kalau anak-anak itu sangat lemah dan terlindung oleh orang tua dan wali murid. kalau ada yang melanggar kekerasan psikis, polisi harus tegas juga. tapi kalau sudah ada maafan, mungkin tidak perlu masalah lagi... yang penting adalah anak-anak aman dan nyaman di sekolah.
 
Ugh, kalian tahu gini ya? Kasus guru SD yang meliput tuduhan kekerasan psikis terhadap anak-anak punya putusan penyelesaian yang sama sekali tidak adem. Wali murid dan penggugurnya pun bisa menandatangani dokumen yang bikin penyelidikan ini dihentikan. Polisi malah bilang bahwa dugaan peristiwa yang dilaporkan bukan nggak memenuhi unsur tindak pidana, tapi siapa yang benar-benar mau jujur? 🤦‍♂️ Saya rasa ini bikin perjuangan anak-anak terus-terusan dihadapi kesulitan. Apalagi kalau dulu ada kasus yang serius ini, sekarang kembali ke 'tolok ukuran' seperti ini. Hmm, rasanya gampang kok untuk pihak berwajib mengatasi masalah-masalah ini... 💔
 
Gak percaya sih, tadi lagi kasus seperti ini terjadi. Penyelidikan dihentikan karena orang tuan dan guru itu sudah menyelesaikan masalahnya sendiri dengan cara buat mereka setuju bersama-sama 🤔. Ini memang penting agar tidak ada korban baru dari hal ini, tapi gak ada tahu bagaimana proses ini akan berjalan di masa depan ya? Apakah ini akan jadi contoh bagi kasus lain seperti ini?
 
Makasih kan, tapi nggak bisa nyaman banget kalau kasus-kasus kekerasan psikis terhadap anak-anak diputuskan begitu saja tanpa ada pengecekan yang serius. Aku pikir wali murid dan Christiana Budiati harus lebih jujur tentang apa yang terjadi di sekolah itu. Nggak adanya dokumen atau bukti yang jelas, tapi kalian langsung menghentikan penyelidikan? Makin parah kan, kalau begitu.
 
gak bisa percaya apa yang terjadi dengerin laporan kasus itu bro, tapi ternyata walaupun ada tuduhan kekerasan psikis tapi akhirnya dihentikan penyelidikan dan keduanya mau menerima gelar perkara, makanya kalau gak sengaja kalian ngerasa terluka atau diculik pasti harus nyari ditemukan sendiri aja bro, polisi gak bisa bertanggung jawab banget 🤦‍♂️
 
Kasus Christiana Budiati kayaknya udah terlalu panjang, kenapa pihaknya jadi seperti ini? Mediasi itu kudu dipertimbangkan, tapi tidak apa-apa kalau ada yang masalah, polisi bisa ikut saksikan siapa pun yang salah. Aku pikir penanganan kasus ini udah cukup baik, tapi kalau benar-benar ada yang terkena kekerasan, aku rasa wajib pihak berwenang harus ambil tindakan yang lebih keras! 🤔
 
AYE, PENYELIDIKAN NYA PUNYA LOGI, KERANA DUA BELAH PIHAK ALREADY BESAR MAAF, TETAPAPA KASUSNYA NYA TIDAK PENUH UNSUR PIDANA. SUDAH ANGGAKAN MAAF, APAKAN POLIS NYA BEBAS UNTUK MEMULIKNYA? SAMA-SAMA NYA LUPUTNYA PENYELIDIKAN SEBELUMNYA.
 
Gue pikir kasus ini seperti film komedi, wali murid tapi tidak buat kasus, gue bayangkan kalau wali murid yang kaget dan bilang "aku salah, aku memaafkan dia!" 🤣 Lalu apa yang dilakukan polisi? Polisi malah jadi pas yang bermain game dengan wali murid dan muridnya. Gue rasa ini buat gue kekecewa, tapi kalau harus pilih antara ini atau kasus lain yang benar-benar serius, aku pilih ini, karena ini bukan tentang tindak pidana, tapi tentang bagaimana proses hukum di Indonesia 🤦‍♂️.
 
Saya pikir wali murid yang menuduh Christiana Budiati kekerasan psikis itu, gak perlu jadi korban proses hukum. Mediasi itu nggak salah kan? Mereka sendiri yang memutuskan untuk berhenti perselisihan. Polres Tangerang Selatan udah melakukan penanganan yang baik, jadi tidak ada alasan untuk terus sengaja penyelidikan.
 
heheh, kalo ini tapi penyelidikaannya udah selesai sih, walaupun gak ada yang terkena tindakan pidana, tapi aku senang banget kalau wali murid dan guru bisa menyelesaikan masalahnya dengan damai ya! mediasi itu memang sangat efektif untuk mengatasi konflik seperti ini 🙏. aku juga senang kalau polisi bisa fokus pada hal yang sebenarnya penting yaitu melindungi anak-anak dari kekerasan dan diskriminasi. semoga gurunya bisa menjadi contoh baik bagi muridnya 😊
 
Makasih bro, aku pikir kalau penyelidikan kasus Christiana Budiati itu selesai lalu, tapi ternyata masih banyak aspek yang harus dibahas lagi. Aku rasa polisi Tangerang Selatan lakukan baik-baik saja, tapi aku tidak tahu apa benar apa... Kalau memang Christiana Budiati sudah meminta maaf ke orang tua dan muridnya, tapi bagaimana kalau ada orang lain yang masih tidak puas? Aku pikir polisi harus tetap saksama dalam penyelidikan. Saya punya adik di SD Mater Dei, dia bilang Christiana Budiati itu sangat baik-baik saja, tapi aku juga tahu kadang-kadang guru bisa salah... Semoga kebenaran akhirnya bisa keluar dari kasus ini. 🤔
 
Gak percaya apa yang terjadi disini. Kasus kekerasan psikis itu benar-benar terjadi, tapi apa lagi kapolres punya alasan untuk menghentikan penyelidikan? Bayangkan kalau gak ada pihak berwenang yang tahu tentang kasus-kasus seperti ini, anak-anak aja menjadi korban. Gak ada jaminan bahwa gurunya itu tidak akan melakukannya lagi. Kapolres lebih peduli dengan proses hukum, bukan dengan perlindungan anak-anak. Ini malah membuat saya ragu-ragu apakah benar-benar ada perubahan dalam polisi Indonesia 😒
 
Gak bisa dipungut sengaja, kalo ada kasus kekerasan psikis terhadap anak-anak, pasti harus ditangani dengan serius 😒. Tapi kalau begitu, apa yang salah sih? Mediasi itu sudah diajukan dan kedua belah pihak sama-sama mau menyelesaikannya. Mungkin ada yang salah di dalam prosesnya, tapi tidak ada bukti yang jelas bahwa Christiana melakukan sesuatu yang salah 🤔. Polisi gak bisa memaksakan segalanya, harusnya ada cara lain untuk membuat proses hukum berjalan lebih lancar dan transparan 💡.
 
Gue penasaran kenapa wali murid bisa suka gak menuduh kru SD itu? Gue rasa ada tindakan yang salah, tapi apa salahnya kau bisa menuduh seseorang tanpa bukti? Gue sendirinya pun pernah ditangkap polisi karena memotong rambut gadis kecil di sekolahku, tapi gue tidak pernah dituntut hukum. Aku pikir penindakan ini terlalu cepat, gue harap pihak berwajib bisa meninjau kembali kasus ini agar tidak ada korban yang merugikan lagi.
 
Hehe, gue jujur bingung kan? Gue lihat kasus Christiana Budiati itu, tapi kemudian ternyata tidak ada bukti apa-apa? Apakah itu biasanya begitu? Gimana caranya sih penelitian bisa salah begitu saja? 🤔

Gue suka sekali anak-anak, dan gue tidak ingin siapa-siapa yang merugikan mereka. Tapi, gue juga tidak paham kenapa penyelidikan itu dihentikan begitu saja. Apakah itu karena Christiana meminta maaf? Gue tahu itu penting, tapi gue pikir ada bukti-bukti lain juga yang perlu dipertimbangkan. 🤷‍♀️
 
INI CASUSNYA SELESAI DENGAN AMAN! POLISI ALANGKAT NYA JUJUR NYA, MEREKA ALREADY PASTI MEMERIKSA KASUSNYA DAN TUDUHNYA TIDAK Memenuhi KETAUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANG YA! WALI MURID ATAU CHRISTIANA BUDIATI NYA DAPAT TEKSUL PASTI JUGA, TAPI MA AFAL YA, MALAH BERJALA PASTI NYA MENYADU TOPI SERTA GELAR PERKARA YA! MASIH RASA PENYEBUTAN POLISI MANTAPNYA, TAPI SEBALIKNYA NYA JUGA MASIH BERSIFAT HONORABLE YA, MALAH BERJALA PASTI NYA MENJADIKA MA AFAL NGAH! 😊
 
kembali
Top