Polisi Sleman Gerebek Rumah Scammer, Ada Puluhan Ponsel yang Ditemukan. Sebuah operasi penangkapan yang dilakukan oleh polres Yogyakarta di rumah berlantai dua di Jalan Gito Gati, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman yesterday.
Menurut Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi, penggerebekan dilakukan setelah masyarakat melaporkan adanya aktivitas yang mencurigakan di rumah tersebut. Namun, proses penyelidikannya masih berjalan dan belum selesai karena banyak hal yang perlu dipertangkap. "Ada puluhan ponsel hingga laptop yang ditemukan, dan kami juga menangkap karyawan yang bekerja di sana," katanya.
Sumber lain di RW 33 Dusun Penen di Kalurahan Donoharjo mengatakan bahwa polisi mulai gerakan pemburu di pagi hari dan dilaporkan kepolisian sekitar pukul 15.15 WIB. Ia berharap tidak ada korban, tetapi tidak tahu pastinya terkait aktivitas keseharian rumah yang digunakan sebagai markas scammer.
Kini, polisi masih dalam proses penyelidikan dan belum mengatakan siapa yang ditangkap. Sementara itu, warga di sekitar rumah tersebut diberitakan tidak tahu pastinya terkait aktivitas keseharian yang dilakukan oleh para pekerja.
Menurut Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi, penggerebekan dilakukan setelah masyarakat melaporkan adanya aktivitas yang mencurigakan di rumah tersebut. Namun, proses penyelidikannya masih berjalan dan belum selesai karena banyak hal yang perlu dipertangkap. "Ada puluhan ponsel hingga laptop yang ditemukan, dan kami juga menangkap karyawan yang bekerja di sana," katanya.
Sumber lain di RW 33 Dusun Penen di Kalurahan Donoharjo mengatakan bahwa polisi mulai gerakan pemburu di pagi hari dan dilaporkan kepolisian sekitar pukul 15.15 WIB. Ia berharap tidak ada korban, tetapi tidak tahu pastinya terkait aktivitas keseharian rumah yang digunakan sebagai markas scammer.
Kini, polisi masih dalam proses penyelidikan dan belum mengatakan siapa yang ditangkap. Sementara itu, warga di sekitar rumah tersebut diberitakan tidak tahu pastinya terkait aktivitas keseharian yang dilakukan oleh para pekerja.