Poligami Banyak Disalahartikan, Umi Pipik Kasih Peringatan: Jangan Salahgunakan Hukum Alquran

Poligami tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas, kata Umi Pipik, istri dari mantan ustaz Jefri Al Buchori. Ia menekankan bahwa poligami memang ada di dalam Alquran, tetapi harus diperhatikan dengan baik agar tidak menyebabkan kesalahpahaman.

"Poligami itu kan ada di dalam Alquran, tapi tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas," ujarnya. "Diperbolehkan, tapi tidak dianjurkan. Boleh tetapi tidak diwajibkan poligami itu."

Ia juga menekankan bahwa konsep keadilan dalam poligami tidak sesederhana pembagian materi atau nafkah. Keadilan menyangkut aspek emosional dan perasaan yang jauh lebih kompleks.

"Adil ini kan bukan hanya sebatas materi saja, tapi perasaan dan segala macam. Kalau perasaan kan yang maha adil kan Allah, Nabi," jelasnya.

Umi Pipik juga menyoroti pentingnya kejujuran, baik dari sudut pandang agama maupun hukum negara. Ia menilai keterbukaan kepada istri pertama merupakan langkah penting agar tidak ada pihak yang dirugikan.

"Oh ya kalau dari sisi agama memang kalau untuk jauh lebih baiknya ya istri harus tahu. Tetapi kan kalau dalam pernikahan yang siri, kalau sepengetahuan saya memang harus izin istri laki-lakinya," ujarnya.

Ia memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang menjadikan poligami sebagai pembenaran hawa nafsu tanpa bekal ilmu agama yang cukup. Ia menegaskan bahwa ajaran agama seharusnya menjadi solusi, bukan alat untuk melukai perasaan perempuan.

"Alquran itu kan solusi, petunjuk. Jadi jangan disalahgunakan hukum yang di Alquran dengan seenaknya. Diperbolehkan, tapi tidak dianjurkan. Bagi yang paham saja, bagi yang punya ilmu. Kalau yang gak punya ilmu tentang poligami ya jangan, jangan melakukan poligami daripada harus menyakiti yang lain," jelas Umi Pipik.
 
gak sabar sama umi pipik banget🀩 dia memang benar, poligami di alquran kan ada tapi tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas aja. kayaknya kalau kamu ingin menikah lagi harus punya izin dari istri pertama nih πŸ˜… dan penting juga kejujuran bukan cuma soal materi tapi perasaan dan hal itu jauh lebih kompleks dehπŸ’– jadi jangan sengaja menggunakan alquran sebagai alat untuk melukai perasaan perempuan, itu gak masuk akal yaπŸ™…β€β™€οΈ
 
poligami itu bikin banyak kesalahpahaman, tapi aku pikir apa yang penting adalah istri laki-lakinya sudah tahu dan setuju dengan keputusannya, bukan hanya karena dia suka banyak orang πŸ€”. aku juga rasa keadilan dalam poligami itu tidak bisa dihitung dengan mata pangkas, ada emosi dan perasaan yang jauh lebih rumit daripada itu πŸ’–. aku harap kita bisa bercanda tentang hal ini dengan bijak, jangan salah arti atau mempermalukan perempuan πŸ™
 
Pikiran saya adalah bahwa cerita mantan ustaz Jefri Al Buchori ini terkesan sedikit salah arah sih. Kalau mau belajar dari kegagalan dia, kita harus lebih berhati-hati. Poligami itu memang ada di dalam Alquran, tapi bukan berarti bisa dilakukan apa saja tanpa kaidah. Kita harus fokus pada aspek keadilan, bukan hanya materi, tapi perasaan dan hubungan yang seimbang. Kita juga harus menghormati perempuan dan tidak menggunakan agama sebagai alibi untuk menyakiti mereka.
 
Poligami ini kayaknya jadi topik yang nggak bisa dihindari lagi πŸ€”. Saya pikir apa yang dibicarakan oleh Umi Pipik ini juga wajar banget, tapi kira-kira banyak orang masih ngga paham apa itu poligami sebenarnya. Poligami bukan hanya tentang memiliki beberapa istrinya aja, tapi juga tentang bagaimana jodohnya jadi adil dan tidak menyakiti siapa-siapa πŸ™.

Kalau kita lihat keadilan dalam poligami, itu jadi sesuatu yang sangat kompleks. Saya bayangin kalau jika kita semua bisa memahaminya dengan baik, mungkin kita nggak akan pernah menemukan masalah di dalam pernikahan 🀝. Tapi sepertinya masih banyak orang yang ngga paham apa itu poligami dan bagaimana cara membuat jodoh menjadi adil πŸ˜•.

Saya setuju dengan Umi Pipik tentang pentingnya kejujuran, baik dari sisi agama maupun hukum negara. Kalau kita semua bisa berbicara terbuka dan jujur, mungkin kita nggak akan pernah menemukan masalah di dalam pernikahan πŸ’¬. Dan sepertinya masih banyak orang yang ngga paham tentang pentingnya kejujuran ini 😊.
 
πŸ€” Poligami itu kan komplis banget! Ada di dalam Alquran tapi tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas. Maksudnya, ya, poligami memang ada di dalam Alquran, tapi harus diperhatikan dengan baik agar tidak menyebabkan kesalahpahaman. Kalau hanya soal materi saja, aku pikir itu bisa diterima, tapi kalau perasaan dan segala macam, itu jadi masalah. πŸ€·β€β™€οΈ

Dan apa yang membuatku penasaran adalah konsep keadilan dalam poligami itu sebenarnya gede banget! Tidak hanya materi, tapi juga perasaan dan emosi yang kompleks. Hmm, aku rasa kalau ada di dalam Alquran tentang keadilan itu memang benar, tapi kalau kita terlalu fokus pada hal ini saja, itu bisa jadi menyebabkan kesalahpahaman.

Dan aku setuju dengan Umi Pipik bahwa kejujuran itu sangat penting, baik dari sudut pandang agama maupun hukum negara. Kalau perempuan harus tahu tentang hubungan pasangan mereka yang lain, itu benar, tapi kalau dalam pernikahan siri, aku pikir harus ada izin dulu dari istri laki-lakinya. 🀝

Tapi apa yang membuatku khawatir adalah orang-orang yang menggunakan poligami sebagai alasan hawa nafsu tanpa ilmu agama yang cukup. Oh no! Aku rasa ajaran agama seharusnya menjadi solusi, bukan alat untuk melukai perasaan perempuan. πŸ™ Bagi yang paham saja, bagi yang punya ilmu, tapi kalau tidak, jangan lakukan poligami daripada menyakiti orang lain! πŸ’β€β™€οΈ
 
Saya pikir Umi Pipik benar-benar bijaksana dalam mendiskusikan tentang poligami di Indonesia πŸ™. Saya setuju bahwa konsep keadilan dalam poligami tidak bisa dimudah-mudahan dan memang memerlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang emosi dan perasaan. Ia benar-benar menekankan pentingnya kejujuran dan keterbacaan agar tidak ada pihak yang dirugikan dalam pernikahan. Saya juga senang melihat Umi Pipik yang jujur dan tegas dalam menyampaikan pendapatnya, padahal banyak orang yang malu untuk membicarakan tentang topik ini 😊.
 
poligami itu kan bikin kesalahpahaman karena banyak orang yang salah memahami apa itu. aku sendiri pernah bercanda dengan teman aku tentang poligami, tapi ternyata dia yang salah paham. aku pikir poligami itu seperti membeli komputer yang kamu tidak punya tapi kamu belinya untuk teman kamu yang mau nggak terlambat lagi. tapi jadi kalau kamu punya komputer dan kamu mau berbagi, itu bukan sama dengan kamu harus memberikannya kepada orang lain tanpa perlu izin dari kamu sendiri. poligami itu bisa dipelajari di agama, tapi harus dengan bijak dan tidak salah paham.
 
poligami itu kayaknya tidak boleh dipaksakan oleh orang laki-laki aja, biar tidak ada kesalahpahaman sama sekali πŸ€”. kalau mau punya istri lagi, harus ada persetujuan yang serius dari keduanya, nggak bisa paksa sih πŸ˜’. dan yang penting adalah keadilan, bukan hanya materi aja, tapi perasaan juga πŸ™. kalau kamu tidak paham tentang poligami itu, jangan coba lakukan aja, biar tidak menyakiti orang lain 🚫.
 
Kalau nanti ada yang mau menikah dengan empat istri, tolong pilih satu ya πŸ˜‚. Aku rasa kalau bisa memilih satu orang yang benar-benar kamu cinta dan nantinya kamu sudah puas dengan keputusan itu, itu sudah cukup. Poligami itu bisa jadi cara untuk menghindari kesalahpahaman, tapi kalau aku punya pilihan, aku akan memilih monogami aja πŸ˜‚.
 
iya kan kalau poligami itu ada di dalam alquran tapi tidak boleh disalahartikan secara bebas. yang penting adalah keadilan dan perasaan dari istri yang satu sama dengan istri lain. saya pikir konsep ini lebih kompleks daripada hanya membagi materi atau nafkah saja. jangan lupa kejujuran juga sangat penting, baik dari agama maupun hukum negara. kalau dari sisi saya memang sudah harus izin dari istri laki-lakiku kan 😊
 
apa sih yang diharapkan dari pernyataan Umi Pipik nih? dia bilang poligami memang ada di alquran tapi tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan tanpa batas... tapi siapa yang bisa menentukan apa itu "bebas" dan "batas" ya? apalagi kalau kita nggak tahu apa yang dimaksudkan oleh nabi-nabi di alquran... atau bagaimana caranya kita bisa memastikan bahwa poligami tidak menyebabkan kesalahpahaman?
 
Poligami itu seperti permainan yang kompleks kan? Kita harus memahami bahwa itu bukan hanya soal materi atau uang, tapi tentang perasaan dan hubungan antara orang. Jadi kalau ada yang ingin melakukan poligami, mereka harus sudah siap untuk menghadapi kesulitan yang besar.

Aku pikir Umi Pipik benar-benar bijak ketika dia bilang bahwa keadilan dalam poligami itu lebih kompleks daripada apa yang kita bayangkan. Kita harus mau mendengarkan dan memahami perasaan orang lain, terutama istri pertama. Kalau ada yang ingin melakukan poligami, mereka harus sudah siap untuk menjelaskan dan membela argumennya.

Saya rasa itu seperti dalam hidup kita sehari-hari, kita harus mau mendengarkan dan memahami perasaan orang lain agar kita bisa bersama dengan harmonis. Jadi, jangan salah pahaman tentang poligami itu, tapi lebih kepada bagaimana kita bisa menghormati perasaan orang lain dalam hidup kita yang sebenarnya sederhana kan? πŸ’­
 
Poligami memang ada di Alquran, tapi nggak boleh disalahartikan kan? Maksudnya bukan berarti bisa buat apa saja tanpa batas. Ia perlu dipertimbangkan dengan baik agar tidak menyebabkan kesalahan. Konsep keadilan di dalam poligami jauh lebih kompleks dari sekedar bagian materi aja, tapi juga perasaan dan segala macam. Keadilan bukan hanya tentang materi, tapi tentang perasaan dan hal-hal yang lebih dalam. Umi Pipik juga bilang pentingnya kejujuran dari agama maupun hukum negara, terutama kalau ada pihak yang dirugikan. Kalau siapa pun menjadikan poligami sebagai alasan tanpa ilmu yang cukup, itu tidak masuk akal. Ajaran agama seharusnya menjadi solusi, bukan alat untuk menyakiti perasaan perempuan. Jadi, bagi yang paham dan memiliki ilmu, itu oke, tapi bagi yang gak punya ilmu, jangan lakukan aja. 😊
 
Poligami itu kayaknya tidak boleh dipikirkan dengan bebas aja, tapi harus ada batas-batas yang jernih dulu. Kalau di Alquran ada nulis tentang poligami, tapi kita harus paham betapa kompleksnya ya. Keadilan dalam poligami bukan hanya soal materi aja, tapi juga perasaan dan emosi yang kayak gila.

Tapi kayaknya aku tidak punya opini yang benar-benar penting tentang ini, karena aku lebih suka membaca berita lain yang tidak membuat kecewa. Misalnya, terdapat kasus korban pencurian yang meninggalkan istrinya sendirian di rumah saja. Aku rasa itu kayaknya lebih menakutkan dari cerita tentang poligami. 🚨
 
Poligami di Indonesia kayaknya udah menjadi isu yang sangat serius πŸ€”. Saya pikir kebebasan dalam menikah tidak boleh disalahartikan dengan hal ini. Jika memang ada orang yang ingin melakukan poligami, haruslah dengan penuh pertimbangan dan ilmu agama yang cukup πŸ˜•. Tapi kalau poligami hanya digunakan sebagai alasan hawa nafsu tanpa baca Alquran dan tidak memperhatikan dampaknya kepada perempuan lain? kayaknya itu bukan solusi πŸ™…β€β™€οΈ. Saya setuju dengan Umi Pipik bahwa konsep keadilan dalam poligami itu jauh lebih kompleks daripada hanya membagi materi atau nafkah. Jadi, haruslah kita teliti dan jujur tentang hal ini agar tidak menyebabkan kesalahpahaman 🀝.
 
Poligami itu kayaknya bukan tentang kebebasan tanpa batas deh... Kita nggak boleh salahartikan aja dengan berpikir bahwa kita bisa bebas apa saja. Poligami di Alquran itu ada, tapi harus dipahami dengan bijak ya. Kalau sanya orang hanya fokus pada materi dan nafkah, itu kayaknya tidak adil banget... Aspek emosional dan perasaan itu jauh lebih penting deh. Kita harus tahu kalau keadilan itu bukan hanya tentang apa yang kita lakukan, tapi juga tentang bagaimana kita merasakan dan berbagi perasaan dengan orang lain. Saya punya teman yang suka poligami, tapi dia bilang bahwa ada istri pertamanya yang belum tahu... Saya bilang padanya, "Bro, kalau kamu ingin jangan menyakiti istri pertamamu, kamu harus berbicara dengannya terlebih dahulu." Poligami itu kayaknya bukan tentang menjadikan alasan hawa nafsu... Ajaran agama itu seharusnya menjadi solusi, bukan alat untuk melukai perasaan orang lain. Jadi kita harus berpikir bijak dan tidak salahartikan aja, ya... 😊
 
kembali
Top