Polda Metro Jaya mengakui kesalahan saat menangkap seorang pedagang es kue gabus yang di tudungkan menggunakan bahan-bahan berbahaya. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Budi Hermanto, menyatakan bahwa tidak ada tindakan kekerasan terjadi kepada Sudrajat, penjual es kue tersebut.
Namun, Budi mengakui bahwa cara yang dilakukan oleh petugas Polres Metro Jaya saat menangkap Sudrajat salah. "Tapi saya tidak bisa membenarkan apapun yang dilakukan oleh petugas kita," kata Budi.
Budi menjelaskan bahwa saat ini Bidpropam masih dalam proses pemeriksaan terhadap anggota Bhabinkamtibmas yang pertama menuding Sudrajat. Namun, anggota tersebut tidak dilakukan penahanan atau penempatan khusus.
"Budaya kita sebagai petugas kepolisian adalah untuk melindungi dan mencegah, bukan untuk menganiaya," ujar Budi.
Budi juga menyatakan bahwa Polda Metro Jaya meminta maaf atas tindakan anggotanya yang menuding Sudrajat. Dia menyebutkan bahwa tindakan itu semata-mata diawali dari bentuk kesigapan dalam melihat dinamika di lapangan sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan di masyarakat.
"Kami tidak pernah mematikan, menghambat usaha UMKM dari masyarakat ini harus kami sampaikan," ucap Budi.
Namun, Budi mengakui bahwa cara yang dilakukan oleh petugas Polres Metro Jaya saat menangkap Sudrajat salah. "Tapi saya tidak bisa membenarkan apapun yang dilakukan oleh petugas kita," kata Budi.
Budi menjelaskan bahwa saat ini Bidpropam masih dalam proses pemeriksaan terhadap anggota Bhabinkamtibmas yang pertama menuding Sudrajat. Namun, anggota tersebut tidak dilakukan penahanan atau penempatan khusus.
"Budaya kita sebagai petugas kepolisian adalah untuk melindungi dan mencegah, bukan untuk menganiaya," ujar Budi.
Budi juga menyatakan bahwa Polda Metro Jaya meminta maaf atas tindakan anggotanya yang menuding Sudrajat. Dia menyebutkan bahwa tindakan itu semata-mata diawali dari bentuk kesigapan dalam melihat dinamika di lapangan sebagai bentuk perlindungan dan pencegahan di masyarakat.
"Kami tidak pernah mematikan, menghambat usaha UMKM dari masyarakat ini harus kami sampaikan," ucap Budi.