PN Jakpus Maklumi Keributan Pengunjung Sidang Delpedro

Kasus Delpedro, Mahasiswa Pahit dalam Sidang, Husnul Khotimah Berbicara

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Husnul Khotimah menanggapi aksi protes oleh Delpedro dan teman-temannya selama sidang kasus dugaan penghasutan demonstrasi Agustus 2025. Ia mengatakan bahwa aksi orasi dan protes yang dilakukan mereka tidak seperti protes mahasiswa biasanya, karena menurut Husnul, ia sendiri pernah tukang protes.

Husnul berbicara tentang ketertiban dan keamanan dalam sidang, karena menurut dirinya, ada banyak kejadian kasus kriminal yang mengancam nyawa hakim. Ia mengatakan bahwa kemartabatan hakim harus dijaga agar proses bersidang dapat berjalan dengan baik.

Kasus Delpedro sendiri terjadi ketika penangguhan penahanan yang diajukan oleh Delpedro dan teman-temannya ditolak oleh majelis hakim. Aksi protes dilakukan karena kejaksaan baru memberangkatkan para terdakwa dari rutan pukul 10 pagi, meskipun mereka sudah siap sejak jam 6 pagi.

Delpedro sendiri menjelaskan bahwa ia dan teman-temannya sudah mulai melakukan persiapan ke persidangan sejak jam 6 pagi, namun kemudian dikejar oleh kejaksaan dan diberangkatkan ketika pintu sel dibuka jam 7 sampai jam 8.
 
Ooiihhh, sidangnya ini nggak bisa seperti biasa lagi kan? Husnul Khotimah itu bilang bahwa mahasiswa protes aja tidak bijak, karena mereka ikut campur dengan perasaan sendiri. Tapi apa yang dia artikan? Mahasiswa harus selalu bersih dan jujur dalam protesnya?

Saya pikir ada yang salah dengan cara kejaksaan menangkap terdakwa sebelum jam 10 pagi. Jika mereka sudah siap sejak jam 6 pagi, apa yang salahnya kalau mereka ikut persiapan juga? Dan kenapa kejaksaan harus diberangkatkan ketika pintu sel dibuka jam 7-8? Itu nggak adil, kan?

Saya harap para mahasiswa bisa berbicara dengan lebih bijak dan bersikaplah terkontrol dalam protesnya. Jangan sampai kesalahannya ini membuat kita semua merasa tidak nyaman.
 
Pagi-nya ya, aku pikir kasus Delpedro ini kayaknya sudah panas banget. Aku rasa kejaksaan yang memanggil terdakwa dari jam 10 pagi itu kayaknya kurang jujur, karena kalau benar mereka udah siap sejak jam 6 pagi, nggak perlu dipanggil lagi. Aku pikir mahasiswa-mahasiswanya tadi juga udah sabar sekali, banget aja protesnya, tapi aku takjub baca bahwa Husnul Khotimah sendiri kayaknya pernah menjadi tukang protes sebelumnya. Aku rasa kalau kepanasan di dalam sidang itu bisa dipikirkan lagi dan yang paling penting adalah keamanan dan ketertiban.
 
Kasus Delpedro ini memang bikin perasaan kita sedih ya... Kamusannya, mahasiswa itu hanya ingin melihat proses persidangan dengan adil dan transparan. Tapi apa yang terjadi? Kejaksaan malah membuat mereka kejar-kejaran banget. Saya pikir kalau ada yang salah sama sekali, bukan kasus Delpedro aja... Ada banyak kasus-kasus seperti ini lagi di Indonesia, tapi hanya kasus Delpedro yang membuat kita semua perhatian 😐
 
Makasih ya informasi tentang kasus Delpedro, tapi aku rasa gini sih... mahasiswa yang ingin berbicara harus bisa berbicara dengan bebas di tempat sidang. Apalagi kalau mereka sudah siap sejak jam 6 pagi, tapi kemudian kejaksaan menghalangi mereka. Aku pikir ini bukan tentang ketertiban dan keamanan, tapi tentang kapan orang bisa berbicara secara bebas. Aku harap pengadilan bisa jujur dan transparan dalam prosesnya 🤔
 
Maksudnya siapa yang bilang mahasiswa protes aja kakuwa orang lama? 🤷‍♂️ Aku pikir mahasiswa sekarang ini udah cerdas banget, aku rasa mereka yang benar-benar memikirkan ketertiban dan keamanan ya. Kita lihat kasus Delpedro dan teman-temannya, mereka udah siap sejak jam 6 pagi, tapi kemudian dikejar oleh kejaksaan dan diberangkatkan ketika pintu sel dibuka. Artinya, mereka yang benar-benar berusaha memastikan proses bersidang berjalan dengan baik itu mahasiswa. Sementara Husnul Khotimah sendiri udah pernah tukang protes, apa dia punya alasan untuk bilang mahasiswa protes aja kakuwa orang lama? 🙄 Aku pikir tidak ada masalah jika mahasiswa melakukan aksi protes yang wajar, asalkan mereka tidak memecat keamanan dan ketertiban ya.
 
Aku pikir ini bikin korban jadi bukti, ya? Delpedro dan teman-temannya sudah siap sejak jam 6 pagi, tapi kemudian dikejar ke jaksaan dan diberangkatkan ketika pintu sel dibuka. Maksudnya apa kalau korban udah siap tapi orang lainnya dikejar? Apa yang salah? Aku pikir ini bikin korban jadi bukti, tidak benar! 🤔
 
😒 Maksudnya siapa yang bilang bahwa mahasiswa harus selalu sopan? Mereka yang sudah tukang protes seperti Husnul Khotimah, tapi kalau ada pihak kejaksaan, langsung dikejar dan diberangkatkan. 🚨 Gampang-gampang lho! Jangan sabarnya sih, kalau punya masalah, cari solusinya dulu sebelum meluarkan rasa marah. 🤔
 
Gue paham kalau Husnul Khotimah mengatakan bahwa ketertiban dalam sidang penting, tapi apa yang membuatku ragu adalah bagaimana cara kejaksaan bisa menangkap terdakwa saat pintu sel dibuka jam 8. Kalau itu bukan cara adil, kan? Gue sudah melihat video kasus Delpedro di YouTube, dan kalau aku jujur, terlihat seperti ada kesalahpahaman yang berlebihan dari pihak kejaksaan. Aku tidak ingin memikir bahwa kejaksaan itu sering menangkap terdakwa tanpa alasan yang sah.
 
kembali
Top