PLN Mengamankan Infrastruktur, Pindahkan Tower di Aceh Tengah
Pembangkit Listrik Negara (PLN) yang merupakan teropong pemerintah Indonesia bergerak cepat menghadapi ancaman bencana alam. Suasana desa Pondok Balik di Kabupaten Aceh Tengah jadi salah satu titik fokus pengecehan kondisi geologi. Lubang longsor yang semakin meluas terus menjadi perhatian pembangkit listrik.
Dalam upaya menghindari bahaya, PLN memutuskan untuk pindahkan Tower SUTT Nomor 76 sejauh 150 meter ke lokasi yang lebih aman. Dengan demikian, dapat mencegah stabilitas tower eksisting terganggu karena adanya lubang longsor yang semakin meluas.
Selain itu, PLN juga mengamankan infrastruktur dengan melakukan pekerjaan penyambungan darurat untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat di wilayah tersebut. Pekerjaan penyambungan ini segera dilakukan di area terdampak longsor.
Kepala Komunikasi dan TJSL PLN di Aceh, Lukmanul Hakim menjelaskan langkah pindahan tower tersebut merupakan upaya mitigasi dini terhadap potensi bencana longsor. "Pemindahan ini kami lakukan untuk tetap menjaga keamanan infrastruktur dan listrik bagi masyarakat," ujar Lukman.
Selain itu, PLN juga mengamankan pasokan listrik dengan menerapkan manajemen beban di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Manajemen ini akan dilakukan pada Sabtu dan Minggu 1 Februari 2026 pukul 08.00-16.00 WIB.
Pembangkit Listrik Negara (PLN) yang merupakan teropong pemerintah Indonesia bergerak cepat menghadapi ancaman bencana alam. Suasana desa Pondok Balik di Kabupaten Aceh Tengah jadi salah satu titik fokus pengecehan kondisi geologi. Lubang longsor yang semakin meluas terus menjadi perhatian pembangkit listrik.
Dalam upaya menghindari bahaya, PLN memutuskan untuk pindahkan Tower SUTT Nomor 76 sejauh 150 meter ke lokasi yang lebih aman. Dengan demikian, dapat mencegah stabilitas tower eksisting terganggu karena adanya lubang longsor yang semakin meluas.
Selain itu, PLN juga mengamankan infrastruktur dengan melakukan pekerjaan penyambungan darurat untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat di wilayah tersebut. Pekerjaan penyambungan ini segera dilakukan di area terdampak longsor.
Kepala Komunikasi dan TJSL PLN di Aceh, Lukmanul Hakim menjelaskan langkah pindahan tower tersebut merupakan upaya mitigasi dini terhadap potensi bencana longsor. "Pemindahan ini kami lakukan untuk tetap menjaga keamanan infrastruktur dan listrik bagi masyarakat," ujar Lukman.
Selain itu, PLN juga mengamankan pasokan listrik dengan menerapkan manajemen beban di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Manajemen ini akan dilakukan pada Sabtu dan Minggu 1 Februari 2026 pukul 08.00-16.00 WIB.