"PLN Gantikan Api Tradisional, Membawa Harapan Kembali Menikmati Sinar Matahari" - 6.432 Desa Aceh Tersapu Listrik
Ternyata PLN yang mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh masih memiliki banyak desa yang belum teraliri listrik. Meski demikian, PLN tidak mau menyerah dan memimpin upaya perbaikan jaringan distribusi. Hingga saat ini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9% desa di Aceh telah kembali menyala.
Sementara itu, masih ada 68 desa yang terus padam akibat kondisi infrastruktur yang tidak memungkinkan akses ke lokasi mereka. PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut tetap berjalan hingga semua desa kembali teraliri listrik secara normal.
Kondisi kerusakan infrastruktur jalan darat menjadi tantangan utama saat ini, dengan total 171 titik longsor dan 14 jembatan rusak. Namun, PLN tidak menunggu dan terus bergerilya untuk menyambung kembali listrik hingga titik terdalam Aceh.
Sehingga, program 1.000 Genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi solusi agar aktivitas masyarakat tidak terhenti. Berdasarkan pernyataan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, tanpa akses yang memungkinkan, proses pemulihan jaringan permanen sulit dilakukan.
Di Aceh Tengah, terdapat 36 desa yang sedang diupayakan pemulihan jaringan permanennya. Sementara itu, Bupati Aceh Tengah mengapresiasi kerja keras petugas PLN dan program genset dari Kementerian ESDM untuk memberikan harapan kepada masyarakat.
Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, sistem kelistrikan utama Aceh berhasil dipulihkan. Pemulihan sistem ini menjadi fondasi penting bagi percepatan penyaluran listrik ke seluruh masyarakat Aceh.
Ternyata PLN yang mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh masih memiliki banyak desa yang belum teraliri listrik. Meski demikian, PLN tidak mau menyerah dan memimpin upaya perbaikan jaringan distribusi. Hingga saat ini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9% desa di Aceh telah kembali menyala.
Sementara itu, masih ada 68 desa yang terus padam akibat kondisi infrastruktur yang tidak memungkinkan akses ke lokasi mereka. PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut tetap berjalan hingga semua desa kembali teraliri listrik secara normal.
Kondisi kerusakan infrastruktur jalan darat menjadi tantangan utama saat ini, dengan total 171 titik longsor dan 14 jembatan rusak. Namun, PLN tidak menunggu dan terus bergerilya untuk menyambung kembali listrik hingga titik terdalam Aceh.
Sehingga, program 1.000 Genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi solusi agar aktivitas masyarakat tidak terhenti. Berdasarkan pernyataan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, tanpa akses yang memungkinkan, proses pemulihan jaringan permanen sulit dilakukan.
Di Aceh Tengah, terdapat 36 desa yang sedang diupayakan pemulihan jaringan permanennya. Sementara itu, Bupati Aceh Tengah mengapresiasi kerja keras petugas PLN dan program genset dari Kementerian ESDM untuk memberikan harapan kepada masyarakat.
Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, sistem kelistrikan utama Aceh berhasil dipulihkan. Pemulihan sistem ini menjadi fondasi penting bagi percepatan penyaluran listrik ke seluruh masyarakat Aceh.