PKS DKI Minta Pemprov Usut Aktivitas Tempat Hiburan Malam di Lenteng Agung

Koresahan warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terhadap tempat hiburan malam yang diduga menjadi tempat maksiat dan minuman keras (miras) harus didengar oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal ini diutarakan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, saat bertemu dengan wartawan.

Menurut Khoirudin, aspirasi warga, terutama yang meliputi ketenteraman lingkungan dan nilai-nilai moral, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dia mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan memasuki bulan suci Ramadan, dan Pemprov perlu memastikan suasana Jakarta tetap kondusif, menghormati nilai-nilai keagamaan, serta menjaga ketenangan masyarakat.

"Kami di DPRD siap berkoordinasi dengan Pemprov agar setiap langkah yang diambil tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, ketertiban umum, dan rasa keadilan," imbuhnya.
 
Wahhh.. kalau gini happen di Jakarta juga kayaknya harus dibayangin dulu. Koresahan warga ini tidak cuma tentang lenteng agung aja, tapi juga tentang bagaimana Jakarta tetap kondusif dan hormat dalam bulan suci Ramadan. Gimana caranya sih kita bisa memastikan itu? pertama-tama harus ada kebijakan yang jelas dari pemerintah daerah, kayaknya harus ada langkah-langkah yang diambil untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi lagi. Dan kalau ada warga yang melaporkan hal ini, mereka harus dihormati dan tidak dipaksa sih. Tapi apa yang benar-benar perlu dilakukan sih? Maka dari itu, pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan warga, kita harus bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta ๐Ÿ˜”
 
ini gampang banget, gue pikir ini juga masalah korupsi ya? siapa yang ngebutuh rasanya warga Lenteng Agung harus khawatir tentang tempat hiburan malam itu? apalagi kalau kita already punya banyak problem lain seperti tanpa listrik dan air bersih. gue rasa ini adalah contoh bagaimana korupsi membuat pemerintah tidak fokus dengan masalah-masalah nyata yang dihadapi warga! ๐Ÿ˜’
 
Gue penasaran kenapa koresahan warga terus serius banget! Gue pikir kalau gak ada yang berbuat gangu-guang, apa pun itu dijaksa? Malam-malam Jakarta ini udah jadi tempat untuk bawa hiburan, tapi jangan lupa sih ada masyarakat lain yang mesti dipertimbangkan juga, ya...
 
Siapa tahu nggak ada apa-apa, tapi kalau giliran kita sebagai warga, kita harus bisa memberikan saran & pendapat kita ya... Sepertinya biar tidak ada kelalaian lagi, siap-siapin kebersihan dan ketenangan di Lenteng Agung, kalo gitu nanti Jakarta tetap nyaman banget buat semua warganya ๐Ÿค—.
 
Gue pikir kalau Pemprov DKI Jakarta udah jelas-jelas banget sih, warga harus ditekuni oleh pemerintahan apa pun kejadian-kejadian yang ngejok di malam hari. Tapi kenapa lagi perlu dibawa ke tempat masing-masing rumah? Gue pikir gak ada salahnya kalau kita ngatur kebiasaan kita sendiri, jangan butuh pemerintahan sih untuk memanggil kita. Tapi, aku ngerti kalau masing-masing warga juga memiliki opini yang berbeda-beda, dan itu penting banget.
 
Haha, apa lagi kabar tentang Lenteng Agung? Siapa tahu tempat itu bisa menjadi contoh bagaimana Jakarta tetap maju walau masih ada masalah seperti ini ๐Ÿ˜‚. Saya rasa pemerintah DKI harus fokus bukan cuma masalah keagamaan, tapi juga lingkungan dan keamanan, ya? Banyak sekali masalah di Jakarta yang belum terpecahkan, seperti polusi udara, kualitas air, dan transportasi. Jangan lupa juga tentang kemacetan di jalan-jalan, sih ๐Ÿš—๐Ÿ’จ. Saya harap pemerintah bisa fokus bukan cuma hal-hal keagamaan aja, tapi juga masalah-masalah lain yang lebih penting.
 
Miras itu gimana? Kenapa warga harus begitu serius? Saya suka minuman keras, tapi kalau dipikirkan benar-benar, kemudian saya akan berhenti ๐Ÿ˜‚. Saya pikir Pemprov DKI Jakarta harus fokus pada kebersihan Jakarta terlebih dahulu, lalu kemudian ke hal-hal lain seperti tempat hiburan malam. Kalau Pemprov sudah bisa menjaga Jakarta tetap rapi, saya rasa warga akan lebih puas. Saya suka nongkrong di warung makan kaki lima, tapi kalau ada tempat hiburan yang tidak aman, itu tidak baik. Mari kita fokus pada hal-hal positif saja ๐Ÿ˜Š.
 
Oke ga, kabar baik banget ya! Maksat di Lenteng Agung itu wajib ada penanggulangan, tapi aku pikir gak harus hanya karena maksiat aja, tapi juga keseimbangan lifestyle orang-orang yang hidup di sekitarnya. Misalnya, terdapat fasilitas yang aman untuk melakukan olahraga atau hobi lainnya. Aku yakin kalau ada program yang bermanfaat dan positif, pasti akan membuat masyarakat lebih puas dan siap untuk mendukung proyek-proyek seperti itu ๐Ÿ’ก
 
Pernah terbayangkan kalau Jakarta ini menjadi ibu kota yang sebenarnya? Tapi apa yang aku lihat di Lenteng Agung ini, nanti bagitu aja? Maksiat dan minuman keras yang berlebihan, itu bukan keadaan yang bisa diterima. Aku pikir warga Jakarta Selatan juga harus jujur dengan diri sendiri, tentang apa yang aku lihat di sini. Tapi aku penasaran, mengapa Pemprov DKI Jakarta ini masih belum tegas dalam menangani hal ini? Aku rasa saat Ramadan nanti, kota ini harus menjadi contoh bagi umat Islam, tapi kalau ada tempat hiburan malam yang berlebihan, itu apa keadaannya? Aku harap Pemprov bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang akan diambil langkah-langkahnya. ๐Ÿค”
 
๐Ÿค” ya gampang banget kalau koresahan warga terhadap tempat hiburan malam seperti itu harus diutarakan. aku pikir Pemprov DKI Jakarta harus mulai memfokuskan pada hal-hal yang lebih penting, seperti memperbaiki infrastruktur dan transportasi di daerah tersebut, sehingga warga tidak perlu lagi kehabisan waktu untuk mencari tempat hiburan yang aman. tapi, aku juga paham kalau nilai-nilai moral dan ketertamanan lingkungan sangat penting, terutama sebelum memasuki bulan suci Ramadan. apalagi Jakarta Selatan ini salah satu kota yang paling ramai di Indonesia, jadi perlu banget koordinasi dan perencanaan yang tepat dari Pemprov ๐Ÿ˜Š
 
aku kira sih kalau pemerintah harus lebih fokus pada masalah lingkungan banget ya! seperti kebersihan udara, pengelolaan sampah, dan tempat hiburan malam yang aman juga penting banget. aku tidak setuju dengan pemerintah yang hanya memikirkan hal-hal maksiat dan minuman keras saja. apa kalau mereka fokus pada hal-hal positif seperti kegiatan olahraga, pendidikan, atau bahkan program budaya yang bermanfaat? kalau kita fokus pada hal-hal tersebut, kemudian masalah lingkungan dan nilai-nilai moral pasti bisa diatasi dengan lebih baik ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
aku pikir ini hal yang penting banget! warga Jakarta Selatan harusnya punya hak untuk hidup nyaman, tapi juga harus dipastikan agar tidak jadi tempat maksiat dan minuman keras. aku senang mendengar bahwa Pemprov DKI Jakarta mulai berhati-hati. tapi apa yang bisa dilakukan? kami punya masalah lain, seperti jam kota yang lewat dan transportasi yang kurang nyaman ๐Ÿš—๐Ÿ’จ

atau mungkin ini adalah momen yang tepat untuk mengekspresikan aspirasi warga yang benar-benar ingin kebaikan Jakarta menjadi kota yang seimbang. aku harap Pemprov DKI Jakarta bisa mengkoordinasikan dengan baik agar setiap langkah yang diambil tidak hanya fokus pada ketertiban umum, tapi juga pada kebahagiaan masyarakat ๐Ÿ’•๐ŸŒด
 
๐Ÿค” Makanya aku pikir ini masalah yang sibuk banget! Warga Lenteng Agung harus dihormati, tapi juga warga lain di sekitar Jakarta. Aku khawatir kalau malam-malam ini makin gede dan tidak aman lagi. Pemerintah DKI Jakarta harus koordinasikan dengan masyarakat supaya semua orang bisa hidup dengan nyaman ๐Ÿ˜Š. Tapi aku juga ingat, Ramadan nanti aja... mungkin mereka mau berubah-ubah dulu sebelum memasuki bulan suci? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
kembali
Top