Pertarungan antara dua tim yang sama-sama dalam tekanan promosi musim lalu akan berlangsung di <strong>Arena Garibaldi</strong> malam ini, ketika Pisa menerima Sassuolo dalam lanjutan pekan ke-23 Serie A 2025/2026. Jay Idzes, bek Timnas Indonesia yang selamat diprediksi untuk kembali menjadi andalan di lini belakang Neroverdi, akan menemani Sassuolo dengan berharap dapat membawa kemenangan.
Pertahanan rapuh Pisa sedang memicu ketakutan. Sayangnya, skuad asuhan Alberto Gilardino baru saja mengalami kekalahan telak 2-6 dari Inter Milan dan skor dua gol lebih dulu, membuat mereka sangat rentan terhadap serangan lawan. Mereka telah merasakan kesulitan dalam 11 pertandingan terakhir.
Sementara itu, Sassuolo lebih stabil dan menempati peringkat ke-11 dengan 26 poin. Kemenangan tipis 1-0 atas Cremonese pekan lalu menjadi suntikan moral berharga setelah rentetan hasil negatif. Domenico Berardi yang kembali dari cedera panjang langsung memberikan dampak instan, dan kehadirannya di lini serang diharapkan bisa mengeksploitasi kelemahan lini belakang Pisa.
Pertandingan ini menjadi pertarungan antara dua tim dengan kondisi yang sangat mirip. Kiper Adrian Semper, bek veteran Raul Albiol, dan Juan Cuadrado dipastikan absen dalam skuad Pisa, sementara Arturo Calabresi akan menunggu putusan dari komisaris kejuaraan. Gilardino kemungkinan akan mengandalkan Simone Scuffet di bawah mistar dan menumpuk pemain di lini tengah untuk meredam kreativitas lawan, dengan Stefano Moreo yang mencetak dua gol ke gawang Inter sebagai tumpuan utama di lini depan.
Sassuolo datang dengan skuad yang lebih bugar. Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi pilihan utama di jantung pertahanan bersama Sebastian Walukiewicz, sedangkan pelatih Fabio Grosso kemungkinan besar akan menurunkan trio maut Lauriente, Pinamonti, dan Berardi sejak menit awal. Absennya Daniel Boloca di lini tengah akan ditutupi oleh pengalaman Nemanja Matic yang menjaga keseimbangan tim.
Sejarah pertandingan ini cukup menarik, dengan hasil imbang 2-2 pada pertemuan pertama musim ini. Dengan demikian, sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Namun, Sassuolo sedikit lebih unggul dalam hal kualitas individu, dan jika Jay Idzes dan kolega mampu meredam agresivitas awal Pisa, serangan balik cepat Sassuolo diprediksi akan menjadi kunci kemenangan tim tamu.
Pertahanan rapuh Pisa sedang memicu ketakutan. Sayangnya, skuad asuhan Alberto Gilardino baru saja mengalami kekalahan telak 2-6 dari Inter Milan dan skor dua gol lebih dulu, membuat mereka sangat rentan terhadap serangan lawan. Mereka telah merasakan kesulitan dalam 11 pertandingan terakhir.
Sementara itu, Sassuolo lebih stabil dan menempati peringkat ke-11 dengan 26 poin. Kemenangan tipis 1-0 atas Cremonese pekan lalu menjadi suntikan moral berharga setelah rentetan hasil negatif. Domenico Berardi yang kembali dari cedera panjang langsung memberikan dampak instan, dan kehadirannya di lini serang diharapkan bisa mengeksploitasi kelemahan lini belakang Pisa.
Pertandingan ini menjadi pertarungan antara dua tim dengan kondisi yang sangat mirip. Kiper Adrian Semper, bek veteran Raul Albiol, dan Juan Cuadrado dipastikan absen dalam skuad Pisa, sementara Arturo Calabresi akan menunggu putusan dari komisaris kejuaraan. Gilardino kemungkinan akan mengandalkan Simone Scuffet di bawah mistar dan menumpuk pemain di lini tengah untuk meredam kreativitas lawan, dengan Stefano Moreo yang mencetak dua gol ke gawang Inter sebagai tumpuan utama di lini depan.
Sassuolo datang dengan skuad yang lebih bugar. Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi pilihan utama di jantung pertahanan bersama Sebastian Walukiewicz, sedangkan pelatih Fabio Grosso kemungkinan besar akan menurunkan trio maut Lauriente, Pinamonti, dan Berardi sejak menit awal. Absennya Daniel Boloca di lini tengah akan ditutupi oleh pengalaman Nemanja Matic yang menjaga keseimbangan tim.
Sejarah pertandingan ini cukup menarik, dengan hasil imbang 2-2 pada pertemuan pertama musim ini. Dengan demikian, sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Namun, Sassuolo sedikit lebih unggul dalam hal kualitas individu, dan jika Jay Idzes dan kolega mampu meredam agresivitas awal Pisa, serangan balik cepat Sassuolo diprediksi akan menjadi kunci kemenangan tim tamu.