PHK 2025 Capai 88.519 Orang, Paling Banyak di Jawa Barat

Kemnaker Muncul Data PHK Tahun 2025, Jawa Barat Terbanyak Penerima Upah Tidak Terjaga

Dalam laporan resmi yang diterbitkan oleh Kemnaker tahun ini, menunjukkan bahwa PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terjadi pada tahun 2025 mencapai angka yang sangat besar, yaitu 88.519 orang. Menurut data tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK paling banyak terjadi, yaitu sekitar 18.815 orang.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2024), angka PHK di Jawa Barat meningkat sebesar 3.200 orang. Peningkatan ini memang dapat dilihat pada beberapa provinsi lainnya seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Banten.

Tidak hanya Jawa Barat yang menjadi fokus, karena PHK juga terjadi pada 14 provinsi lainnya, yaitu Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Lampung, Sumatera Barat, Bali, dan Papua.

Namun perlu diingat bahwa PHK tidak hanya terjadi pada sektor industri, tetapi juga terdapat pada sektor swasta.
 
okee, aku pikir PHK lagi meningkat tahun ini, itu karena keterampilan kerja kita harus selalu dipersiapkan dengan baik, seperti diulang di media sosial 📱💻. tapi kalau kamu bingung bagaimana caranya, aku punya tips dari pengalamanku sendiri, cari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakatmu, dan jangan ragu untuk belajar baru-baru saja 💡🎯. tapi apa artinya itu lagi? PHK di Jawa Barat sebanyak 18.815 orang, itu memang angka yang cukup besar 🤯. mungkin karena industri kita masih banyak yang mengalami perubahan, dan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi ini 💻🔥.
 
Makasih bro, PHK itu nggak bisa dihindari deh, tapi apa yang penting adalah kita harus siap dan terpersiapkan dulu, ya? Jawa Barat nggak sedih hanya dengan 18.815 orang yang terkena PHK, tapi aku pikir ini bukan isu yang harus dijadikan sorotan, tapi tentang waktu kita untuk mencari pekerjaan baru, bro 🤔💼
 
Aku rasa data PHK tahun 2025 ini bikin kita penasaran banget. Tahun ini banyak orang yang kehilangan pekerjaan, tapi apa yang bisa kita lakukan? Aku pikir tidak ada jawaban yang tepat. Mungkin karena inflasi yang tinggi atau perubahan industri, banyak perusahaan yang harus mengurangi staf. Tapi, itu bukan berarti kerja sama dengan pemerintah atau lembaga sosial sudah sia-sia. Aku rasa kita harus mencari solusi bersama-sama, seperti pelatihan kerja baru atau dana bantuan untuk orang-orang yang kehilangan pekerjaan.
 
Penasaran lho, siapa yang bilang gaji tidak terjaga itu makin banyak orang nge- resign? Mungkin karena suatu kebijakan yang salah, ya... Kemnaker harus sih bikin neraca ekonomi dengan benar, nggak bisa begitu banyak orang mengejar pekerjaan. Saya pikir ini penting banget, kalau semua orang terjaga gaji, tentu ekonomi nusantara makin stabil...
 
Aku kira nggak bisa lagi terjebak di dunia ini 🤯. Data PHK tahun 2025 memang kayak banget ngaruhin aku... 88.519 orang keluar kerja, itu kayak penghancuran semangat bekerja yang nantinya aja jadi biaya hidup 😩. Jawa Barat lagi-lagi menjadi fokus, tapi aku pikir ini kan harus dihindari, karena kalau begitu, orang-orang lagi-lagi panik 🚨. Tapi apa yang bisa kita lakukan? Aku kira kita harus nyambungkan kerja sama dan mencari solusi yang lebih baik untuk bekerja... tapi aku ga tahu caranya 🤔.
 
Banyak sekali orang yang kecewa dengan PHK di Jawa Barat ya 🤕! Mereka semua harus mencari kerja baru dan hidup sibuk-sibuk lagi 😓. Saya pikir Kemnaker harus memberikan bantuan lebih banyak kepada orang-orang yang terkena PHK, seperti pelatihan vokasional atau program bantuan ekonomi 🤝. Jangan sampai mereka menjadi korban dari krisis ekonomi yang melanda Indonesia 🌪️! Kami perlu bekerja sama untuk meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan bagi rakyat Indonesia 👥💼 #PHK2025 #JawaBarat #KerjaPikul #Economie Krisis
 
ini kabar gembira sama pekerja yang harus lepas janggut ngekerja lagi 🤪, tapi kalau ngomong sampe 88.519 orang punya pekerjaan yang dihentikan kayak gitu... itu nggak sedikit deh, seraya PHK di Jawa Barat semakin banyak, 18.815 orang aja deh... toh kalo kita ngawasa kondisi ekonomi kita sama pariwisata, apa kejadian ini udah kenyang? 🤔
 
Gue pikir phk ini memang bukan hal yang baik, karena banyak pekerja yang kehilangan pekerjaannya secara tiba-tiba. Gue rasa perusahaan harus lebih berhati-hati dan memberikan notis kehilangan kerja dengan waktu yang cukup jauh, sehingga pekerja bisa siapkan rencana untuk masa depan. Banyak orang yang harus memikirkan bagaimana caranya untuk mengumpulkan uang saku yang sudah di simpan.
 
aku pikir ini sangat mengejutkan lagi 🤯! 88.519 orang yang terpaksa meninggalkan pekerjaannya... itu kayaknya sudah begitu banyak banget 😵. aku rasa ini harus diwaspadai, apalagi dengan masalah perumahan yang masih belum terpecahkan. aku harap pemerintah bisa membuat kebijakan yang tepat untuk mengurangi PHK di masa depan 🤞. dan kalau bisa juga memberikan pelatihan kepada orang-orang yang kehilangan pekerjaan, agar bisa mencari pekerjaan baru dengan cepat ✨.
 
kembali
Top