Pemerintah Arab Saudi melatih para petugas haji Indonesia untuk menghadapi komplikasi di lapangan, terutama saat melakukan ibadah haji di Arafah atau Armuzna.
Mereka dilatih dengan simulasi permainan taktis yang diberi nama Tactical Floor Game (TFG) untuk memahami pola pergerakan dan penempatan pos. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para petugas dapat menempati daker atau pos masing-masing sesuai dengan pokok dan fungsinya.
Dengan demikian, tugas-tugas dapat dilaksanakan dengan baik, aman, dan lancar. Ia juga menjelaskan bahwa TFG ini akan membantu para petugas dalam memahami penugasan ke depan, termasuk dalam hal maket dan gladi posko.
Menurutnya, pemahaman waktu sangat penting saat melakukan pergerakan di Armuzna. "Pengaturan waktu sangat krusial dalam setiap pergerakan, baik pergerakan petugas sendiri maupun dalam mengawal dan mengawasi jemaah," kata dia.
Para petugas haji akan dibagi tiga satuan tugas (satgas) dengan penanggung jawab di Arafah untuk mengecek kesiapan teknis. Rencananya, para petugas Daker Bandara akan diberangkatkan ke Arafah pada 7 Dzulhijjah, sementara jemaah mulai didorong ke Arafah mulai 8 Dzulhijjah.
Dengan demikian, konsep TFG ini juga menjadi penting bagi para petugas dalam pergeseran ini.
Mereka dilatih dengan simulasi permainan taktis yang diberi nama Tactical Floor Game (TFG) untuk memahami pola pergerakan dan penempatan pos. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para petugas dapat menempati daker atau pos masing-masing sesuai dengan pokok dan fungsinya.
Dengan demikian, tugas-tugas dapat dilaksanakan dengan baik, aman, dan lancar. Ia juga menjelaskan bahwa TFG ini akan membantu para petugas dalam memahami penugasan ke depan, termasuk dalam hal maket dan gladi posko.
Menurutnya, pemahaman waktu sangat penting saat melakukan pergerakan di Armuzna. "Pengaturan waktu sangat krusial dalam setiap pergerakan, baik pergerakan petugas sendiri maupun dalam mengawal dan mengawasi jemaah," kata dia.
Para petugas haji akan dibagi tiga satuan tugas (satgas) dengan penanggung jawab di Arafah untuk mengecek kesiapan teknis. Rencananya, para petugas Daker Bandara akan diberangkatkan ke Arafah pada 7 Dzulhijjah, sementara jemaah mulai didorong ke Arafah mulai 8 Dzulhijjah.
Dengan demikian, konsep TFG ini juga menjadi penting bagi para petugas dalam pergeseran ini.