Tiga satuan tugas (satgas) petugas haji di Armuzna yang dibekali dengan kemampuan mengatur waktu untuk mengawal jemaah. Puncak Haji saat ini menjadi kompleksitas yang harus diatasi dalam rangka ibadah haji, seperti memberikan pengetahuan kepada jamaah serta memberikan arahan dan pengamanan kepada petugas yang akan mengawasinya.
Koordinator Tactical Floor Game (TFG), Letnan Kolonel Infanteri Surnadi, menyampaikan bahwa materi ini telah disampaikan sejak 2024 hingga 2025. Materi ini bertujuan agar para petugas haji dapat menempati daker atau pos masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Satgas di Armuzna dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Bandara, Makkah, dan Madinah. Masing-masing satgas memiliki tugas yang berbeda-beda. Satgas Bandara bertanggung jawab untuk mengecek kesiapan teknis di Arafah sebelum jemaah tiba. Satgas Makkah akan melakukan pengawasan di Musdhalifah sementara satgas Madinah langsung ke Mina.
Selain itu, materi ini juga disampaikan tentang bagaimana mekanisme pergerakan petugas dan pendorongan, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh petugas di wilayah Armuzna. Puncak Haji saat ini memiliki perbedaan besar dibandingkan ibadah haji sebelumnya, sehingga semua satgas harus terkoordinasi dengan baik agar tidak ada kesalahpahaman atau kesalahan yang dapat menyebabkan kematian.
"Kemampuan mengatur waktu sangat penting dalam setiap pergerakan, baik pergerakan petugas sendiri maupun dalam mengawal dan mengawasi jemaah," kata Letnan Kolonel Surnadi.
Koordinator Tactical Floor Game (TFG), Letnan Kolonel Infanteri Surnadi, menyampaikan bahwa materi ini telah disampaikan sejak 2024 hingga 2025. Materi ini bertujuan agar para petugas haji dapat menempati daker atau pos masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Satgas di Armuzna dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Bandara, Makkah, dan Madinah. Masing-masing satgas memiliki tugas yang berbeda-beda. Satgas Bandara bertanggung jawab untuk mengecek kesiapan teknis di Arafah sebelum jemaah tiba. Satgas Makkah akan melakukan pengawasan di Musdhalifah sementara satgas Madinah langsung ke Mina.
Selain itu, materi ini juga disampaikan tentang bagaimana mekanisme pergerakan petugas dan pendorongan, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh petugas di wilayah Armuzna. Puncak Haji saat ini memiliki perbedaan besar dibandingkan ibadah haji sebelumnya, sehingga semua satgas harus terkoordinasi dengan baik agar tidak ada kesalahpahaman atau kesalahan yang dapat menyebabkan kematian.
"Kemampuan mengatur waktu sangat penting dalam setiap pergerakan, baik pergerakan petugas sendiri maupun dalam mengawal dan mengawasi jemaah," kata Letnan Kolonel Surnadi.