Pemerintah kementerian haji dan umrah akan mengadakan pelatihan bagi petugas haji 2026 mulai tanggal 10 januari 2026. Diklat ini bertujuan untuk mengorientasikan mereka terhadap tugas serta persiapan fisik yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Pelatihan ini juga akan fokus pada pemahaman fikih haji, kemampuan komunikasi dasar berbahasa Arab, dan integritas di tempat kerja.
Dalam kesempatan briefing outlook penyelenggaraan haji di Asrama Haji Pondok Gede, mengetuai pelatihan ini adalah menteri haji dan umrah yang disebut Gus Irfan. Dikatakan bahwa ada 179 orator yang akan membina petugas haji 2026 untuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan mereka dalam kegiatan-kegiatan selain utama.
Pengelolaan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah, terutama karena beberapa kritik masyarakat yang menilai bahwa pemerintah belum berhasil memastikan niat sejati dari para petugas. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan integritas dan kekompakan tim, serta menyelesaikan masalah kerja fisik yang dilakukan oleh petugas haji selama 25 jam, mengingat bahwa pekerjaan mereka terdiri dari pekerjaan fisik.
Dalam kesempatan briefing outlook penyelenggaraan haji di Asrama Haji Pondok Gede, mengetuai pelatihan ini adalah menteri haji dan umrah yang disebut Gus Irfan. Dikatakan bahwa ada 179 orator yang akan membina petugas haji 2026 untuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan mereka dalam kegiatan-kegiatan selain utama.
Pengelolaan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah, terutama karena beberapa kritik masyarakat yang menilai bahwa pemerintah belum berhasil memastikan niat sejati dari para petugas. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan integritas dan kekompakan tim, serta menyelesaikan masalah kerja fisik yang dilakukan oleh petugas haji selama 25 jam, mengingat bahwa pekerjaan mereka terdiri dari pekerjaan fisik.