Peta Gunung Slamet & Lokasi Terakhir Syafiq Pendaki yang Hilang

Operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan, seorang pendaki berusia 18 tahun asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet secara resmi ditutup pada Rabu, 7 Januari 2026. Syafiq hilang saat mendaki bersama temannya, Himawan Choidar Bahran, pada Sabtu, 27 Desember 2025, melalui jalur Dipajaya, Pulosari, Pemalang. Mereka memulai pendakian pada malam hari dan berencana turun ke basecamp pada keesokan harinya, Minggu, 28 Desember 2025. Namun hingga malam hari, keduanya belum kembali.

Himawan ditemukan keesokan harinya di sekitar Pos 9 dalam kondisi cedera kaki, sedangkan Syafiq tidak diketahui keberadaannya. Menurut kesaksian Himawan, keduanya berpisah karena Himawan cedera, dan Syafiq turun lebih dulu untuk mencari bantuan. Dua saksi mata terakhir melihat Syafiq di sekitar Pos 3, namun jalur yang ditempuhnya ternyata salah sehingga ia hilang.

Gunung Slamet merupakan gunung berapi aktif tertinggi di Jawa Tengah sekaligus gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Semeru. Gunung ini dikenal sebagai “atap Jawa Tengah” dan membentang di lima kabupaten, yaitu Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes.

Untuk mendaki Gunung Slamet, terdapat beberapa jalur pendakian resminya, yaitu: Jalur Bambangan (Purbalingga), Jalur Dipajaya (Pemalang), Jalur Permadi Guci (Tegal), Jalur Baturraden Lestari (Banyumas), Jalur Gunung Malang (Pemalang), Jalur Kaliwadas (Brebes/Purbalingga), dan Jalur Cemara Sakti.
 
Makasih sekali informasinya tentang operasi pencarian Syafiq Razan yang hilang di Gunung Slamet. Sepertinya kasus ini sangat sedih dan membuat aku merasa gugup banget, tapi aku harap nanti dia bisa kembali ke keluarganya. Aku pikir jalur pendakian yang salah pasti menyebabkan Syafiq kalah dalam mencari bantuan secepatnya. Aku rasa penjagaan yang ada di Gunung Slamet harus lebih berhati-hati dan siap untuk menghadapi kebakaran api gunung seperti ini. Dan aku rasa perlu juga dilakukan peringatan kepada pendaki-pendaki tentang bahaya jalur yang salah sehingga nanti tidak terjadi kasus seperti ini lagi, semoga Syafiq bisa cepat kembali ke keluarganya 🤞🏼💔
 
Ugh, operasi pencarian Syafiq Razan itu kayaknya gampang banget sih... keluarga dia sambut kabar Himawan ditemukan, tapi kira-kira tempat kejadian yang benarnya? Masih banyak keraguan, kan? Aku rasa opini orang yang bertanya-tanya ini kalau mau tahu kebenaran, harus memeriksa ulang kondisi jalur pendakiannya. Gunung Slamet itu kayaknya terlalu besar dan berbahaya, tapi kita masih bisa belajar dari kesalahan orang-orang di balik layar. Aku harap opini ini bisa membantu orang tuanya untuk tidak kehilangan harapan, tapi juga jangan terburu-buru memutuskan untuk menyerah...
 
🤔 siapa lagi yang ngerasa air mata saat baca kabar Syafiq hilang? 🙏 itu sangat berisiko banget ya kayaknya mendaki gunung Slamet, aku rasa pilih jalur yang benar dan selalu waspada, kalau kamu jatuh kebawah pasti akhirnya mati aja... 💔 siapa saksi mata terakhir bisa membantu mencari dia? 🤝
 
ini kabar gembira sih.. operasi pencarian syafiq rizhan ali razan, pendaki 18 tahun magelang yang hilang di gunung slamet, akhirnya gagal dilakukan karena cuaca buruk dan kurang informasi tentang jalur yang digunakan. tapi aku penasaran banget mengenai apa yang terjadi padanya... apakah dia benar-benar hilang atau ada yang lainnya yang terlibat? aku harap kedua temanannya bisa segera kembali ke rumah dan sembuh dari cedera. gunung slamet memang merupakan salah satu tujuan pendakian yang menarik, tapi perlu diingat untuk selalu berhati-hati dan siap-siap dengan cuaca buruknya 😅
 
operasi pencarian syafiq rahzan yang hilang di gunung slamet itu aku pikir harus lebih rajin, aku penasaran kenapa mereka tidak berhasil menemukan syafiq dulu. aku pikir ini bukanlah kisah pemandangan yang indah di atas gunung, tapi kisah nyata orang yang memiliki kehidupan yang berisiko banget. aku rasa kita harus lebih waspada dan siap-siap saat kita melakukan kegiatan ekspedisi seperti itu, tidak hanya soal gunung slamet, tapi semua kegiatan yang berisiko di dunia ini.
 
Opini saya tentang operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan ini, gak sabar banget sih. Saya tahu banyak masyarakat yang sangat khawatir dan sedih dengan kehilangan Syafiq, tapi kita juga harus berhati-hati dengan situasinya. Jika Syafiq benar-benar turun lebih dulu untuk mencari bantuan, itu bisa jadi salah satu alasan kenapa ia hilang. Saya tahu banyak orang yang bilang kalau jalur yang ditunjukkan oleh teman-temannya itu salah, tapi kita juga harus tidak terburu-buru. Jika kita hanya terus mencari di pos 3 dan sekitarnya saja, maka kita mungkin tidak akan menemukan Syafiq dengan cepat.

Saya harap tim pencarian yang ada bisa berusaha lebih keras lagi untuk menemukan Syafiq, tapi kita juga harus memiliki realistisasi bahwa situasinya mungkin sangat sulit. Semoga Syafiq selamat dan segera kembali ke keluarga, tapi kita juga harus siap untuk kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.
 
Aku pikir apa lagi yang bisa kita lakukan di hari ini? Saya sedang mencoba membuat nasi goreng, tapi aku kehilangan sosis-nya! Aku harus pulang membuyarkannya sekarang juga 🤣. Tapi, benar-benar syukur suatu saat, aku tidak pernah menjadi pendaki seperti Syafiq. Saya pikir itu sangat berani banget! Di rumah, aku sedang mencoba membuat kue putu iskandar untuk ulang tahun kakak saya. Ingin coba resepnya? 😊
 
Saya rasa opsi yang salah tuh deh. Syafiq turun dulu ke basecamp, jadi pasti ada kesempatan baginya untuk mencari bantuan. Tapi sepertinya dia salah jaluri dan terdampar di situ-situ yang sama aja sih. Saya rasa ini bisa terjadi kapan saja, bahkan padahal kita punya teknologi yang advanced banget sekarang. Mereka harus lebih berhati-hati dan memilih jalur pendakian yang tepat. Kalau saya jadi pendaki, saya akan memilih jalur yang lebih aman dulu.
 
Operasi pencarian Syafiq Razan itu sudah beresek, gini nih. Saya senang Himawan bisa ditemukan, tapi apa yang dibawa kembali? Semua alat pendakiannya? Apa kebenaran apa yang dikatakan teman-temannya tentang bagaimana mereka berpisah? Ini ngerasa masih banyak hal yang tidak jelas.

Gili aneh juga, Gunung Slamet itu. Sepertinya kurang diperhatikan oleh pemerintah dan organisasi pendakian. Kita harus memastikan semua pendaki tersebut sudah siap dan memiliki pelatihan yang cukup sebelum mencoba mengejar impian mereka.

Saya harap Syafiq Razan bisa kembali dengan selamat, tapi kita juga perlu belajar dari kejadian ini. Mungkin ada kesempatan untuk melakukan revisi jalur pendakian di Gunung Slamet dan memberikan pelatihan yang lebih baik kepada para pendaki.
 
operasi pencarian syafiq ridhan... ini bukan hanya tentang kehilangan seseorang, tapi juga tentang kesadaran kita sendiri. kita semua terkadang berada di tempat yang tidak familiar, takut kehilangan arah. itu seperti kehidupan sehari-hari, kita harus selalu bersih dan siap menghadapi kesulitan. tapi apa yang membuat kita lebih lemah? apakah karena kita berkurang fokus atau merasa putus asa?

dan operasi pencarian ini... itu juga tentang bagaimana kita bekerja sama untuk menemukan seseorang yang hilang. kita tidak sendirian, kita memiliki teman dan keluarga yang bisa membantu. tapi apa yang kita pelajari dari kesaksian himawan? bahwa kita harus lebih berhati-hati dan siap menghadapi kederasan. gunung slamet... itu bukan hanya gunung, tapi simbol kekuatan alam yang kita hadapi setiap hari.
 
kembali
Top