Vietnam Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8%, Meskipun Kebijakan Tarif AS Masih Berlaku
Menurut laporan baru, pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai delapan persen pada 2025. Ini merupakan peningkatan dari laju tahun 2024, yang disebabkan oleh ekspor yang meningkat dan di tengah kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pemerintah Vietnam telah menetapkan target pertumbuhan tahunan lebih dari delapan persen pada tahun ini. Namun, meskipun demikian, tingkat inflasi pada 2025 mencapai 3,31 persen dan harga konsumen naik 3,48 persen dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi Vietnam didukung oleh konsumsi domestik dan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi untuk infrastruktur. Vietnam juga telah mengabaikan bea masuk AS sebesar 20 persen pada barang-barangnya, sehingga memberikan dampak positif terhadap ekspor.
Namun, kebijakan tarif AS masih berlaku dan mempengaruhi perdagangan antara Vietnam dan Amerika Serikat. Angka surplus perdagangan Vietnam dengan AS telah mencapai rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni mencapai 129,5 miliar dolar AS pada September 2025.
Meskipun demikian, Vietnam tetap berharap untuk menyeimbangkan kembali model pertumbuhannya agar tidak lagi hanya bergantung pada ekspor. Dengan demikian, Vietnam dapat meningkatkan kekuatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut laporan baru, pertumbuhan ekonomi Vietnam mencapai delapan persen pada 2025. Ini merupakan peningkatan dari laju tahun 2024, yang disebabkan oleh ekspor yang meningkat dan di tengah kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pemerintah Vietnam telah menetapkan target pertumbuhan tahunan lebih dari delapan persen pada tahun ini. Namun, meskipun demikian, tingkat inflasi pada 2025 mencapai 3,31 persen dan harga konsumen naik 3,48 persen dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi Vietnam didukung oleh konsumsi domestik dan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi untuk infrastruktur. Vietnam juga telah mengabaikan bea masuk AS sebesar 20 persen pada barang-barangnya, sehingga memberikan dampak positif terhadap ekspor.
Namun, kebijakan tarif AS masih berlaku dan mempengaruhi perdagangan antara Vietnam dan Amerika Serikat. Angka surplus perdagangan Vietnam dengan AS telah mencapai rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni mencapai 129,5 miliar dolar AS pada September 2025.
Meskipun demikian, Vietnam tetap berharap untuk menyeimbangkan kembali model pertumbuhannya agar tidak lagi hanya bergantung pada ekspor. Dengan demikian, Vietnam dapat meningkatkan kekuatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.