Pertamina siapkan untuk memberikan layanan BBM di wilayah Aceh, namun masih ada beberapa keterbatasan yang membuat sebagian SPBU belum beroperasi. Menurut data dari 156 SPBU di Aceh, sebanyak 151 SPBU atau 97% sudah beroperasi. Namun, ada beberapa SPBU yang belum bisa beroperasi penuh karena keterbatasan akses menuju lokasinya.
Saat ini, Pertamina terus berupaya untuk memperbaiki kondisi penyaluran BBM di Aceh dengan cara mengalihkan suplai dari terminal lain. Misalnya, kebutuhan BBM di Sibolga dipasok dari terminal Dumai, sedangkan wilayah Siantar dan Teluk Kabung diperkuat dari terminal sekitarnya.
Meskipun masih ada beberapa akses yang terputus, Pertamina menggunakan armada distribusi dengan kapasitas maksimal 8 kiloliter (KL) atau setara 8.000 liter per mobil tangki untuk memastikan penyaluran BBM di Aceh berjalan normal. Sementara itu, wilayah Sumatra Utara sudah kembali 100% normal, dan juga demikianlah dengan Sumatera Barat.
Kondisi ini diyakini dapat memberikan kepastian bagi masyarakat yang membutuhkan layanan BBM di Aceh.
Saat ini, Pertamina terus berupaya untuk memperbaiki kondisi penyaluran BBM di Aceh dengan cara mengalihkan suplai dari terminal lain. Misalnya, kebutuhan BBM di Sibolga dipasok dari terminal Dumai, sedangkan wilayah Siantar dan Teluk Kabung diperkuat dari terminal sekitarnya.
Meskipun masih ada beberapa akses yang terputus, Pertamina menggunakan armada distribusi dengan kapasitas maksimal 8 kiloliter (KL) atau setara 8.000 liter per mobil tangki untuk memastikan penyaluran BBM di Aceh berjalan normal. Sementara itu, wilayah Sumatra Utara sudah kembali 100% normal, dan juga demikianlah dengan Sumatera Barat.
Kondisi ini diyakini dapat memberikan kepastian bagi masyarakat yang membutuhkan layanan BBM di Aceh.