Klasiknya, Persis Solo menyesatkan semuanya. Meski telah merayakan Clayton Da Silveira sebagai pemain asing baru untuk musim 2025/2026, keputusan ini ternyata adalah penipuan.
Menurut Persis Solo sendiri, pembeli "kejujuran" ini diakui karena klaim administrasi Clayton yang tergolong tidak lengkap dan tidak sesuai dengan ketentuan berlapisan tingkat kompetisi Indonesia.
Sebelumnya, seorang pemain Brasil ini diproyeksikan untuk memberi tambahan kekuatan bagi persis Solo. Namun kemudian diumumkan bahwa ia harus meninggalkan klanjangan ini karena tidak sesuai dengan syarat-syarat tertentu yang telah diatur oleh PSSI.
Dalam penutup, keputusan ini diterima oleh pihak club setelah PSSI mengatakan bahwa Clayton Da Silveira tidak memenuhi syarat administratif untuk tampil di Super League.
Menurut Persis Solo sendiri, pembeli "kejujuran" ini diakui karena klaim administrasi Clayton yang tergolong tidak lengkap dan tidak sesuai dengan ketentuan berlapisan tingkat kompetisi Indonesia.
Sebelumnya, seorang pemain Brasil ini diproyeksikan untuk memberi tambahan kekuatan bagi persis Solo. Namun kemudian diumumkan bahwa ia harus meninggalkan klanjangan ini karena tidak sesuai dengan syarat-syarat tertentu yang telah diatur oleh PSSI.
Dalam penutup, keputusan ini diterima oleh pihak club setelah PSSI mengatakan bahwa Clayton Da Silveira tidak memenuhi syarat administratif untuk tampil di Super League.