Persiapan Haji 2026: Garuda & Saudi Airlines Resmi Teken Kontrak

Pemerintah Indonesia melaporkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Arab Saudi sudah memasuki tahap krusial. Pihak pemerintah telah menandatangani kontrak dengan maskapai Garuda dan Saudi Airlines untuk menyelenggarakan penerbangan jemaah haji. Menurut Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, kontrak dengan Garuda Indonesia ditandatangani pada tanggal 17 Desember 2025, sedangkan kontrak dengan Saudi Airlines ditandatangani pada tanggal 23 Desember 2025.

Garuda Indonesia akan melayani jemaah haji dari beberapa kota di Indonesia, termasuk Banjarmasin, Kualanamu, Padang, Solo, Yogyakarta, Balikpapan, Ujung Pandang, Lombok, BTN Banten, dan sebagian Jakarta. Sementara itu, Saudi Airlines akan melayani jemaah dari beberapa kota di Indonesia, termasuk Batam, Jakarta Pondok Gede, Kertajati, Palembang, Surabaya, dan sebagian Jakarta.

Dalam hal pembiayaan, Badan Pengelola Keuangan Haji telah mentransfer dana operasional ibadah haji sebesar Rp11.574.420.950.436 atau 63,8 persen dari total permintaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp18.215 triliun.

Pemerintah juga telah menyiapkan fasilitas akomodasi bagi jemaah haji di Makkah dan Madinah, termasuk 178 hotel untuk jemaah reguler di Makkah yang tersebar di beberapa wilayah, serta tiga wilayah utama di Madinah. Jemaah haji Indonesia juga akan dibagi ke dalam dua syarikah, yaitu Al-Bayt Guests dan Rawafid Al-Haj.

Dalam penyelenggaraan layanan konsumsi, jemaah haji di Makkah akan menerima maksimal 84 kali makan, sedangkan di Madinah, konsumsi jemaah dilayani oleh 23 dapur dengan maksimal 27 kali makan. Layanan transportasi jemaah disiapkan dalam tiga skema, yakni bus antarkota perhajian, bus layanan Masyair, dan bus Shalawat.
 
BIAR PERSIAPAN IBADAH HAJI TAHUN 2026 BISA SEBESAR-BESARNYA, MASUKIN KALAU GAK! 🤯 SAMPEAN YA, GARUDA INDOHESIA DAN SAUDI AIRLINES ALREADY TANDATANGANI KONtrakNYA. MAKAN NYUMUUNNYUU, MAKAN 84 KALI DI Makkah, 27 KALI DI Madinah! 🍴 WAKTU NYEMEHNYE MUDAH-MUDAHYA, DAPUR 23 DI MADINAH ALREADY BISA! 🚗 BUS SHALAWAT UNTUK JEMAHH HAJI, MASUKIN AKAN MENYELESAIKAN PENYELENGGARAAN LAYANANNYA. PEMBIAYAANNYYA 63,8 PERSEN ALREADY SEBESARNYA, WAKTU NYUJILINYUUH! 🤑
 
Gue rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini... Kontrak dengan Garuda dan Saudi Airlines itu kayaknya terlalu cepat sekali, gue bingung kenapa ga ada rincian lebih lanjut tentang apa yang dibeli Garuda dan Saudi Airlines dari pemerintah. Apakah mereka bayar lebih dari Rp 11,6 triliun itu? Ga bisa dipercaya bahwa hanya 63,8% dari BPIH 2026 yang sudah diserahkan... gue rasa ada sesuatu yang tidak diungkapkan di sini 🤔
 
aku pikir ini semua itu nggak benar-benar kebiasaan kita, kenapa pemerintah harus selalu ngebut-gebutan seperti ini? apakah ada konspirasi sengaja untuk memfokuskan perhatian kita dari masalah nyata di Indonesia? aku yakin kalau kontrak itu tidak semua benar, ada yang salah, misalnya kontrak dengan Garuda dan Saudi Airlines. nggak tahu sih apa yang sebenarnya terjadi, tapi aku akan selalu waspada! 🤔🚨
 
Makasih kan pemerintah sudah banyak yang persiapan untuk ibadah haji tahun 2026 sudah mulai. Aku sedang mencari informasi tentang bagaimana cara membeli tiket pesawat murah, gimana nih? Aku punya rencana ke Makkah pada musim depan, tapi belum tentu aku bisa afford biaya perjalanan. Dan apa sih bedanya antara Garuda dan Saudi Airlines, aku suka pesawat mana nih?
 
Aku kayaknya masih inget saat-saat ibadah haji 90an di Saudi Arabia, aku udah pernah jamaah haji kali ya! Sekarang nih persiapan ibadah haji 2026 sudah mulai siap, garuda dan saudi airlines udah menandatangani kontrak. Aku seneng dengerin bahwa garuda Indonesia akan melayani jemaah dari beberapa kota di Indonesia, kayaknya makin mudah aja para jamaah haji yang tinggal di luar kota besar. Tapi aku masih inget saat-saat ibadah haji 90an, aku udah pernah tumpul 2 kali karena kesepian, dan aku harus berjalan 10 km lagi ke kota lain untuk mencari ganti pakai. Sekarang nih teknologi sudah berkembang, aku seneng bisa melakukan check-in online aja sebelum penerbangan! 🚀
 
Aku pikir kontrak dengan Garuda dan Saudi Airlines itu kayak gampang2 banget, tapi aku juga berpikir kontrak itu kayak serasa ada masalah, karena kalau begitu, berarti kita harus membayar banyak uang untuk perjalanan haji... tapi aku juga pikir, siapa tau kontrak itu bisa membuat pemerintah lebih cepat dalam menyelenggarakan ibadah haji, tapi aku juga berpikir, apakah hal itu penting? aku sengaja buat kontra dengan diri sendiri, kayak gampang2 banget...
 
Pekan lalu kan siap-siapan ibadah haji 2026 di Arab Saudi udah memasuki tahap krusial 🤯! Kontrak dengan Garuda dan Saudi Airlines sudah ditandatangani, apa-apa tidak ada masalah nih? 🙄

Aku rasa penting banget bahwa pemerintah telah menyiapkan fasilitas akomodasi yang memadai di Makkah dan Madinah. 178 hotel untuk jemaah reguler di Makkah yang terjangkau? 🤩 itu adalah kebaikan besar! Atau mungkin itu juga cara pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kita, kan? 🤑

Tapi apa yang membuat aku penasaran sih adalah bagaimana biaya operasional ibadah haji itu dikelola. Rp 11,5 triliun udah dibayarkan, tapi masih ada yang harus dilakukan? 🤔 Mungkin ada cara untuk menghemat biaya yang lebih efektif?

Sekarang aku rasa pemerintah sudah siap-siap banget, apalagi dengan layanan transportasi yang disiapkan. Bus antarkota perhajian, bus Masyair, dan bus Shalawat itu semua ada 🚌! Aku harap jemaah haji Indonesia bisa menikmati ibadah haji yang lebih lancar dan nyaman tahun ini
 
Wah omongnyebar ni penggunaan kontrak yang serius banget! Garuda dan Saudi Airlines siap-siap siaga utak-atik jemaah haji tahun 2026. Saya rasa ini penting sekali, tapi saya sengaja nggak bisa tidur nanti karena terlalu banyak persiapan yang harus dilakukan. Mau dipertimbangkan juga siapa yang akan masuk ke dalam syarikah-syarikah itu, karena ada beda-beda kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
 
Masing-masing kontrak di garuda dan saudi alamanya keren, tapi saya masih ragu bagaimana cara pemerintah nglakukannya ini semua dalam waktu 1 tahun aja 🤔. Kontraknya dipasang jelas, tapi apa hasilnya? Semua beresolusi? Tapi kita juga harus ingat bahwa banyak hal yang bisa salah atau tidak sesuai rencana. Misalnya, bagaimana kalau ada masalah keterlambatan penerbangan atau fasilitas akomodasi tidak sesuai harapan? Saya ingin melihat hasilnya sebelum bersemangat terlalu banyak 😊.
 
😊 Maksudnya, persiapan ibadah haji tahun 2026 sudah ngaruh baik! Penandatanganan kontrak dengan maskapai Garuda dan Saudi Airlines itu menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia already siap-siap ngatur hal ini. Semoga saja tidak ada masalah keuangan yang mempengaruhi biaya operasional ibadah haji. 🤞

Dan, nih, fasilitas akomodasi di Makkah dan Madinah itu juga keren banget! Hotel untuk jemaah reguler di Makkah ngaruh baik, terutama karena ada di beberapa wilayah, sehingga jemaah ngak perlu khawatir. 😊 Dan, dua syarikah yang dibagi bagi jemaah haji itu also seru! Semoga saja semua hal ini berjalan lancar dan ibadah haji tahun 2026 bisa menjadi sukses 🙏
 
kembali
Top