Perminas akan Kelola Logam Tanah Jarang dan Komoditas Strategis

Pemerintah Indonesia resmi membentuk Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk menangani pengolahan sumber daya mineral strategis di tanah air. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus pada pengolahan sumber daya mineral strategis, berbeda dengan peran MIND ID yang berfokus pada hilirisasi.

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pemerintah melihat kepentingan dan kebutuhan untuk membuat BUMN baru yang khusus menangani pengolahan sumber daya mineral. Ia mengatakan bahwa perlu satu BUMN yang khusus untuk menangani sumber daya mineral Indonesia nanti.

Perminas akan fokus pada pengelolaan logam tanah jarang (LTJ) dan beberapa komoditas strategis lainnya. Perusahaan ini juga akan mengelola tambang-tambang mineral strategis, termasuk yang sudah ada di bawah naungan BUMN lainnya.

Pemerintah masih belum menentukan berapa modal yang akan diberikan kepada perusahaan pelat merah baru ini. Namun, diketahui bahwa Perminas akan dibekali dengan salah satu dari 28 lahan yang telah disita negara karena dinilai menjadi sebab bencana banjir bandang dan longsor Sumatra.

Dalam keseluruannya, kehadiran Perminas diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengolahan sumber daya mineral di Indonesia dan mengurangi dampak kehambatan yang dialami saat ini.
 
😊 Maksudnya apa sih perlu lagi BUMN kayak gini? Kalau udah ada MIND ID, kayaknya sudah cukup kan? 🤔 Tapi mungkin karena ingin fokus dan efisiensi pengolahan sumber daya mineral strategis di Indonesia. Aku pikir kalau perlu, tapi perlu juga memikirkan dampak kehambatan yang dialami saat ini, ya... 💡
 
wah keren banget gajipnya, baru nggabungin 28 lahan itu sama perusahaan pelat merah baru... siapa bilang negara udah cukup dengan hanya beberapa tambang? 🤔 kalau mau optimize efisiensi pengolahan sumber daya mineral, kalau harus nanti udah ada satu perusahaan yang fokus kok... kayaknya pemerintah udah punya rencana yang jelas deh 💡
 
Kalau benar2 terbentukin Perminas, itu gak mau salah. Kita perlu penanggulangan yang lebih baik dari logam tanah jarang dan tambang-tambang strategis kita. Namun, harus diingat kalau ada kelemahan lainnya, seperti efisiensi dan pengawasan yang masih kurang. Jika pemerintah benar2 peduli dengan perusahaan ini, maka saya yakin Perminas akan bisa menjadi penyelesaian yang tepat untuk sumber daya mineral kita 😊
 
Aku pikir ini salah strategi, apa lagi kalau kita sudah punya MIND ID yang bisa ngelola hilirisasi mineral? Kenapa pemerintah harus buat lagi BUMN yang spesifik, apalagi kalau itu Perminas yang fokus pada LTJ? Kalau tidak ada efisiensi, kapan kita di Indonesia akan bisa kompetitif dengan negara lain?
 
ini penting banget sih, kita butuh BUMN yang fokus pada pengolahan sumber daya mineral strategis bukan nggak sibuk sama aja dengan MIND ID 🤑🔩. kalau perusahaan pelat merah baru ini bisa mengelola tambang-tambang mineral strategis dan logam tanah jarang, itu akan sangat baik bagi negara kita 😊. tapi harus diingat, pemerintah belum menentukan modal yang akan diberikan ke Perminas, jadi masih banyak pertanyaan lagi 🤔.
 
ini nih bro, perubahan ini benar-benar penting banget! Perminas bakal membuat pengelolaan sumber daya mineral jadi lebih efisien, tapi apa artinya gak ada kesempatan bagi MIND ID dan perusahaan lainnya? harusnya bisa ada cara untuk MIND ID dan perusahaan lainnya masih bisa beroperasi dengan baik juga 🤔

perminas bakal fokus pada logam tanah jarang dan beberapa komoditas strategis, tapi apa kalau sumber daya mineral itu terus menurun? perlu ada langkah keamanan untuk mencegah hal ini terjadi. aku harap pemerintah bisa membuat peraturan yang lebih ketat agar tidak terjadi kehambatan lagi 🚧
 
Aku pikir ini kalau gini juga bisa bikin masalah. Pemerintah lagi-lagi membuat perusahaan baru, padahal ada yang sudah ada ya? BUMN lainnya kayaknya masih harus menanggung beban itu sendiri. Tapi aku paham kalau mau meningkatkan efisiensi pengolahan sumber daya mineral, tapi perlu diawasi juga agar tidak terjadi korupsi atau penyalahgunaan. Aku rasa perlu ada beberapa syarat sebelum Perminas bisa mulai bekerja, seperti harus ada rencana yang matang dan sudah dipastikan bahwa mereka bisa mengelola sumber daya mineral dengan baik.
 
Gue pikir pemerintah sudah lama ngertimuin kesempatan ini, tapi sepertinya masih butuh waktu untuk membuat Perminas jadi nyata. Ngomong-ngomong perlu diawasi nih, bagaimana caranya Perminas bakal dapat mengelola tambang-tambang yang sudah ada? Gue khawatir kalau hanya sekedar cara promosi saja aja, tapi tidak ada tindakan nyata untuk meningkatkan efisiensi pengolahan sumber daya mineral di Indonesia 🤔.
 
😊 aku pikir pemerintah benar-benar nantinya bisa menangani pengolahan sumber daya mineral dengan lebih baik, terutama untuk logam tanah jarang yang sangat penting bagi negara kita. kalau bisa mengelola tambang-tambang dengan lebih baik dan efisien, jadi kita bisa menghasilkan banyak keuntungan dari sumber daya alam kita 🤑

dan aku senang pemerintah memilih untuk membuat BUMN yang khusus menangani pengolahan sumber daya mineral, karena kalau sudah ada perusahaan lain yang melakukan hal ini, mungkin tidak bisa menangani masalah dengan lebih baik. kalau bisa diwujudkan bahwa Perminas bisa mengelola lahan-lahan yang telah disita negara dengan baik, jadi kita bisa memiliki kepercayaan bahwa pemerintah benar-benar peduli dengan kesejahteraan rakyat 🙏
 
kembali
Top