Perbedaan Najis Mazhab Syafii dan Hambali Panduan Cara Bersuci

Gue pikir kalau ini salah jalan, ya... syariat islam itu banyak sekali interpretasi dan pemahaman yang berbeda-beda. tapi apa salahnya sih? kita harus bisa memahami dan menghormati perbedaan mazhab ulama. tapi gue rasa pentingnya memahami konsep "najis" ini bukanlah tentang apa-apa yang terjadi pada hewan atau air mani manusia, tapi lebih kepada bagaimana kita menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
 
Maksud syariat Islam itu jadi makin kompleks lagi 🤯. Siapa bilang bahwa allah punya aturan yang berbeda-beda sih? Saya rasa semua mazhab itu sama-sama baik, tapi yang berbeda adalah cara-cara dijalankan. Tapi apa salahnya kita ngerti bahwa syariat bukan tentang menjelajahi hal-hal yang kotor atau tidak, tapi lebih kepada kebersihan dalam hati 🙏. Dan mengenai air mani manusia, siapa bilang itu najis? Saya rasa seharusnya kita fokus pada bagaimana kita bisa hidup bersih dan seimbang, bukan lagi tentang apa yang dianggap "najis" atau tidak 💦.
 
iya, syariat islam memang memiliki perbedaan dalam menjelaskan adanya najis. aku pikir perbedaan ini cukup menggelitik banget. apa yang penting adalah kita harus bisa berdiskusi tentang hal ini dengan santai dan jujur, bukan menuduh orang lain salah. tapi apa yang aku curigai di sini adalah kita masih banyak yang tidak paham bagaimana cara hidup bersih dan sehat secara umum, bahkan tidak peduli apakah kita adalah umat islam atau tidak. sehingga, giliran kita untuk berubah dari menjadi 'yang jernih' menjadi 'air mancur'. 🌊💦
 
Aku penasaran banget dengan perbedaan mazhab Syafi'i dan Hambali tentang najis dan kotoran. Karena aku pikir, kalau kita duduk di pinggir jalan, aku ingin tahu apa yang bersih dan apa yang tidak. Misalnya, kalau aku melihat sapi yang sedang makan daun, apakah kotorannya Najis? Tapi kalau aku lihat sapi itu kemarin berbicara dengan ayam, tapi saat ini sibuk makan daun, apa yang aku cari harus Najis atau tidak? Aku rasa semua itu terlalu rumit. Bagaimana kalau kita hanya pakai aturan sederhana, seperti cuci tangan sebelum sarapan? Apa masalahnya kalau air mani manusia tidak perlu dicuci? Tapi, aku penasaran juga tentang bagaimana ulama-ulama dalam mazhab Syafi'i menjelaskan tentang najis itu. Aku ingin tahu lebih banyak tentang hal itu 🤔
 
heyyyy, aku pikir ini yang bingung, sih! syariat islam memang ada perbedaan dalam menjelaskan apa itu najis, tapi apa punya alasan dari mazhab mana yang benar? aku pikir apa yang penting adalah kita semua harus menjaga kebersihan dan kesehatan, bukan kisah tentang apakah ini "najis" atau tidak. kalau di Indonesia, kami harus mandi setiap hari, tapi siapa tahu ada orang yang masih bisa mandi 1 kali seminggu? 🤷‍♂️ aku lebih peduli dengan bagaimana kita dapat menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri, bukan tentang perbedaan mazhab. apa yang penting adalah kita semua bersih dan sehat, tidak peduli siapa yang diikuti oleh agama mana 🙏
 
kembali
Top