Menurut data yang diketahuinya, pada masa Nataru 2025/2026, total penumpang angkutan umum mencapai 21 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 12,48 persen dibandingkan periode sebelumnya. Menurut laporan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), penumpang angkutan laut naik 43,42 persen menjadi 2,25 juta orang, sedangkan penumpang kereta api meningkat 12,92 persen menjadi 7,57 juta orang.
Sementara itu, penumpang angkutan perkeretaapian dan penyeberangan juga meningkat. Penduduk Jakarta yang melakukan perjalanan jarak jauh pada masa Nataru 2025/2026 diperkirakan mencapai 17 persen dari total 10 juta orang. Perjalanan jarak jauh dianggap sulit karena faktor cuaca dan kemacetan lalu lintas.
Berdasarkan perkiraan, pada masa Nataru 2025/2026, penduduk Jakarta melakukan perjalanan dengan kendaraan keluar masuk Jabodetabek sebesar 17 persen dari total 20 juta orang.
Sementara itu, penumpang angkutan perkeretaapian dan penyeberangan juga meningkat. Penduduk Jakarta yang melakukan perjalanan jarak jauh pada masa Nataru 2025/2026 diperkirakan mencapai 17 persen dari total 10 juta orang. Perjalanan jarak jauh dianggap sulit karena faktor cuaca dan kemacetan lalu lintas.
Berdasarkan perkiraan, pada masa Nataru 2025/2026, penduduk Jakarta melakukan perjalanan dengan kendaraan keluar masuk Jabodetabek sebesar 17 persen dari total 20 juta orang.