Penuhi Persyaratan MSCI, Ini Jurus OJK Perkuat Pasar Modal RI

OJK Siap Penuhi Persyaratan MSCI, Ini Jurus untuk Meningkatkan Kualitas Pasar Modal RI

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, lembaga ini telah menyiapkan berbagai langkah untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia. Salah satu langkah tersebut adalah publikasi data kepemilikan saham secara lebih komprehensif di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal Januari 2026.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas informasi dan mendukung pengambilan keputusan investor. Selain itu, OJK juga berkomitmen memenuhi permintaan tambahan MSCI terkait penyediaan informasi kepemilikan saham dengan porsi di bawah lima persen yang disertai dengan kategori investor.

Di sisi lain, SRO pasar modal akan menerbitkan ketentuan mengenai free float minimum sebesar 15 persen dengan penerapan transparansi yang baik. OJK juga akan memperkuat pengawasan atas implementasi kebijakan tersebut, termasuk penetapan exit policy bagi emiten atau perusahaan publik yang tidak dapat memenuhi ketentuan dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Menurut Mahendra, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari agenda reformasi berkelanjutan untuk memperkuat integritas, transparansi, dan kualitas pasar modal Indonesia. Lembaga ini juga akan dikawal secara langsung melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Dengan demikian, OJK berkomitmen untuk mengawal secara langsung agar seluruh proses ini berjalan dengan efektif dan tepat waktu. Penjelasan dari MSCI merupakan masukan yang baik bagi pasar modal Indonesia bahwa lembaga itu tetap ingin memasukkan saham-saham emiten dari Indonesia dalam indeks global, yang menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia sangat potensial dan investable bagi investor internasional.
 
yaudah kira-kira 2 minggu udh baca kalau MSCI nggak ingin pas saran Indonesia lagi πŸ˜… kira-kira siapa aja yang yakin jadi pasaran? OJK kayaknya udh ambil langkah berat deh, publikasi data kepemilikan saham secara komprehensif kayak apa? πŸ€” siapa tahu kalau di lama 5 persen punya dampak yang signifikan, kayaknya harus banget nantinya πŸ€‘
 
ini cuma penuh dengan birokrasi dan kompleksitas, apa keperluan lagi mempublikasi data kepemilikan saham? gak ada salahnya jadi begitu dan juga kategori investor yang banyak, sih apa artinya? 5 persen itu gimana untuk memulai, kalo 15 persen itu bagus jadi apa yang dibutuhkan lagi? dan birokrasi apa sih yang harus dipangku kepentingan, gak ada masalah sama-sama diatur oleh ojk sendiri.
 
omong omong, kalau lama-lama OJK bisa meningkatkan kualitas pasar modal RI, maka semua orang bisa mendapatkan laba yang lebih baik dari investasi mereka di Bursa Efek Indonesia, gampang banget! πŸ“ˆπŸ‘ Mereka harus lebih transparan dengan menyediakan data kepemilikan saham secara komprehensif, itu penting banget untuk investor agar bisa membuat keputusan yang tepat.
 
Kalau mau jadi masukin laman BEI dan lihat data kepemilikan saham apa aja, makanya OJK kayak ini nggak ingin ketinggalan info penting itu... πŸ€” Mungkin bisa jadi makin stabil pasar modal kita... Semoga mereka tidak kelewatan waktu 1 januari 2026 πŸ•°οΈ
 
Ahahaha, kan bisa nih? Pasar modal RI mulai kayak anak kecil yang belajar bermain di lapangan 🀣. MSCI mau ngerap data kepemilikan saham kita, kayak gini: "OJK siap, kita punya data yang cukup!" πŸ“Š Sore-sore aja, kita jadi pasar modal yang bagus dan investable πŸ˜‚. Dan OJK yang pinter, ngeluarin langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola pasar modal kita. kayak buku komik, chapter by chapter, kita jadi lebih baik πŸ“šπŸ’ͺ. Dan MSCI, kayak pendekar yang datang untuk mengekspos kelemahan kita, tapi OJK siap jujur, kita punya data yang cukup πŸ”πŸ‘Š.
 
Kalau punya kesempatan ngobrolin bareng MSCI lho 🀩, aku rasa mereka harus bawa informasi kepemilikan saham sekarang juga gak? 5 persen minimum itu sudah cukup panjang waktu deh. Aku rasa OJK kayak serius sekali nanti mau meningkatkan kualitas pasar modal RI ya πŸ€‘. Free float minimal 15 persen itu bagus banget, aku senang melihat MSCI juga mendukung hal ini. Semoga bisa mengurangi penipuan investor dan meningkatkan kepercayaan investasi di Indonesia πŸ™.
 
aku pikir ini bagus banget! kalau semoga aksi OJK ini bisa meningkatkan kualitas pasar modal RI, nanti para mahasiswa seperti aku bisa lebih mudah menilai performa perusahaan yang kita pelajari di sekolah. aku rasa ini juga akan membuat para investor tidak bingung lagi saat ingin memilih saham mana, kayaknya mereka bisa lebih yakin dan efektif dalam mengambil keputusan investasi.
 
Saya pikir OJK udah keren banget! Mereka benar-benar ngerja keras untuk meningkatkan transparansi di pasar modal RI. Sama-sama, publikasi data kepemilikan saham lebih komprehensif di BEI ya, itu akan membantu investor makin informasinya. Kalau bisa, saya harap pasal ini dapat meningkatkan kualitas investasi di Indonesia. Saya percaya OJK udah siap untuk memenuhi permintaan MSCI dan meningkatkan kualitas pasar modal RI. Semoga aja semua langkah yang dilakukan dapat berjalan dengan efektif dan tepat waktu πŸ€žπŸ“ˆ
 
Gue jadi penasaran kapan OJK mau serius banget dengan reformasi pasar modal RI. Mereka udah buat rencana yang cukup panjang untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola, tapi apa yang dihasilkannya? Gue masih ragu-ragu apakah mereka benar-benar komitmen atau just a talk. Tapi kalau MSCI already support, itu berarti kita udah memiliki pasar modal RI yang baik. Biarpun ada kesan bahwa OJK jadi "lag" dalam proses ini, tapi gue masih percaya bahwa apa yang dihasilkan akan lebih baik dari sebelumnya.

Lalu, siapa yang tahu apakah langkah-langkah ini bisa memberikan dampak pada investor lokal dan juga foreigner? Kalau bisa, itu berarti kita sudah memiliki pasar modal RI yang kompetitif dengan negara lain.
 
[sketsa sederhana dengan garis-garis dan bintang 🎨]
pasar modal RI masih banyak kekurangan, tapi kalau OJK nyambut persyaratan MSCI, itu berarti mereka mau meningkatkan kualitas pasar ini. pentingnya transparansi dan tata kelola yang baik, jadi investor bisa membuat keputusan yang tepat. 🀝
besar harapan kalau free float minimum 15% berhasil diimplementasikan, itu akan membuat pasar modal RI lebih fleksibel dan investable bagi investor internasional. tapi, perlu diawasi agar tidak ada emiten yang mengambil keuntungan dari hal ini 🚨
OJK harus tetap jujur dalam memperkenalkan data kepemilikan saham, kalau tidak ada kejelasan itu bisa membuat investor kecewa πŸ€¦β€β™‚οΈ. jadi, OJK harus bebas berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, biar semua orang tahu apa yang terjadi di pasar modal RI πŸ’¬
 
Lihat, kalau punya persyaratan MSCI, kalau tidak mau diakui, aja jadi lalang tilam. Tapi kalau mau diterima, itu penting banget. Nah, aku pikir 15% free float minimum itu wajar, sekarang ada masih banyak saham yang bawa investor asing, tapi belum terbuka penuh. Kalau bisa diawasi oleh OJK, itu berarti investor lokal juga bisa mendapatkan manfaat dari pasar modal RI. Saya sarankan, kalau mau diterima, MSCI harus juga memberikan contoh cara implementasinya agar pasar modal Indonesia bisa jadi lebih transparan.
 
hebat banget nih! OJK pasti nanti bisa naikin kualitas pasar modal RI dengan cara ini πŸ’‘πŸ“ˆ. Meningkatkan transparansi dan tata kelola di bursa efek Indonesia itu sangat penting, jadi investor tidak ragu-ragu lagi dalam memasang investasi mereka πŸ™Œ. Dan wajah kebaikan dari OJK nanti bisa melihat dari langkah-langkah ini yang sudah terbanterin 🀝. Semoga semua prosesnya berjalan dengan lancar dan efektif, dan pasar modal RI bisa semakin menarik bagi investor internasional 🌏!
 
Lama kayaknya aja kabar ini. MSCI mau punya saham RI di indeks global, artinya kalau gak terbuka ke dunia, pasarnya bakal jadi kurang menarik. Tapi apa sih yang penting, semuanya harus nyaman dan transparan, jadi kita bisa yakin investasi kita itu aman dan berguna.
 
Kalo mau konsisten dengan MSCI nggak masalah lagi. Kita harus bisa memberikan data kepemilikan saham yang jelas dan akurat. Meningkatkan transparansi di pasar modal RI itu penting banget, biar investor bisa membuat keputusan yang tepat. Bayangin aja kalau kita bisa lebih kompetitif dengan pasar modal lainnya. Kita harus siap juga buat face exit policy, jadi kalau emiten tidak bisa memenuhi ketentuan, kita bisa keluarkan mereka dari sistem. Itu bagus banget untuk mencegah penipuan dan memperkuat integritas pasar modal RI.
 
kira-kira gampang banget deh, MSCI udah sabar-sabar nunggut pasaran saham RI, nu OJK harus penuhi persyaratan ya apa? πŸ€¦β€β™‚οΈ siapa bilang kalau pasar modal Indonesia masih nggak cukup baik? sepertinya sih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, misalnya transparansi dan tata kelola yang lebih baik. tapi tidak masalah, siapa yang sabar-sabar nunggut pasaran kita, ya kira-kira kita harus terus berusaha agar lebih baik. dan kayaknya sih OJK udah mulai caranya dengan publikasi data kepemilikan saham secara komprehensif di laman resmi BEI. itulah langkah yang positif, tapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, misalnya free float minimum 15 persen dan pengawasan yang lebih ketat. toh kita harus lihat apakah OJK bisa melakukannya dengan efektif. 🀞
 
Saya senang lihat OJK makin serius lagi dalam meningkatkan kualitas pasar modal RI. Mereka harus tetap fokus agar data kepemilikan saham bisa jadi lebih komprehensif, tapi ga mau terlalu banyak kejutan di awal. 15 persen free float minimum itu udah cukup banget, mungkin ga perlu dipekatkan lagi. Yang penting adalah semua proses ini berjalan dengan baik dan tidak ada yang terlambat. Masa itu kan kunci untuk memperkuat integritas pasar modal kita πŸ™
 
omong omongan OJKnya sgt serius, kalau mau meningkatkan kualitas pasar modal RI harus buat sistem informasi yang jelas πŸ“ŠπŸ‘. Meningkatkan free float minimum 15 persen itu sengaja untuk mencegah penyerapan saham oleh investor asing yang bisa mengendalikan perusahaan 🀝. Saya senang lihat OJK juga berkomitmen memperkuat pengawasan atas implementasi kebijakan tersebut πŸ’ͺ. Semoga aja semua langkah ini bisa membuat pasar modal RI menjadi lebih baik 🌞 [link ke laman BEI](https://www.bei.go.id/)
 
kembali
Top