Pengusaha Iwan Sunito Lapor Polisi soal Pencemaran Nama Baik

Pengusaha Iwan Sunito melaporkan dugaan pencemuran nama baik ke polisi, yaitu PS, AA, dan PT KHL&Partners. Pengusaha properti internasional ini mengklaim mengalami kerugian reputasi dan bisnis lintas negara dengan nilai pemulihan mencapai Rp500 miliar atau setara 50 juta dolar Australia.

Iwan Sunito berpikir bahwa publikasi digital yang telah beredar selama lebih dari setahun tersebut telah merusak reputasi pribadi maupun korporasi global yang dipimpinnya serta berdampak negatif pada hubungan investor dan aktivitas bisnis lintas yurisdiksi. Ia menilai bahwa dugaan pencemuran nama baik tersebut tidak sekadar bersifat reputasional, tetapi juga memukul relasi investor global dan kegiatan usaha lintas yurisdiksi.

Kesalahan yang diminta oleh Iwan Sunito untuk dipulihkan dalam perkara ini diperkirakan mencapai 50 juta dolar Australia atau sekitar Rp500 miliar. Pengusaha ini menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dan menyerahkan seluruh dokumen pendukung agar perkara ini diproses secara objektif, profesional dan transparan sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya melakukan pendalaman.
 
ini masalahnya kayaknya harus diatasi dengan bijak 💡. siapa tahu apa yang sebenarnya terjadi? mungkin ada konflik menarik yang bisa dipelajari dari kasus ini 🤔. tapi yang paling penting, Iwan Sunito harus berkomunikasi dengan baik dan transparan tentang apa yang terjadi di balik kasus ini 📝. jangan sampai semuanya berakhir dengan kebuntuan dan gugatan yang tidak perlu 😬. polisi juga harus berhati-hati dalam menyelidiki dan membuat investigasi yang akurat 🔍. saya harap semua pihak bisa bekerja sama dengan baik dan menemukan solusi yang adil 💯.
 
Aku rasa giliran waktu untuk semua orang, terutama yang berpengaruh seperti Iwan Sunito, harus mengambil tanggung jawab atas kejahatan apa pun yang mereka lakukan. Aku tidak tahu apakah benar atau salah, tapi aku ingin melihat bagaimana perkara ini diselesaikan dengan adil dan transparan. Kalau dugaan pencemuran nama baik ini benar, maka Iwan Sunito harus menghadapi hukumnya dan tidak hanya berfokus pada reparasi reputasinya saja. Aku harap pihak polisi bisa melakukan penelitian yang matang dan menyelidiki kasus ini dengan baik 💡
 
Pengusaha Iwan Sunito memang benar-benar marah banget sama hal ini 🤯! Dugaan pencemuran nama baik ke polisi itu terasa sangat berat, membuat bisnisnya yang global terkena dampak parah 😬. Kalau asalnya dia hanya ingin berinvestasi di Indonesia tapi ternyata ada korupsi juga ya? Makasih bro! 🙏 Selain itu, kalau benar-benar ada kerugian reputasi mencapai Rp500 miliar, itu berarti banyak orang yang terkena dampak, seperti investor dan pelanggan yang percaya diri kehilangan trust 😕. Semoga perkara ini dapat diproses dengan cepat dan transparan, agar Iwan Sunito dapat kembali berinvestasi dengan tenang 🤞
 
Hmm, nggak bisa dipungut rasa... siapa yang bilang bahwa informasi digital itu benar-benar merusak reputasi Iwan Sunito? Tapi, jadi pengusaha properti internasional ini mengatakan bahwa nilai pemulihan dari kasus ini mencapai Rp500 miliar atau setara 50 juta dolar Australia... nggak bikin rasa khawatir juga ya. Pengguna internet harus bertanggung jawab, tapi pihak pengusaha juga harus punya bukti yang cukup untuk mengajukan dugaan pencemuran nama baik. Jadi, kita harus menunggu hasil pendalaman Polres Metro Jakarta Pusat dulu... 🤔
 
Gue penasaran siapa yang ngerasa terluka karena artikel itu bikin reputasi Iwan Sunito capek 🤔. Mungkin gue salah, tapi gue rasa ini bukan cerita tentang pencemuran nama baik, melainkan tentang bisnis dan manipulasi pasar 💸. Jika benar-benar ada pencemuran nama baik, meneh punya bukti yang cukup sih? 🤷‍♂️
 
kembali
Top