Pengurusan Izin TKA, Saksi Setor hingga Rp 4 Miliar

Pengurusan Izin TKA, Saksi Setor hingga Rp 4 Miliar

Dalam kasus korupsi terkait pengurusan izin tenaga kerja asing (TKA), terungkap bahwa Direktur PT Aneka Jasa Lima Benua, Waskito, telah menyerahkan uang tunai sebesar Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar kepada pejabat Kementerian Ketenagakerjaan untuk pengurusan izin TKA. Waskito menyatakan bahwa ia telah melakukan praktik pemberian uang ini sejak masa Heri Sudarmanto menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut Waskito, penyerahan uang tersebut dilakukan secara langsung kepada pejabat yang bertugas pengurusan izin TKA, dengan jumlahnya berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta, tergantung pada banyaknya pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Ia juga menyebut bahwa perusahaannya mencatat pemberian uang tersebut sebagai biaya jasa pengurusan RPTKA dalam pembukuan perusahaan.

Saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan pejabat Kementerian Ketenagakerjaan sebagai tersangka dalam perkara ini. Jaksa mendakwa bahwa mereka melakukan pemerasan terhadap agen pengurusan RPTKA dengan total penerimaan mencapai Rp 135,299 miliar.

Dalam kasus ini, beberapa pejabat yang dijerat adalah Suhartono, Haryanto, Wisnu Pramono, Devi Angraeni, Gatot Widiartono, Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad. Mereka diduga menerima berbagai bentuk keuntungan, termasuk uang tunai dan barang lainnya.

Perkara ini masih terus dijalani, dan akan menentukan apakah ada yang diperkuat sebagai tersangka atau bersalah dalam kasus korupsi terkait pengurusan izin TKA.
 
aku pikir kalau ini kayaknya bikin perubahan besar dalam kementerian ketenagakerjaan, karena ada korupsi juga bukan? tapi aku rasa jangan terlalu serius, mungkin mereka hanya ingin membantu perusahaan dengan uang tunai, kan? dan mungkin Waskito hanya trying to help juga, tidak apa-apa kan? aku yakin bahwa KPK akan menemukan penyelesaian yang tepat dan semua yang salah akan dihukum. tapi aku rasa tidak ada gunanya berantem dengan orang lain, kita harus fokus pada solusi yang lebih baik, seperti meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengurusan izin TKA 😊
 
Makanya kita lagi kehabisan kepercayaan diri dengan sistem ini, ya? Banyak pejabat yang bisa saja bersalah tapi masih bisa jalan karena tidak ada yang bisa memperbalikannya... kenapa kita dihabiskan waktu banyak untuk pesta korupsi ini sementara banyak masalah lainnya tetap belum terpecahkan...
 
😒 apa lagi kasus korupsi ya? ini juga salah satu contoh bagaimana pengurusan izin TKA bisa jadi menjadi tempat para pejabat korbegukannya. siapa yang bilang mereka bisa jaga pengurusan izin TKA dengan benar dan tidak ada kecemburuan dalam proses tersebut? sebenarnya masih banyak yang berubah-ubah, seperti Waskito yang bilang uang tunai ini untuk biaya jasa pengurusan RPTKA, tapi siapa bilang itu benar-benar asli? 🤔 dan apa khasiat dari Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar yang didapatkan oleh pejabat Kementerian Ketenagakerjaan? aku rasa semuanya masih ada kecurangan dan korupsi di balik sana. 🤑
 
Gue pikir ini tapi korupsi sudah seperti halaman belakang internet, nggak sengaja aja sih... Waskito itu bule-bule apa ke? Ngomongin uang tunai Rp 3-4 miliar, sih? Kalau begitu dia harus jujur, siapa yang makan biaya nganget itu? Yang penting adalah ada korupsi, tapi siap-siap aja kementerian mau buang-buang uang yang rakyat bayar. Ini kalau diteruskan, sih, akan bikin semakin korup dengan cepat! 🤑👎
 
Aku pikir Waskito nggak salah kalau ia minta uang dari pejabat Kementerian Ketenagakerjaan, kayaknya dia butuh bantuan dulu. Kalau tidak ada uang, toga aku yang harus membayar biaya pengurusan TKA untuk perusahaan aku. Aku pikir Waskito malah cakap kalau ia melakukan praktik pemberian uang ini sejak masa Heri Sudarmanto menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, itu berarti Heri juga udah lama banget melakukan korupsi. Aku nggak fokus padanya, aku fokus pada Waskito kalau ia nggak salah maka perusahaan aku jadi korban lagi 🤑
 
😒 Semua orang Indonesia sudah bosan sama hal ini, siapa pun yang mau jadi kementerian, mereka semua sama-sama korup. Kenapa lagi harusnya ada uang tunai untuk pengurusan izin TKA? Itu bukan bagian dari pekerjaan mereka, tapi lebih seperti uang saku dari pekerja asing. dan yang paling berantakan adalah, pejabat-pejabat ini mengatakan bahwa itu hanya biaya jasa, tapi sebenarnya itu adalah uang tunai yang dibawa ke dalam lengan mereka. 💸👎
 
Maksudnya siapa yang bilang Waskito itu pahlawan? Beliau juga merupakan salah satu yang menikmati uang dari TKA. Kalau gak ada korupsi, kalau tidak ada biaya jasa pengurusan, beliau bagaimana bisa memperdalam pengetahuannya di bidang tersebut. Siap aja kena tuntutan hukum, siapa yang bilang dia bodoh.
 
Gue pikir apa yang terjadi disini sih, kalau pejabat geng kementerian ngerampok uang asing dari perusahaan asing dan memberikan uang kepada sahabatnya sendiri. Ini sih korupsi paling sederhana, tapi apa yang penting sih adalah mereka harus dihukum. Gue harap KPK bisa menyelesaikan perkara ini dengan cepat dan adil, sehingga masyarakat tidak terus kecewa dengan kasus-kasus seperti ini. Dan kalau ini bisa membuat perubahan dalam sistem pengelolaan izin TKA, itu sih yang paling baik untuk semua pihak. 💡
 
Gue pikir pihak yang salah benar-benar banyak deh, seperti Suhartono, Haryanto, Wisnu Pramono, Devi Angraeni, Gatot Widiartono, Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad, tapi gue rasa lebih memikirkan Waskito nih, dia yang benar-benar menyerahkan uang tunai sebesar Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar kepada pejabat Kementerian Ketenagakerjaan. Gue rasa ini bukti-bukti korupsi sangat serius banget, dan harus diinvestigasi lebih lanjut ya.
 
kira2 siapa yang tahu kalau korupsi ini udah mulai berdampak pada negara kita, gini aja salah satu pejabat yang tertangkap, tapi masih banyak lagi yang tidak terungkap 🤑. apa kebijakan pengurusan izin TKA itu nggak baik sih, kayaknya harus ada aturan yang jelas dan dipatuhi oleh semua orang 📝. saya rasa kPK harus lebih cepat dalam proses penyelidikannya, biar korupsi tidak terus berlanjut 😔.
 
Gak percaya aja siapa-siapa bisa korupsi hingga Rp 4 miliar di Kementerian Ketenagakerjaan! Waskito ini benar-benar korup, tapi siapa nih yang mau tanggung tanggungnya? KPK harus sabar-sabaran, kasus ini masih terus dijalani. Dan apalagi kena-kena korupsi yang begitu besar, rasanya seperti kecil-kecilan aja! 🤯👎
 
Wahhh, tapi nggak bisa percaya sih, uang tunai Rp 4 miliar itu dari siapa aja? Waskito nggak bisa jujur, kan? Kalau benar-benar dia melakukan praktik ini, itu sangat kriminal banget! Tapi, aku rasa ada yang lain yang juga ada di balik semuanya, misalnya komisi korupsi sendiri, atau mungkin ada konflik kepentingan... Aku penasaran, apa benar-benar terjadi dalam kasus ini? 🤔👀
 
Gue pikir ini bukan tentang korupsi yang parah, tapi tentang sistem yang nggak tepat banget! Waskito bilang bahwa ia sudah lama melakukannya sejak masa Heri Sudarmanto menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan... apa artinya? Artinya ada kesepakatan antara pemerintah dan perusahaan, kan? Gue rasa ini bukan tentang korupsi yang parah, tapi tentang sistem yang nggak adil. Siapa yang menerima uang tunai itu, siapa yang mengelolanya? Ada konflik kepentingan, ya!
 
okee, aku pikir ini salah kalau Kementerian Ketenagakerjaan tidak ngeresapin hal ini dari awal, tapi ternyata ada yang banyak menerima uang tunai Rp 4 miliar, itu sudah sangat berat sekali! 🤑

chart: pengurusan izin TKA by tahun

* 2020: Rp 50 miliar
* 2021: Rp 70 miliar
* 2022: Rp 100 miliar
* 2023: Rp 150 miliar
* total: Rp 370 miliar

aku rasa ini sudah jelas, siapa yang tidak tahu bahwa ada korupsi? 🤦‍♂️

grafik: jumlah pejabat yang dijerat dalam kasus korupsi pengurusan izin TKA

* 4 pejabat: Suhartono, Haryanto
* 2 pejabat: Wisnu Pramono, Devi Angraeni
* 1 pejabat: Gatot Widiartono
* 1 pejabat: Putri Citra Wahyoe
* 1 pejabat: Jamal Shodiqin
* 1 pejabat: Alfa Eshad

aku rasa ini sudah serius, harus ada konsekuensi bagi mereka yang melanggar undang-undang 🚫
 
kenapa rasanya kalau pemerintah kembali melibatkan birokrasi yang jenuh dengan korupsi? ini bukan masalah tentang kepatuhan, tapi tentang kenyamanan hidup rakyat! segera aja kementerian dan departemennya harus diarahkan untuk lebih transparan dan efisien dalam pengurusan Izin TKA. birokrasi yang semakin kompleks itu memang membuat rakyat merasa frustrasi dan kecewa 🤯
 
heya, kalau udah kehabisan uang, siapa yang mau berbohong? Waskito kayaknya benar-benar tidak memiliki niat baik, apalagi bila ia duduk di pintu. tapi saya pikir ini semua udah sampai sejauh mana, kPK harus jujur dan tunggu sumber daya untuk mengalahkan korupsi ini.
 
Wah... kabar gembira sih kalau KPK nendang pejabat Kementerian Ketenagakerjaan yang terlibat dalam korupsi izin TKA. Mereka harus dihukumin tadi ya, tapi gini kabar masih banyak yang diperdebatkan. Kenapa biaya jasa pengurusan RPTKA dicatat sebagai biaya operasional? Kalau benar-benar buat keuntungan, maka harus ada transparansi lebih baik lagi. Dan siapa tahu, mungkin ini bisa menjadi pelajaran bagi mereka yang ingin beroperasi secara etis di bidang ini... 🤔
 
kembali
Top